Unik, Nasi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

Apa yang menjadi daya tarik suatu destinasi kuliner, selain cita rasa, bagi saya adalah keunikannya. Buat apa saya jauh-jauh turun menuruni lantai dua Yogyakarta ke Kasongan – Bantul bila hanya dijanjikan dengan makanan enak. Di Gunungkidul toh makanan enak ada banyak sekali.

Dari namanya, kedai yang saya tuju untuk berbuka puasa di Kasongan ini sudah unik. Namanya Kedai Nyah Tanli. Meski bila tahu apa arti Nyah Tanli bisa jadi malah antara mengernyitkan dahi sampai tersenyum-senyum seorangan. Sabar. Apa itu Nyah Tanli akan saya kasih tahu nanti belakangan.

Di Kedai yang dimiliki dan dikelola oleh Bapak Timboel beserta istri ini menawarkan semua jenis makanan ala desa yang njawani. Sebut saja ada bakmi jawa, nasi goreng, sambal, tahu dan tempe goreng, teh, kopi dan sejenisnya.

Tempe Goreng Kedai Nyah Tanli

Tempe Goreng Kedai Nyah Tanli

Apa yang membuat perbedaan adalah kecombrang. Bila tidak tahu kecombrang coba googling kata “kecombrang”. Kecombrang yang menurut internet merupakan tumbuhan sangat berkasiat bagi kesehatan itu ditambahkan menjadi semacam bumbu untuk bakmi dan nasi goreng di sini.

Nasi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

Nasi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

 

Bakmi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

Bakmi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

Maka tersebutlah di sini sebagai Nasi Goreng Kecombrang dan Bakmi Goreng Kecombrang.

Sebagai menu utama buka puasa petang itu saya mencicipi kedua menu unik berkecombrang ini. Saya mencicipi Bakmi goreng kecombrang dan Nasi Goreng Kecombrang.

Rasanya? Rasanya menurut lidah pengecap saya merupakan nasi goreng dan bakmi goreng tulen dengan segala cita rasa njawaninya. Hanya ada rasa kecombrang yang memang dirajang halus dicampur dengan baik di Bakmi goreng maupun nasi goreng. Rasa kecombrang ini sangat terasa. Saya memperhatikan secara mendetil pada bakmi dan nasi gorengnya, irisan kecil-kecil kecombrang warna merah jambu/sedikit ungu cukup kelihatan.

Karena ini merupakan pengalaman pertama saya menikmati Nasi goreng dan Bakmi Goreng berkecombrang tentu saja lidah saya tidak langsung beradaptasi. Ada suatu rasa yang aneh di atas nasi goreng dan bakmi goreng jawa yang memang gurih. Jadi petang itu saya tidak serta merta mampu menghabiskan porsi penuh kedua jenis makanan itu.

Sebagai salah satu destinasi kuliner dengan menu unik tentu Kedai Nyah Tanli membuat orang-orang penasaran. Bagi yang penasaran alamatnya di: Jl. Kasongan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia.

Kedai ini letaknya menarik, yaitu persis di pinggir Kali Bedog, di pinggir timur Kali Bedog. Kedai yang terletak di wetan (timur) kali atau Kedai Wetan Kali. Nah, disingkat jadi Kedai Tanli. Disebut Kedai Nyah Tanli karena dikelola oleh Nyonyah nya Pak Timboel yang terletak di wetan kali Bedog.

Nah …

Kedai Nyah Tanli dimiliki oleh orang yang sama dengan yang memiliki Timboel Art Gallery. Dan memang Kedai ini terletak dalam sebuah lokasi yang menarik. Jadi sambil kemarin menunggu waktu berbuka puasa, saya di sana bisa dengan enak dan gratis melihat-lihat barang-barang seni yang mahal yang kemungkinan tak terbeli oleh saya, hehe.

Keindahan seperti ini cukup saya foto-foto saja dan saya pamerkan di sini saja. Ini 3 foto yang menurut saya lumayan:

Sovenir Timboel Art Gallery 02

Sovenir Timboel Art Gallery 01

Sovenir Timboel Art Gallery 03

Hampir kelupaan, ketika kemarin saya mengunggah foto-foto makanan yang saya jepret menjelang berbuka puasa di Kedai Nyah Tanli, melalui whatsapp seorang teman saya bertanya, makanan di Nyah Tanli mahal apa tidak.

Langsung kemarin saya jawab dengan screenshoot ini. Jangan khawatir, tidak mahal kok. Masih terjangkau kantong jelata seperti saya. haha

Daftar Harga di Kedai Nyah Tanli 5

Daftar Harga di Kedai Nyah Tanli 4

Daftar Harga di Kedai Nyah Tanli 2

Daftar Harga di Kedai Nyah Tanli 3

Iklan

8 thoughts on “Unik, Nasi Goreng Kecombrang Kedai Nyah Tanli

  1. Bakmi sama nasi goreng nya aku cuma nyicip beberapa sendok jd gak gitu kerasa ada sesuatunya. Kebetulan kebagiannya tongseng ayam. Gagal deh puasa santan dan semacamnya

  2. Wooo pak Timboel to, kalau beliau kenal di Asmindo, tempat ngumpulnya pengrajin. Jenis menunya terbatas ya, tapi termasuk gak mahal. Sebenarnya kecombrang itu lebih enak kalau proses memasaknya agak lama spt megono pekalongan. Utk masak cepat spt nasgor, rasa & teksturnya jadi agak tajam.

  3. sayangnya aku kemarin nggak terlalu suka pedas, perutnya lage mules-mules nggak mut makan pedes je mas, jadi yang makanan spesial belum diicip icip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s