Jajan Pasar : Meniran, Tempe Benguk

Jajan Pasar

Jajan Pasar

Jajanan Tempe Benguk

Jajanan Tempe Benguk

Di ujung lintasan jogging saya, ada suatu pasar tradisional. Pasar Paliyan. Bila jadwal jogging sedang beruntung bertepatan dengan hari pasaran. Saya akan menemui suasana riuh hiruk pikuk salah satu dari  roda – roda yang berputar mengantarkan perekonomian kecamatan ini. Utamanya komoditas lokal diperdagangkan di pasar ini.

Berjenis – jenis jajan pasar tersedia disini. Apa yang terlihat di foto, mulai dari meniran, gethuk, gorengan, tahu bacem, sampai tempe bongkrek. Kita bebas memilih milih mana yang cocok dengan selera.

Teng Peken

Jajan Pasar

Jajan pasar adalah ya … jajan pasar to,

Mboke engko dioleh olehke getuk yo

Iyo le, simboke neng pasar ndhisik yo, adik e di emong, ora pareng tukaran yo

Orang Jawa mengenal 5 hari Pasaran. Pasar ramai ( digunakan untuk berjual beli ) hanya hari tertentu saja. Pasar Wiyoko, pasaran pada hari pasaran Legi. Seperti itu memang pasar Tradisional. Simbok biasanya ke pasar untuk menjual hasil panen atau membeli kebutuhan sehari hari. Menjual jagung atau ayam atau sayuran untuk dipertukar dengan bumbu dapur dan ubo rampe pawon lainya

Orang Jawa mempunyai kebiasaan membeli oleh oleh berupa makanan kecil, seperit tahu goreng, getuk, apem, tape dan jenis makanan tradisional lainya untuk anak atau keluarga. Nah makanan makanan inilah yang disebut “Jajan Pasar”

Sujar kecil menangis kalo simbok lupa tidak membelikan jajan pasar. Untungnya simbok tidak pernah lupa (lagi) dengan oleh oleh ini.

Pagi ini Sujar ( yang tidak kecil lagi ) sedang menikmati apem, jajan pasar oleh olehnya simbok. Siapa mau ..?