Berinvestasi tak selamanya harus terjun ke dalam pasar saham. Menaruh dana kamu ke dalam instrument Reksadana pasar uang termasuk opsi yang tepat agar terhindar dari resiko kerugian yang tinggi.
Reksadana pasar uang sendiri merupakan salah satu instrument keuangan yang menginvestasikan dana kamu ke dalam bentuk pasar uang atau surat-surat berharga. Sebelum memasuki era digital, cara investasi Reksadana pasar uang memang tergolong ribet. Namun, saat ini kamu sudah bisa berinvestasi secara online tanpa harus mengurus berbagai dokumen lagi.
Tentu saja regenerasi mobil akan terjadi seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi yang terjadi sekarang ini.
Bukan tidak mungkin mobil juga harus dibuat dengan menggunakan berbagai macam penerapan teknologi terbaru yang akan mempengaruhi spesifikasi mobil.
Salah satunya adalah Suzuki Ertiga pilihan mobil keluarga Indonesia yang sejak pertama kali dihadirkan pada tahun 2012 lalu sudah mengalami beberapa kali regenerasi untuk selalu menjadi pilihan mobil keluarga terbaik di Indonesia.
Film pendek di atas baru saja di-launching tadi malam (14 Februari 2022). Acara launching film bertempat di Kafe Kayun. Suatu kafe baru sederhana yang terletak tidak jauh dari rumah saya.
Saya datang ke acara tanpa rencana. Tanpa berpikir panjang saya datang saja begitu mengetahui info acara dari media sosial. Saya pikir luar biasa sekali anak-anak muda jaman sekarang dalam menuangkan ide-ide kreatif mereka dalam format audio visual. Mereka selalu saja menemukan cara untuk mendobrak berbagai batas-batas.
Pewujudan gagasan-gagasan kreatif dalam bentuk konten audio visual sepertinya saat ini sedang menjadi tren. Seiring dengan semakin beragam dan mudah diaksesnya nya media untuk menampilkan produk-produk kreatif semacam ini. Saya percaya semua orang sudah tahu bagaimana Youtube, Facebook, Instagram, Tiktok, dan platform-platform lain telah mencetak berbagai profesi yang sama sekali baru.
Tren semacam ini tidak luput dari pembacaan berbagai brand teknologi untuk berlomba menawarkan solusi bagi anak-anak muda kreatif. Tak terkecuali ASUS yang dalam waktu yang tidak begitu lama telah meluncurkan berbagai produk laptop untuk membidik segmen content creator muda (Gen-Z).
Kali ini ASUS meluncurkan sebuah produk baru di lini Vivobook, yaitu ASUS VivoBook Pro 15 OLED (K3500). Laptop yang secara visual didesain sangat Gen-Z ini bisa langsung ditebak kemampuannya di sektor multimedia begitu kita membaca spec sheetnya. Bagaimana tidak, K3500 diotaki dengan processor Intel Core 11th Gen 11300 H (i5) dan Intel Core 11th Gen 1170H (i7), RAM sampai 16 GB, GPU nVidia RTX 3050, dan panel OLED.
Tanpa perlu berpanjang lebar, berikut ini saya sertakan press release mengenai produk baru Asus Vivobook tersebut.
Mengadopsi teknologi smarthome di rumah kita itu mahal. Kita harus membeli perangkat – perangkat pintar, untuk menggantikan perangkat – perangkat lama kita.
Padahal perangkat – perangkat lama kita seperti kulkas, pompa air, heater lama kita masih bagus dan berfungsi normal.
Membangun smarthome di rumah kita itu ribet. Kita harus mendesain ulang dan membangun jaringan listrik yang sepenuhnya baru di rumah kita. Tidak semua orang punya keahlian dan waktu untuk melakukan itu semua. Kita akan membutuhkan tenaga ahli untuk mendesain dan teknisi-teknisi untuk pemasangannya.
Pendapat kebanyakan orang tentang adopsi dan implementasi smarthome di rumah kurang lebih seperti di atas. Pendapat mereka tidak sepenuhnya salah. Membeli perangkat – perangkat rumah tangga yang telah tersemat teknologi smarthome membuat kita bisa menikmati semua fitur – fitur terkini dari suatu smarthome. Pun dengan mendesain dan menyesuaikan ulang semua jaringan listrik di rumah kita.
Bila ditanya apa saja brand yang bisa mendengarkan keinginan para penggunanya, saya bisa menjawab salah satunya adalah Coros.
Brand sport watch yang sejak awal menawarkan fitur-fitur yang berfokus pada peningkatkan performa competitive athlete (performa minded athlete) ini akhirnya menambahkan fitur “Walk Mode” di beberapa lini sportwatch Coros yang secara hardware memungkinkan.
Penambahan fitur Walk Mode ini dilakukan setelah para pengguna menyampaikan betapa penting fitur ini dalam banyak use case kebanyakan pengguna. Ini menarik dan sangat seru. Saya sejak awal mengikuti perdebatan, baik pro maupun kontra berkaitan dengan penambahan Walk Mode di suatu sport watch yang berfokus utamanya untuk membantu seorang atlit lari mencapai puncak performanya.
Lagi-lagi ASUS menghadirkan sebuah laptop untuk segmentasi kreator muda. Laptop yang merupakan lini VivoBook tersebut adalah Vivobook Pro 14 OLED (K3400).
Ada beberapa hal yang saya highlight dari salah satu varian Vivobook ini.
Layar OLED 14 inch dengan resolusi 2.8K dengan aspect ratio 16 : 10 adalah apa yang bagi saya sangat menarik. Aspect ratio ini menurut saya akan memberikan ruang kontrol yang lebih bagi seorang video creator yang mana mereka akan bekerja dengan kebanyakan video ber-aspect ratio 16:9.
Resolusi layar adalah hal menarik sekaligus terpenting berikutnya. VivoBook K3400 dibekali dengan layar beresolusi 2.8K (2880×1800). Ini menyediakan ruang extra ketika seorang creator sedang mengolah video full HD 1920×1080.
Beberapa waktu lalu ketika saya mulai menggunakan Adobe Photoshop CC 2021 dengan laptop beresolusi 1920×1080 rupanya saya menemukan sebagaian UI aplikasi photo editing itu terpotong. Rupanya Adobe menuntut standar resolusi baru yang lebih tinggi.
Untuk diketahui juga bahwa setiap pembelian ASUS VivoBook Pro 14 OLED (K3400) kini menyertakan bundling 3 bulan subscription Adobe Creative Cloud. Paket industry standard bagi content creator yang kita semua tahu, terdiri dari: Premiere, After Effect, Photoshop, Audition, dan beberapa aplikasi pendukung lainnya.
Selengkapnya mengenai VivoBook Pro 14 OLED (K3400) silakan dibaca di press release berikut ini:
Melalui halaman Facebook Coros Users Official Group beberapa waktu lalu saya membaca post tentang inovasi baru yang dihadirkan oleh Coros bagi pengguna produk-produknya.
Saat itu salah seorang admin group yang bernama Derek Dalzell mengumumkan bahwa mereka meluncurkan public beta bagi Coros Training Hub. Sebuah platform online berbasis web bagi pengguna produk-produk sportwatch Coros yang ingin mengoptimalisasi program-program latihan untuk mencapai target-target tertentu.
Coros Training Hub disebutkan menyasar baik bagi atlit pengguna sportwatch Coros maupun bagi pelatih / coach yang melatih sejumlah tim atlit yang menggunakan jam olahraga Coros.
Vivobook merupakan lini laptop besutan ASUS yang ditujukan untuk menyasar kawula muda, generasi Z. Vivobook mempunyai amat banyak varian, dari yang entry level, mainstream, sampai jenis-jenis premium. VivoBook Pro 14X OLED merupakan varian terbaru VivoBook yang dirancang untuk mempunyai performa yang paling gahar di kelasnya.
Dirancang untuk generasi Z yang mempunyai passion di bidang content creator, VivoBook Pro 14X OLED dibekali dengan processer intel core i5 atau i7 yang dibelakangnya berkode H, bukan U sebagaimana Vivobook yang dirancang sebagai jenis thin and light laptop. Tujuannya jelas, untuk memaksimalkan performa laptop ini di sisi content creation.
Di sisi desain, laptop ini dibuat dengan konsep futuristik, bahkan ditambahkan dial di area trackpad yang mempunyai fungsi khusus untuk memaksimalkan kenyamanan untuk penggunaan software software audio/video editing. Layar OLED baru yang dipadankan dengan VivoBook Pro 14X OLED membuat laptop ini menjadi pilihan sempurna untuk keperluan content creation. Layar OLED mempunyai sejumlah kelebihan dibanding pendahulunya, yaitu IPS LCD. Layar OLED mempunyai contrast ratio yang jauh lebih tinggi dan kemampuan untuk menghasilkan cakupan warna yang lebih menyeluruh.
Ada 2 aplikasi Livin by Mandiri di ponsel Android yang saya gunakan. Handphone yang saya gunakan adalah Zenfone 5. Satu versi yang berwarna biru yang sudah saya gunakan selama bertahun-tahun. Satu lagi berwarna kuning.
Kedua aplikasi ini terpasang di ponsel saya secara tidak sengaja. Lebih tepatnya adalah yang berwarna kuning. Kenapa?
Kemarin siang saya bermaksud men-top up Go-Pay melalui aplikasi Livin by Mandiri lama yang berwarna biru. Ketika aplikasi terbuka, muncul pop up untuk melakukan update ke aplikasi Livin by Mandiri yang berwarna kuning.
Saya mulanya mengira ini merupakan update reguler. Seperti biasa. Memperbarui aplikasi untuk memperbaiki bug atau penambahan fitur. Sampai saya ketika proses update berlangsung, aplikasi ini meminta saya memasukan nomor kartu debit, memamsukkan bulan tahun kadaluwarsa, memasukkan tanggal lahir, password, PIN, OTP dan beberapa informasi lainnya.
Processor tercepat untuk suatu smartphone Android, kita semua sudah tahu, yaitu: Snapdragon 888 plus. Namun berapa besar RAM dalam sebuah smartphone gaming, saya kira kita semua akan terkejut, saat ini ROG Phone 5s hadir dengan RAM 18 GB. Suatu besaran RAM yang lebih besar bahkan dari laptop yang saat ini sedang saya gunakan untuk menulis blogpost ini, yaitu 16 GB.
Dengan RAM 18 GB, kita semua bisa membayangkan berapa banyak aplikasi Android yang bisa dijalankan bersamaan tanpa lag ataupun seberapa besar aplikasi game yang sedang kita mainkan.
Di sisi jaringan, tentu saja ROG Phone 5s sudah dilengkapi dengan kemampuan jaringan 5G yang sudah digelar di kota-kota besar di Jakarta. Namun bagi kita yang lebih suka mengandalkan bermain di jaringan Wi-Fi, ROG Phone 5s pun dilengkapi dengan fitur Wi-Fi 6E berkecepatan multigibabit. Tentu fitur ini hanya bisa digunakan bila kita menggunakan Wi-Fi Router yang menyediakan kemampuan setera. Misalnya bila kita sudah menggunakan ASUS ROG Rapture RT AX 110000.
Bukan dua fitur unggulan yang sayas sebutkan di atas saja yang membuat smartphone gaming para sultan ini berbeda dengan versi smartphone ASUS ROG Phone 5 standar yang sudah diedarkan di Indonesia sejak beberapa waktu yang lalu.
Selengkapnya silakan baca Press Release dari Asus Indonesia berikut ini: