“Aq” Kata Baru Dalam Bahasa Indonesia

Pernah dapat SMS atau email yang didalamnya ada kata “Aq”? Saya tidak ingat persis kapan persisnya pertama kali membaca kata “Aq” dalam kalimat berbahasa Indonesia. Akhir-akhir ini saya semakin sering mendapatkan kata “Aq” dalam setiap pesan elektronik yang saya terima.

Saya tahu maksud kata “Aq” bisa dipandankan dengan kata baku “Aku” dalam bahasa Indonesia yang telah saya kenal sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Tetapi perubahan kata “Aku” menjadi “aq” bagi saya yang bukan ahli bahasa bukan sesuatu yang mudah dimengerti. Yang saya tahu beberapa tahun belakangan ini nampaknya (hampir) semua orang bisa mengerti maksud dan menerima kata “Aq”.

Lhoo bukankah kata “Aq” dipopulerkan oleh golongan para alay? Saya tidak tahu. Dulu saya mengira yang terbiasa mengganti kata “Aku” dengan “Aq” adalah anak-anak dan remaja usia belia. Untuk anda tahu, beberapa teman saya yang saat ini kuliah S3 di universitas terkemuka, orang-orang bekerja yang berusia sejompo saya pun banyak yang menggunakan kata “Aq” dalam berkomunikasi.

Saya? Saya bukan termasuk orang yang “saklek” dalam berbahasa Indonesia. Tapi … Kalau saya, sampai mengetik posting ini masih enggan dan risih bila disuruh menggunakan kata “Aq”. Barangkali saya mau menggunakan kata “Aq” dan sejenisnya bila kata ini telah disetujui sebagai kosa kata baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. 🙂

Iklan

5 thoughts on ““Aq” Kata Baru Dalam Bahasa Indonesia

  1. Kalau saya menilai penggunaan kata-kata yang disingkat termasuk kata “Aq” ini alasannya karena malas ngetik panjang di keypad, Mas. Atau mau ngirit karakter SMS.

    Kalau dulu mungkin alasan itu masih bisa diterima. Sekarang SMS murah bahkan bonusnya aja gratis sampai ratusan SMS. Kedua bagi pengguna ponsel pintar kalau malas ketik sudah ada voive note. Kenapa tak pakai ini aja daripada nyingkat-nyingkat kata?

  2. Hahahahaha sampe setahun yang lalu saya pakai “Aq” untuk “aku” dalam SMS. Tapi, sekarang saya nggak lagi, saya gunakan singkatan “ak” untuk “aku”. 🙂

  3. Paling sebel kalo baca status Facebook alay yang gemar menyingkat-nyingkat kata. Padahal, status facebook sekarang sudah bisa menampung karakter yang puanjaaaaang banget. Jadi, apa gunanya menyingkat-nyingkat kata tanpa aturan seperti itu? #tepokjidat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s