Unity vs Gnome 3

Unity on Natty NarwhalSaya merasa canggung dengan Unity Desktop Manager yang dibawa secara default oleh instalasi Ubuntu 11.04 Natty Narwhal. Beberapa hari menggunakan tetaplah belum cukup bagi saya untuk menemukan kepraktisan “to the point” yang dulu dibawa oleh Gnome 2.32 pada Ubuntu 10.10. Memang Unity membawa fitur yang saya impi – impikan, yaitu instant search file dan instant search program untuk bisa lebih cepat menemukan apa yang saya cari daripada satu demi satu menelisik hiearki folder.

Tidak mau dianggap mundur kebelakang, menurut saya mengganti Unity dengan Gnome 2.32 sama dengan lompatan kemunduran, saya mencoba menginstall Gnome 3 atau Gnome-shell. Instalasi Gnome3 kali ini berjalan mulus dibandingkan yang pernah saya coba seperti di sini dan di sini. Tutorialnya saya ikuti dari sini.

Gnome 3 on Natty Narwhal

Pengalaman saya menggunakan Gnome-shell beberapa jam hanyalah menggunakan Desktop Manager yang menawarkan acces tidak simple. 😀 Bahkan lebih pusing dari awal – awal saya menggunakan Unity. Jadi masalahnya adalah: Saya sudah cukup jompo untuk beradaptasi? 😀

Mudah – mudahan beberapa waktu ke depan, baik Gnone 3 maupun Unity bisa lebih customizable atau saya revert back ke Gnome Classic. Sementara saya main – main dengan Gnome Shell dulu 😉

4 komentar di “Unity vs Gnome 3

  1. He he…, ikon-nya Gnome 3 itu lho, segaban deh 😀 – mirip pada Windows 6.x secara default dulu (bahkan mungkin lebih besar lagi).

    Gnome klasik rasanya tersedia dengan memilihnya pas login screen kan Pak?

  2. praktis sehari saja aku tanam… crashes… tar coba upgrade gnome kalau dah santai…
    (lagi di kejar deadline disik boss….) tux nya rehat, sering main di xp … 😀 (double gardan)

  3. Unity (Ubuntu 11.04) gak jauh beda dari GNOME Shell, hampir sama. Seperti biasa Ubuntu mengedepankan kemudahan bagi Penggunanya.
    Tinggal pakai gak usang pusing.

    Gnome Shell (Fedora 15 dan OpenSuse 11.4) memang membutuhkan ekplorasi lebih dari pengunanya. Nggak terima jadi langsung pakai, namun harus ngoprek sendiri sampai bisa mengakomodasi keinginan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s