Lebih Suka Duduk di Belakang

FullSizeRender (1).jamaah

Khatib Jum’at telah mengucapkan salam khotbah pertamanya. Muadzin mengumandangkan seruan adzan. Beberapa jamaah nampak telah duduk, siap mendengarkan khotbah. Di depan mimbar khotbah nampak shaf yang belum terisi penuh. Saya berdiri beberapa shaf di belakangnya menunggu adzan selesai, sambil memotret foto di atas. Usai kumandang adzan saya ingin shalat tahiyatul masjid dulu sebelum duduk mengengarkan khotbah.

Di kanan kiri dan belakang saya ada banyak jamaah Jum’at yang masih berdiri, yang sudah duduk pun ada. Seperti saya, mereka enggan untuk duduk mengisi terlebih dulu shaf di depannya atau yang paling depan. Entah kenapa keutamaan dan kebaikan shaf pertama dan shaf-shaf terdepan dalam shalat berjamaah terlihat kurang menarik greget para jamaah. Saya sendiri masih minder untuk mengambil tempat persis di belakang imam. Makmum persis di belakang imam diutamakan untuk menggantikan bila karena satu dan lain hal imam batal shalat. Saya merasa belum cukup ilmu untuk itu.

Kebiasaan menghindari tempat duduk atau shaf terdepan ini saya lihat tidak hanya terjadi pada shalat berjamaah. Di rapat-rapat di perkantoran saya lihat begitu. Di kelas saya dulu pun begitu seandainya tempat duduk tidak diatur sedemikian rupa oleh guru. Apalagi kalau di kelas sedang ada ujian. Pasti saya dan teman-teman saya akan berebut menduduki bangku yang paling istimewa. Posisi menentukan prestasi. Begitu pepatah yang berlaku.

Saya tidak tahu apakah kebiasaan menghindari tempat duduk terdepan ini hanya berlaku untuk orang-orang Indonesia saja atau terjadi dimana saja di seluruh dunia. Entahlah. Yang jelas saya tahu orang-orang akan berebut di tempat terdepan ketika sedang menonton konser dangdut di alun-alun.

ps :

topik khotbah jum’at tadi adalah hubungan antara sedekah dan rejeki

Iklan

7 thoughts on “Lebih Suka Duduk di Belakang

  1. HUahahhaa.. Kalau sekarang sih, kalau menghadiri apapun, selalu pingin depan sendiri. Soalnya kalau ada pemotretan, aku bisa kelihatan gedhe sendiri HAHAHAHA

    *demi pemotretan aja sih*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s