WordPress for Blackberry, Buat Kamu?

Saya langsung suka menggunakan aplikasi WordPress for Blackberry sesaat setelah menginstall dan mencoba – coba beberapa fiturnya. Aplikasi mobile blogging semacam ini terasa cocok dengan karakter nge-blog saya yang mood mood-an (baca tergantung mood) dan genre tulisan saya yang impulsif dan pendek – pendek. Jadi saya bisa langsung nge-blog ide – ide saya begitu muncul sepanjang saya sedang membawa handheld.

Fitur WordPress for Blackberry bisa dikatakan lengkap.

Untuk menulis posting tentu saja. Keypad Blackberry yang  lebih enak dibanding handset jenis lain akan sayang bila tidak dimanfaatkan. Editor pada WordPress for BB juga bisa digunakan untuk menyisipkan gambar dan video. Kita bisa me-resize agar sesuai dengan theme blog yang kita punya. Bahkan kita bisa menyunting tulisan yang telah kita posting, termasuk posting yang kita buat melalui editor web. Sesuatu yang dulunya tidak bisa saya lakukan ketika pernah membuat posting via email. Comment replay dan statistic view (dalam bentuk angka dan grafik) merupakan fitur lain yang tidak kalah mantab. Baca lebih lanjut

Usia Bukan Prestasi Yang Pantas Dibanggakan :D

Hari ini adalah hari Jum’at akhir pekan. Kebetulan bertepatan dengan tanggal satu, awal bulan April. April adalah dua bulan setelah Februari. Hanya berjeda Maret. Kebetulan pada bulan Februari yang lalu itu ada orang-orang yang memberi ucapan selamat ulang tahun dan kado-kado untuk saya. Entah mereka mendapat tanggal ulang tahun itu dari mana. Jangan-jangan saya pernah mengisikan bulan Februari pada formulir-formulis aplikasi yang biasanya saya mengisinya dengan mengarang. Terimakasih saya ucapkan kepada mereka. Semoga Allah memperhitungkan sebagai kebajikan.

Membicarakan kebetulan itu menarik. Tetapi tidak enak untuk dibahas. Apalagi membahas kebetulan tentang pertambahan usia. Menurut kata pelawak Groucho Marx yang dikutip Gunawan Mohamad di sini [link broken]  “Age is not a particularly interesting subject. Anyone can get old. All you have to do is live long enough.” Jadi mudah sekali sebenarnya untuk bertambah umur. Asal tidak cepat mati.

Menjadi tua itu bukan fitur, tetapi sudah by default. Untuk menjadi tua itu bukanlah prestasi yang pantas dibanggakan. Karena untuk itu kita hanya bisa melakukan sedikit usaha. Selebihnya ada urusan Tuhan dan hanya Allah yang Maha Tahu berapa panjang usia manusia akan diberikan.

Sekali lagi, membahas usia itu benar-benar tidak menarik. Apalagi bagi orang yang seusia saya tetapi belum memiliki banyak prestasi. Jangankan prestasi, lhaa satu istri saja saya belum punya. Mungkin punya banyak istri pun bukanlah sebuah prestasi yang pantas dibanggakan. Karena sebagaimana usia, istri dan jodoh ada dalam satu paket yang didalamnya ada rejeki dan usia yang mana hanya Allah jugalah Yang Maha Tahu.

Jadi kenapa berpikir untuk membanggakan apa? Ngga usah berlebihan membahas April Mob deh 😀

Manusia Tidak Bisa Bekerja Multitasking?

Teman saya bilang kalau manusia itu tidak bisa benar – benar multitasking dalam bekerja. Bisanya fast switching. Seperti iPad dong. Teman saya yang lain menyanggah. Manusia itu benar – benar multitasking. Apakah misalnya kamu sedang mengetik atau membaca, tubuh kamu berhenti mengatur aliran oksigen dalam pembuluh darah dan tubuh. Apakah kamu berhenti memproses makanan dan gizi dalam tubuh. Teman saya itu terus nerocos dengan argumennya. Saya mendengarkan sambil menulis posting ini.

Dalam kasus ini, meskipun saya tidak mendebat mereka, malah sayalah yang bisa mengalami multitasking. 😀 Mendengarkan sambil sedikit memikirkan dan mengetik. Memang untuk tugas yang berat – berat dan belum terbiasa mengerjakan, akan sulit  menerapkan mode multitasking. Lhaa satu pekerjaan saja, kalau sulit bisa  sangat berat.

Sama halnya dengan komputer yang saya pakai. Komputer ini bisa santai bekerja untuk sekaligus browsing,chating, mendengarkan mp3, menyalin berkas, mendownload file, dll. Satu kerjaan saja bisa bikin komputer ini panas. Misalnya rendering animasi 3D atau editing High Definition Video. Saya tidak perlu melampirkan screenshot task manager kan? 😀

Mencicipi Firefox 4.0

Running 2 Foxes
Running 2 Foxes

Hari ini Rubah berkepala empat release candidate sudah tersedia untuk di download. Saya tadi mengunduhnya dari 

Sudah siapkah rubah berkepala empat ini menggantikan tugas rubah berkepala tiga. Kita coba saja. Saya sedang membandingkan kecepatan berlari keduanya pada mesin ubuntu 10.10 😀

Browsing Tanpa Flash

Seperti yang saya tulis beberapa hari yang lalu. Bahwa Firefox dan Google Chrome di Ubuntu 64 bit saya sering crash karena kira – kira flash player plugin yang terpasang secara native memang merupakan aplikasi yang dirancang untuk berjalan pada Operating System 32 bit, bukan untuk Ubuntu 64 bit. Adobe memang sudah melakukan sesuatu. Yaitu, meskipun saat ini masih versi alpha, membuat flash player plugin yang native untuk OS 64 bit. Dan tersedia untuk OS Windows, Mac dan Linux.

Flash Player 64 bit yang oleh Adobe disebut Flash Player Square ini, sampai sekarang memang belum saya temukan berulah di Mozilla Firefox 3.6. Sedangkan Google Chrome malah menganggap plugin ini sebagai plugin yang telah out of date. Heran. Sehingga daripada sering memunculkan pop up yang mengganggu, plugin ini terpaksa saya disable. Jadinya saya mempunyai experience browsing dengan Google Chrome sama sekali bebas dari konten flash. Dan saya jadi banyak tahu kalau sebagian sangat besar dari web yang saya kunjungi mengandung konten flash.

Saya jadi heran kenapa Adobe begitu malas/terlambat untuk menghadirkan pengalaman Flash ke dalam sistem operasi 64 bit. Padahal OS 64 bit sudah bertahun tahun yang lalu hadir di muka bumi. Padahal menurut saya masih susah untuk memisahkan web dari konten flash. Namun saya juga tidak tahu sesulit apa bagi Adobe untuk menyelesaikan masalah ini. Atau bisa jadi Adobe mempertimbangkan kalau kedepan kehadiran HTML 5 akan bakal sepenuhnya menggantikan Flash sehingga perbaikan Flash saat sekarang hanya menghamburkan duit. Entahlah.

Pastinya link ini http://www.fastcompany.com/1737377/firefox-vp-flash-is-going-away menjadi menarik. Mozilla Firefox akan mengikuti jejak Apple yang telah mencampakan Flash sejak beberapa tahun yang lalu.

Firefox dan Chrome Sering Crash di Ubuntu 10.10 64 bit

Belakangan ini saya sering dibuat tidak sabar oleh Mozilla Firefox dan Google Chrome yang sering crash, terutama di Ubuntu 10.10 64 bit. Kenapa Firefox dan Chrome? Karena keduanyalah browser yang paling sering saya pakai untuk menyelancari internet.

Saya tidak tahu pasti sebab dari kedua browser itu sering crash, tetapi karena biasanya Firefox dan Chrome menjadi kalang kabut pada saat membuka halaman web yang banyak berisi animasi dan video flash maka rasanya tidak berlebihan kalau saya menuding flash plugin sebagai biang kerusuhan. Fitnah-an saya ini semakin beralasan setelah saya ingat, bahwa beberapa tahun yang lalu, pada saat menginstall flash plugin, flash memang belum me release versi untuk 64 bit. Saya memaksakan aplikasi yang didesain untuk sistem 32 bit ke system 64 bit yang saya pakai. -force –architecture.

Kehadiran versi alpha dari flash plugin native 64 bit baru tadi saya ketahui membuat saya penasaran apakah kehadiran flash plugin 64 bit native bisa membuat pengalaman browsing saya dengan Mozilla Firefox 3.6 dan Google Chrome 10 bisa terbebaskan dari crash yang terkutuk. Flash player ini oleh Adobe disebut sebagai ” Flash Player Square ” Baca lebih lanjut

Blokir WordPress.com di Myamar

Apa jadinya kalau di Indonesia juga memblokir WordPress dan layanan blogging lainnya sebagaimana yang dilakukan oleh negara tetangga kita, Myamar. Yang pasti adalah saya tidak perlu pusing – pusing mencari alasan kenapa saya semakin malas menulis posting di blog ini. Alasannya sudah jelas. Blogging adalah sesuatu yang haram menurut kehendak pemerintah.

Blocking terhadap WordPress dan beberapa layanan blogging di Myammar, baru saya ketahui pada pagi ini ketika saya membaca – baca status facebook teman – teman saya. Myammar tidak hanya memblokir layanan blogging. Melainkan termasuk Gmail.com, Yahoo.com. Anehnya Facebook dan twitter malah tidak diapa – apakan. Apa – apaan ini?

Bukankah facebook dan twitter juga mumpuni untuk menyebarkan issue sebagaimana blog. Bahkan jejaring social media ini terbukti ampuh menjungkir balikan pemerintahan seperti yang terjadi di Mesir, Libya, Tunisia dan dalam beberapa kasus yang berbeda, Indonesia.

Memang kebutuhan di masing – masing negara berbeda – beda. Kultur masyarakat antara belahan bumi yang satu berbeda dengan belahan dunia lainnya. Saya belum mempunyai data teledensitas penggunaan social media terutama twitter dan facebook di Burma. Bisa jadi netizen di sana lebih demen nge-blog daripada berkicau di twitter atau bersaling sapa di Facebook. Ada yang tahu?

Catatan penting untuk diri saya sendiri :

Semangat memberontak seseorang akan semakin bergejolak bila mendapatkan tekanan. Orang egois seperti saya cenderung melakukan sesuatu yang dilarang dan melawan arus. Posting ini adalah contoh kongkrit. Saya buru – buru membuat posting wordpress seketika setelah mengetahui ada blocking wordpress oleh negara tetangga.

Apakah bila di negara Indonesya tercinta tiba tiba melarang aktifitas nge-blog maka serta merta semua blogger Indonesia akan bangun dari mati suri. Sebagaimana dulu teman saya yang lugu dan alim tiba – tiba ingin ditemani ke warnet dan diajari cara membuka situs porno ketika pemerintah sedang galak – galaknya mengkampanyekan pemblokiran terhadap situs porno. Entahlah. Wallahualam Bisawab 😀

Bagaimana Download File dengan Aria2

Secara default, linux, ubuntu khususnya telah dilengkapi dengan download manager yang handal, yaitu wget. Tetapi apabila kita menginginkan kecepatan download yang lebih ngebut, kita bisa mencoba Aria2C.

Tentu saja kita harus mengintalnya terlebih dulu, mudah saja, ketikan:

#sudo apt-get update
#sudo apt-get install aria2

Mungkin kita akan dikonfirmasi untuk menyertakan pengintalan dependency, tekan saja y

Nah setelah Aria2C terinstall, bagaimana cara menggunakannya. Aria2C dapat dipanggil langsung dari terminal

aria2c download link

contoh:

#aria2c  http://www46.indowebster.com/5052ec722f032c659ccbdfbd3a2203ef.mkv

Maka secara otomatis file akan terdownload dan tersimpan pada home directory anda. Apabila proses download terputus atau dengan sengaja kita hentikan dengan menekan tombol ctrl+c, kita masih bisa dengan mudah me-resume proses download ini. Caranya:

#aria2c -c  http://www46.indowebster.com/5052ec722f032c659ccbdfbd3a2203ef.mkv

Nah, untuk mengatur ke folder mana file yang didownload akan disimpan sekaligus mengganti nama file sesuai dengan yang kita inginkan dapat digunakan cara sebagai berikut:

#aria2c -d /home/jarwadi/Videos/film/ -o thelordofthering3  
http://www46.indowebster.com/5052ec722f032c659ccbdfbd3a2203ef.mkv

Pada perintah ini kita akan menyimpan file yang kita download pada directory atau folder /home/jarwadi/Videos/film sekaligus mengganti nama file menjadi thelordofthering3

Untuk menengok perintah dan syntax pada aria2c selengkapnya bisa dibaca di sini. Selamat Mendownload

Menyatukan atau memecah file dengan HJSPLIT for Ubuntu

Bila anda belum sempat menonton film – film holiwud di bioskop, mencari di toko DVD juga belum tentu tersedia, ke lapak penjual DVD pinggir jalan juga malas, apalagi sekarang gosip – gosipnya film film barat, oleh MPA ditunda peredaranya di Indonesia sampai batas waktu yang tidak ditentukan karena ada keruwetan aturan pengenaan pajak film impor oleh pemerintah, tetapi anda mempunyai koneksi internet yang cukup mengalir sehingga lebih suka mengunduhnya dari banyak file sharing server gratisan. Eh iya. Anda juga menggunakan ubuntu. Jangan khawatir.

Linux, khususnya Ubuntu sudah dilengkapi dengan download manager keren, wget, atau kalau dirasa belum puas bisa menggunakan aria2c. Tapi bukankah kini kenanyakan file berextensi mkv. Dan file – file tersebut terbagi – bagi menjadi beberapa bagian? Jangan khawatir, asal codec sudah terinstall lengkap, umumnya VLC player dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

Tapi haruskah menggunakan Windows untuk menjalankan aplikasi penggabung file file pecahan itu? Tidak. Di Linux ubuntu-pun mudah dilakukan. Downloadlah hjsplit for linux dari sini. Extract dalam suatu folder, set permisi menjadi executable, klik kanan, jalankan. Tampilannya kira – kira akan seperti …

PS :

Menulis tutorial seperti ini merupakan ciri – ciri otentik kalau saya sedang malas menulis. Tidak kenapa ya. Ini juga bukti otentik kalau saya sudah berusaha 😀

Eksklusitas penyedia layanan email. Bukan ya?

Saya mengira ekslusifitas jaringan pada saat ini hanya masih dipakai oleh operator – operator seluler di Indonesia untuk menjaga agar pelanggan – pelanggan mereka yang kebanyakan sangat sensitif terhadap harga itu tidak pindah ke operator kompetitor. SMS gratis misalnya. Atau tarif  panggilan on net super murah. Itu sih tidak apa – apa. Apa yang paling menjengkelkan saya adalah –kadang – kadang saya masih mengirim SMS –lambatnya waktu pengiriman SMS lintas operator bahkan kadang tidak sampai alamat. Serasa kutukan bagi yang berbeda operator seluler dengan pacarnya yang cemburuan.

Bukan maksud saya untuk mengeluh karena pacar saya sedang ngambek. 😛 Alih – alih saya menfitnah bahwa ekslusifitas ini nampaknya tidak hanya terjadi di dunia pertelepon seluleran Indonesia.

Kemarin sore saya mengirim email untuk seorang kolega. Indikator di email client saya sudah memberi laporan kepada komandan kalau email dengan attachment sebesar hampir 2 Mb itu telah berhasil dikirimkan. Namun demikian si kolega memberi tahu saya melalui pesan instan bahwa ia belum mendapatkan email saya di inbox dia. Saya mengulangnya sampai dua kali dengan email sama – sama tidak nongol di kotak masuk kolega.

Rasa penasaran saya mendorong saya untuk mencoba mengirim email dari penyedia layanan yang sama. Sesama Yahoo mail. Avda kadavra, email tersebut hanya berselisih detik sebelum nongol di inbox tujuan. Kedua email gagal sebelumnya saya kirimkan dari si amplop merah, Gmail. Hmmm … Rupanya Yahoo dan Gmail telah dengan baik belajar dari pengalaman operator seluler Indonesya 😀