Menikmati iOS 10 di iPhone 5s

14370217_10209824828284718_4211363568912638091_nMemutuskan memasang iOS 10 di iPhone 5s berarti harus siap dengan segala resikonya. Bila nasib baik menghampiri bisa jadi saya akan menikmati fitur-fitur baru yang diusungnya. Jika nasib buruk menghadang kemungkinan iPhone saya akan menjadi “brick”. Resiko terburuk, iPhone tidak akan bisa digunakan selamanya.

Saya memutuskan untuk mengambil resiko ini. Baik nasib baik maupun nasib buruk semuanya bisa saya ceritakan di blog ini. Dengan berbagi setidaknya saya tidak akan merugi. Apa pun yang terjadi.

Bismillah …

Saya pun menancapkan iPhone 5s di Notebook ASUS Zenbook saya, menjalankan iTunes dan memeriksa ketersediaan update. Rupanya sebelum saya bisa mengunduh dan memasang iOS 10 saya harus terlebih dulu memperbaruhi iTunes. Menjadi versi 12.5.1.21.

Memperbaruhi iTunes tentu butuh waktu. Saya tidak sabar menunggu proses update iTunes selesai. Kali ini saya nekad memperbaruhi iOS 9.3.5 di iPhone 5s ke iOS 10 secara Over The Air (OTA update). Ini benar-benar kenekadan. Saya sama sekali belum mencadangkan data-data di iPhone sama sekali.

Bila proses pemasangan iOS 1o gagal, bisa jadi saya kehilangan semuanya. iPhone 5 beserta data-data yang ada di dalamnya.

Memasang iOS 10 di iPhone 5s secara OTA saya perlu mengunduh file instalasi sebesar 1 GB. Memerlukan waktu sekian puluh menit untuk mengunduhnya dengan sempurna melalui jaringan Telkom Speedy Gold.

Proses instalasinya pun berjalan puluhan menit. Saya menunggunya dengan harap-harap cemas. Antara ketakutan dan penasaran campur aduk. Untungnya kali ini proses instalasi berjalan dengan baik. Ditandai dengan welcome screen yang menawari saya untuk memasukkan 6 digit pass code.

Satu hal menakutkan berhasil dilewatkan. Ada dua hal menakutkan lainnya yang masih mempermainkan perasaan saya. Apakah iPhone 5s menjadi lemot (lamban) ketika menjalankan iOS 10. (1) Dan iOS 10 membuat batere iPhone 5s boros, sangat boros. (2) Bila anda penasaran baca tulisan saya ini sampai selesai. Karena apa yang paling ditakutkan ketika memasang iOS baru adalah iPhone menjadi mati (brick), performa lamban dan batere boros.

Ketakutan Anda juga?

ios-10-iphone-5s-press-home-to-unlock

Menurut saya kesan pertama yang saya dapatkan di iOS 10 adalah “Press home to open”. Berbeda dengan iOS yang menggunakan “Slide to Unlock” untuk membuka iPhone dari keadaan terkunci.

“Press home to open” saya kira memang lebih relevan mengingat saat ini semua “iThing” yang didukung oleh iOS 10 telah menggunakan finger print scanner. Kecuali iPhone 5 dan iPhone 5c?

Sementara gestur Swipe left saat ini berfungsi untuk mengaktifkan Camera. Mengaktifkan kamera tidak lagi swipe up dari kanan bawah layar. Dan gestur Swipe right akan membawa pengguna ke Today View.

img_3977

Tampilan Today View di iOS 10 kira-kira seperti ini. Berisikan widget yang bisa kita sesuaikan sesuai kebutuhan dan widget seperti Siri yang tidak bisa diapa-apakan. Informasi yang ditampilkan di Today View merupakan agregasi dari bermacam-macam aplikasi, situasi dan kondisi yang diharapkan relevan dengan kebutuhan pengguna.

img_3980

Untuk melihat “Notification Center” caranya masih sama dengan apa yang biasanya kita lakukan di iOS 9, yaitu dengan Swipe down dari sisi atas layar. Desainnya yang jelas berbeda. Sekarang masing-masing item notifikasi ditempatkan dalam banner berbentuk gelembung. Notifikasi di iOS 10 makin kaya sekaligus makin interkatif. Silakan coba sendiri bila anda telah memasang iOS 10.

img_3972

Control Center pun tak luput dari pembaruan desain di iOS 10. Menurut saya apa yang paling menarik adalah penggunaan warna-warni untuk menandai suatu fitur yang aktif. Wi-fi dan Bluethooth aktif menyala biru. Lock screen aktif ditandai berwarna oranye. Bagi saya ini lebih jelas di mata di bandingkan penggunaan warna-hitam putih di iOS 9 dulu.

Tombol-tombol yang lain pun dibuat makin nyaman ditekan tanpa takut keliru. Nah, konon fitur-fitur di Control Center ini sekarang sepenuhnya telah mendukung 3 D touch. Sayangnya saya belum bisa mencoba karena keterbatasan iPhone 5s saya.

Melihat tangkapan layar Control Center di atas mungkin anda akan bertanya-tanya kenapa tombol Music dihilangkan. Jangan khawatir. Tombol Music masih ada di Control Center. Bedanya sekarang tombol-tombol itu ada di halaman kedua Control Center. Swipe left untuk menemukannya.

img_3973

Ada hal baru di Music di Control Center ini. Perhatikan tombol berupa segitiga yang digabung dengan lingkaran-lingkaran. Tombol ini berguna untuk mengatur dimana suara musik akan diperdengarkan. Bisa dipilih antara di iPhone, di headset bluethooth, atau perangkat Air Play compatible yang lain.

Fitur ini merupakan kalimat lain yang dikatakan Apple bahwa masa depan Music beranjak ke arah perangkat wireless. Mungkin.

img_3971

Dalam keadaan tertentu, dan jenis iPhone tertentu, mungkin Control Center tidak hanya terdiri dari 2 halaman seperti yang saya bahas di atas. Tangkapan layar di atas paragraf ini menjadi petunjuk untuk itu.

Selama 9 tahun mungkin pengguna perangkat iOS sebal dengan aplikasi bawaan (first party app) yang tidak bisa dihapus. Bahkan ketika kita sama sekali tidak ingin menggunakannya.

iOS 10 memungkinkan untuk menghapus beberapa aplikasi bawaan. Sayangnya penghapusan ini tidak benar-benar menghapus keseluruhan berkas aplikasi dari sistem. Melainkan hanya menghapus shortcut dan icon di layar. Mungkin ini tidak membuat puas, setidaknya membantu layar iPhone tidak dipenuhi icon yang tak berguna.

img_3979

Messages, atau iMessages saya kira merupakan aplikasi yang mendapatkan penambahan fitur paling radikal di iOS 10. Messages yang sebelumnya merupakan aplikasi pengiriman pesan yang sederhana kini menawarkan pengalaman komunikasi yang amat kaya.

Messages sekarang selain menfiturkan inline picture, link preview, emoji dan sticker juga memberikan digital touch yang saya saja baru pertama kali ini menemukan dan mencobanya.

img_3983

Masih membahas fitur di Messages, melihat tangkapan layar di bawah ini, sudahkan anda bisa menerka apa yang ingin saya ungkapkan.

Adalah Emoji Sugestion. Sederhananya bila kita mengetik “love” maka iPhone akan menawarkan kepada saya untuk mengganti dengan emoji ❤ , dan sebagainya. Sayangnya ini hanya berlaku bila saya mengetik dalam bahasa Inggris. Bahasa Indonesia kelihatannya belum dianggap oleh Apple.

img_3982

Perubahan besar lainnya diberikan untuk aplikasi Photo. Dalam hal ini adalah pengorganisasian koleksi foto kita yang ada di iPhone. Apa yang menurut saya menarik di sini adalah usaha membuat foto-foto yang kita ambil menjadi kenangan yang lebih berarti. Cerdas juga ide ini. Kebanyakan momen pribadi saya sendiri hampir semuanya saya potret dengan iPhone, bukan DSLR atau camera lainnya.

Ini tidak perlu saya bahas panjang. Saya khawatir terjebak dalam kenangan. 😛

Dan yang paling menarik dari Photo adalah face recognition. iOS 10 berusaha mengenali wajah orang-orang yang ada dalam koleksi foto kita. Sebenarnya pengenalan wajah orang dalam foto ini bukan hal baru. Google dan Facebook sudah lebih dulu melakukannya. Bedanya ada di cara. Google dan Facebook melakukannya di server mereka dengan layanan cloud. Apple melakukannya secara lokal. Dengan sumber daya yang ada di perangkat iPad dan iPhone. Kelebihan cara Apple adalah privasi yang lebih terjaga. Benarkah?

img_3985

Proses pengenalan wajah ini membutuhkan proses yang lama dan berat. Agar tidak mengganggu performa iPhone ketika digunakan, Apple melakukannya hanya ketika iPhone dicolokan ke charger dan dalam keadaan terkunci.

img_3986

Nah, itu tadi sebagian fitur baru iOS 10 yang bisa dirasakan di iPhone 5s. Ada banyak fitur baru lain yang hanya bisa didapatkan di iPhone 6s ke atas. Katakanlah fitur “Rise to wake up”, pengayaan fitur 3 D touch dan lain-lain.

Apakah saya penasaran. Jelas saya sangat penasaran. Semoga dalam waktu dekat saya segera bisa mempunyai iPhone 7s dan memanfaatkan semua fitur barunya untuk kebaikan dan kemaslahatan. Aamiiiin.

Bagaimana dengan pertanyaan akan daya tahan batere dan performa pada awal tulisan ini? Jawabannya adalah sepanjang 2 hari menggunakan iOS 10 di iPhone 5s saya tidak merasakan performa iPhone menjadi lemot atau batere menjadi sangat boros. Mungkin saya butuh waktu untuk memastikannya.

Masalah yang saya rasakan adalah storage yang rasanya semakin penuh. Ini juga perlu dipastikan lagi. Karena saya juga kebetulan membaca-baca kalau iOS 10 menggunakan basis 10 dalam perhitungan storagenya. Berbeda dengan iOS 9iOS 9 ke bawah yang menggunakan basis 2 (biner).

Masalah lainnya yang saya juga belum yakin adalah saat ini iTune di ASUS Zenbook malah tidak berhasil mengenali iPhone 5s saya sama sekali. Sementara yang masih saya curigai adalah kabel lightning. Kabel lightning saya yang bagus rusak, saya hanya menggunakan kabel murah yang harganya Rp 65 ribu. Kecurigaan berikutnya adalah tidak compatible dengan USB 3.0 di Zenbook UX303UB. Kecurigaan yang lain adalah iTune terbaru itu sendiri. Lhoo kok banyak yang dicurigai. hehehe

Jadi selama masalah iTune belum bisa mengenali iPhone 5s dengan iOS saya terpaksa mem-backup/mencadangkan iPhone melalui iCloud. Ini juga masalah. Lha kapasitas iCloud gratisan hanya 5 GB. 😦

Jadi upgrade ke iOS 10 recommended atau tidak? Menurut saya recommended, but with your own risk ya 🙂

 

Iklan

14 thoughts on “Menikmati iOS 10 di iPhone 5s

  1. Ping-balik: Access Point Linksys EA6700 Rusak – Gadget, Running & Travelling Light

  2. Ping-balik: Beli Ruang Penyimpan di iCloud Drive Tanpa Kartu Kredit – Gadget, Running & Travelling Light

  3. Ping-balik: Mengikuti Lomba Lari di Luar Kota, Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan? – Gadget, Running & Travelling Light

  4. Kalo touch id jadi ga bisa dipake.. punya solusinya ga bang? Jadi tiap abis dimatiin ntar langsung keluar notif “touch id tidak bisa diterapkan di iphone ini” :: 5S..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s