Mudah Mengirim File Dengan E-mail Client

Dulu orang meng install email client pada komputer mereka karena ingin dapat membaca email – email yang diterima meskipun sedang tidak tersambung ke internet. Atau karena penyedia layanan email mereka tidak menyediakan layanan web mail. Di era command line dulu saya menggunakan MUTT.

Kini sebagian banyak penyedia layanan email populer telah menyediakan mail dengan fitur dan interface yang menarik. Sebut itu Yahoo, Gmail atau Hotmail. Koneksi internetpun bisa dimanapun didapatkan dengan mudah. Bahkan banyak hotspot gratis tersebar di banyak tempat publik.

Popularitas web mail saat ini, mungkin penyebab mengapa orang – orang yang baru mengenal internet tidak mengenal keberadaan desktop mail client. Walaupun Black Berry sejatinya merupakan salah satu varian email client.

Bagi yang pekerjaannya sering mengirimkan file – file pekerjaannya via email seperti saya, keberadaan desktop email client cukuplah membantu. Biasanya setelah mengenal email client di komputer seperti MS Outlook atau Evolution, atau yang lain, mengirimkan email dapat dilakukan dengan mudah. Tinggal klik kanan pada file – file yang terpilih dengan file manager, kemudian klik “send to” pada pop up menu, menentukan alamat email, klik send.

Mudah. Semudah itu

Unsubscribe Maillist, Kenapa?

Baru saja dan sejak beberapa hari yang lalu di inbox saya mendapati email berupa notifikasi dari maillist tentang beberapa orang yang unsubscribe dari keanggotaan maillist itu. Saya tidak tahu pasti apa alasan mereka. Mungkin alasan mereka adalah sudah tidak memerlukan lagi, sudah tidak merasa mendapatkan keuntungan dari keanggotaannya.

Alasan lain bisa saja teknis. Misal, inbox menjadi cepat penuh, tetapi yang ini saya ragu karena banyak email gratisan yang menawarkan kapasitas yang besar seperti gmal yang seukuran lebih dari 7 giga dan yahoo mail bahkan menawarkan unlimited storage. (loh). Alasan teknis lain bisa jadi si empunya inbox merasa terlalu lelah mendapatkan email beruntun dari maillist, sedangkan dia rasa ada banyak email yang sifatnya lebih penting yang prioritas untuk di respon. Nah ini mungkin masalahnya, karena saya sendiri kadang males juga.

Tetapi sebenarnya ini bisa dicoba dengan mengakali dengan membuat account tersendiri untuk mail list yang dipisahkan dari account untuk pekerjaan, pribadi, account untuk keperluan khusus, dll. Mungkin orang yang unsubscribe mail list tadi juga berpikiran untuk mengganti account yang diikutkan mail list 🙂 Tetapi ini cukup merepotkan juga ya, masa dalam sekali waktu membuka beberapa browser dengan account email yang berbeda beda terbuka.

Coba bila di inbox suatu email ada fasilitas untuk mengkategorikan. Maksud saya semisal kita mendapat email dari pengirim – pengirim tertentu langsung dimasukan ke dalam folder tertentu dalam inbox. Syukur – syukur bisa ditambahkan tag bagi email – email tertentu sehingga kelak akan memudahkan pencarian ketika diperlukan lagi.

Sudah ya saya menghayalnya. Selamat Pagi

e mail dari Telkomsel yang lucu

Kepada Sujarwadi

Terima kasih untuk melakukan pemesanan iPhone3G. Email ini membuktikan bahwa kami tidak lupa pesanan Anda

Informasi selanjutnya mengenai bagaimana Anda akan dapat menjadi orang pertama memiliki iPhone3G akan diberitahukan dalam waktu dekat.

Sementara itu jika teman-teman Anda belum memesan iPhone3G, pastikan Anda memberitahukan mereka untuk segera memesan di www. telkomsel.com/iphone

Hanya yang sudah memesan akan diberikan kesempatan pertama untuk memiliki iPhone3G. Pemesanan iPhone3G tinggal sebentar lagi.

Masih penasaran? Pelajarilah mengenai ponsel yang revolusioner ini, klik disini http:// www. apple.com/asia/iphone/

Dan perhatikan email dari Tim iPhone Telkomsel yang akan datang dalam minggu ini.

Thank you for pre-order iPhone 3G. This email is to say, we haven’t forgotten about you.

More details will follow shortly about how you can be one of the first people to own this revolutionary device.

In the mean time, if you friends  who haven’t registered, make sure that you tell them to register quickly at www. telkomsel.com/iphone.

Only those who have registered will be given first priority to own an iPhone 3G. iPhone 3G registrations won’t be open forever. They will close soon.

Still curious? Learn more about this revolutionary device, by clicking here   http:// http://www.apple.com/asia/iphone/

And remember, watch out for more emails from the Telkomsel iPhone team over the coming weeks.

Best Regards,

Mark L Chambers
DVP. Product Marketing
PT. Telkomsel

Saya senang mendapatkan email konfirmasi atas pemesanan iPhone 3g di telkomsel. Artinya telkomsel memang tidak main main dalam membuat penawaran dan perhatian terhadap pelanggan pelanggan potensial. Termasuk saya.

Hanya, menurut saya email tersebut lucu saja. Lucu tetapi bisa menjadi pelajaran penting inspiratif  untuk saya. Tadi, ketika saya membaca email ini di ponsel sony ericsson membuat mulut cekikikan sendiri di tempat tidur sampai rasa kantuk berkeinginan istirahat itu menguap. Lanjutan email yang berbahasa inggris itu telah mendorong semangat saya untuk segera mengeluarkan latop dari tas, membangunkanya dari mode sleep, mendirikan koneksi internet, membuka inbox gmail saya. Dan akhirnya menulis posting ini.

Menurut saya, english yang dipakai untuk e mail oleh corporate sekelas telkomsel ini sangat tidak sopan dan remeh mengabaikan keterampilan menggunakan bahasa yang baik dan formal untuk menunjukan rasa hormat kepada pelanggan. Saya tidak tahu apakah ini adalah template email yang digunakan untuk semua pemesan iphone 3g atau hanya untuk saya saja.Seandainya email jelek itu hanya dikirim ke jarwadi, maka alangkah malang nasib ini.

Sebagai pelajaran, pertama, mulai sekarang tidak ada alasan bagi saya untuk merasa tidak pede menggunakan bahasa inggris saya yang asal asalah karena untuk email dengan grammar yang kacau juga dipakai oleh corporate sekelas telkomsel. Kedua, saya harus mulai belajar akan dampak sebuah email formal terhadap kredibilitas pengirim dan lebih lanjut corporate yang mempekerjakanya.