Teman Lari

Saya lebih suka lari bertemankan smartphone dibandingkan dengan sebuah sportwatch di tangan. Alasannya jelas: karena saya belum mempunyai Garmin Forunner, Suunto ataupun Polar sportwatch.

garmin for

Kelebihan dan keunggulan sport watch dalam berlatih susah saya bantah, dan tidak akan saya bantah, namun belum cukup untuk membuat saya sekarang berpaling dari smartphone. Meski saya rasakan sendiri beberapa kekurangan smartphone untuk dibawa berlari seperti: terlalu ribet dan berat, fitur terbatas, tidak tahan air, batere yang sering kali tinggal 30% ketika dibawa berlari half marathon (21 KM) dalam waktu sekitar 2 jam dan kekurangan-kekurangan lainnya. Bagi saya sendiri smartphone masih mempunyai beberapa kelebihan yang tidak dimiliki semuah sportwatch.

Kelebihan smartphone sebagai asisten latihan lari yang selama ini saya rasakan adalah: 

Aplikasi yang lebih beragam. Kita bisa memasang di ponsel kita aplikasi mulai dari yang berbayar sampai gratisan. Setahu saya ada Nike+ Running, Endomondo, Runtastic, Strava, MiCoach, dan lain-lain

Sebagai Music Player. Bila berlari dalam sebuah group/kelompok, teman-teman kita akan menjadi penyemangat tersendiri. Saya sendiri lebih sering berlari sendirian menempuh jarak dari 5 – 21 KM. Cara termudah mengusir kebosanan adalah berlari sambil mengalirkan alunan musik ke telinga dengan sebuah earpod. Bagi saya sebuah playlist yang terdiri dari seleksi lagu yang tepat bisa membantu mengatur pace agar bisa konstan.

Camera. Ini penting bagi pelari rekreasional seperti saya. Sebuah runfie, foto yang diambil sebelum, selama, dan sehabis berlari bisa mudah langsung kita ambil dengan sebuah smartphone.

Social Media. Membagikan sebuah foto dan statistik tracking selama latihan ke sosial media menjadi penting bagi pelari casual yang narsis seperti saya. Sebenarnya tidak melulu untuk narsis-narsisan saja. Dengan fitur sosial pada aplikasi lari di smartphone kita bisa lebih termotivasi. Misalnya dengan membuat challenge dengan teman-teman atau komunitas lari kita dimana pun kita dan mereka berlari. 2015K run di Endomondo adalah contoh challenge yang dibuat oleh Dunia Lari. LUAS atau Lari Untuk Amal Sosial adalah contoh tantangan lain dimana jumlah KM yang dikumpulkan oleh partisipant akan dikonversi menjadi nominal uang tertentu untuk disumbangkan di dunia pendidikan.

Masih ada banyak kelebihan lain smartphone sebagai running compinion. Silakan ditambahkan sendiri. 😀 Menambahkan sebuah Sport Watch sebagai gear lari untuk disumbangkan kepada saya pun akan menjadi amal shalih Anda.

Berbicara lagi tengan smartphone sebagai teman lari, saat ini saya lebih suka menggunakan iPhone 5s dibanding ponsel Android LG L9 yang mana keduanya telah saya pasangi aplikasi lari favorit saya yaitu Nike+ Running. Alasan saya, iPhone 5s berukuran fisik lebih kecil dan lebih ringan dibanding LG L9. Lengan saya yang ramping akan nampak aneh dan terbebani dengan ponsel yang lebih besar. Itulah kenapa juga iPhone 6 yang berukuran layar 4.7″ yang bahkan ditambahi satu sensor altimetric barometer belum menjadi menarik sebagai running mate. iPhone 5s lebih menarik juga karena Nike+ Running sepertinya oleh Nike dikembangkan secara lebih baik bagi platform iOS. Tak heran fitur-fitur Nike+ di iOS lebih kaya dibanding versi Androidnya.

Pada musim hujan kali ini ada kelemahan iPhone 5s yang agak mengganggu. iPhone 5s tidak tahan air. Ini membuat saya ragu untuk berlari ketika gerimis apalagi hujan. Padahal gerimis hujan saja seharusnya tidak membuat saya berhenti. Lagi-lagi ini membuat saya mengingat-ingat akan sebuah Sport Watch yang pastinya water proof. Dan beberapa ponsel Android yang saya dengar sudah memiliki fitur water proof (IP 67/IP68).

Melihat-lihat spesifikasi beberapa smartphone yang water proof rupanya mereka mempunyai dimensi yang bongsor, sebut saja Sony Xperia Z2, Sony Xperia Z3, Samsung Galaxy S5, dan lain-lain. Yang dimensinya kurang dari 5 inch adalah Sony Xperia Z3 compact. Itu pun berukuran layar 4.7″. Masih tetap besar ya.

gsmarena_002

Iklan

16 thoughts on “Teman Lari

  1. Salah satu alasan knp saya juga lebih suka pakai ipon 5s krn kecil, ‪hp sekarang segede2 gajah hehe
    Itu juga alasan knp ndak tertarik ke ipon 6, tp kalau dikasih sih ngga nolak hahha

    Oh ya selamat berlari-lari ….

  2. Kata pelari yang sudah profesional sih, berlari dengan gadget apapun malah ga bagus. Tapi sekarang ngetrennya kan pakai gadget biar bisa dengerin musik atau ngrekam pencapaian lari.

  3. Aku masih pakai iPhone 5. Dan ketika aku lari, aku masukin saku. Sempet khawatir akan loncat iPhonenya trus jatuh, eh ternyata enggak. Mungkin karena dia masuk di saku celana kolor dengan mantab, jadi gak loncat..

    Aku pakai Endomondo, dan sekarang baru install Nike+. Pingin tau aja. haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s