Bunderan Siyono

Bunderan Siyono

Foto ini, saya ambil di suatu pagi pada bulan Ramadhan yang lalu. Meski lengang di waktu pagi, jalan ini sangat ramai di siang hari. Jalan ini merupakan penghubung utama kota Wonosari ke ibukota propinsi.

Bundaran ini, sepengetahuan saya, sudah dua kali di pugar/dibangun. Bundaran yang pertama di bangun, kelihatannya di danai oleh APBD. Mungkin karena keterbatasan dana waktu itu sehingga bangunan kurang sreg di pandang, juga tidak ada air mancur nya. Maka banguna kedua ini kelihatan lebih adem di mata, ada air mancur dan dengan arsitektur yang lebih ciamikk. Itu ada tulisan BPD karena sepertinya bangunan bundaran itu memang merupakan sumbangan dari Bank BPD.

 

Bundaran Siyono

Semrawut … seperti itu orang Wonosari bilang, kalau melintas dipertigaan siyono, dimana sedang dibangun bundaran dan penataan jalan jalan sekitarnya. Tahapan pembangunganya sampai seperti yang kita lihat pada screen shot berikut :

Setiap proses renovasi atau penataan sarana lalu lintas biasanya selalu berdampak pada terganggunya lalu lintas itu sendiri. Yang saya tidak habis pikir mengapa polisi hanya memberikan penjagaan sekitar proyek pembangunan pada pagi hari saja, sedangkan siang dan selebihnya karyawan proyek yang lebih berperan menjaga lalu lintas

Bukankah Polantas seharusnya lebih profesional dibanding mereka? Dan menjaga kelancaran lalu lintas memang adalah tugas Polantas. Apakah ada perkecualian untuk wilayah wilayah yang sedang dalam proyek?

Untungnya relawan (project man) di bundaran Siyono tidak mengedarkan kotak yang intinya meminta sumbangan kepada pelalu lalang (pemakai jalan –red)

Berikut adalah foto foto yang lain : Baca lebih lanjut