Sebelum saya berusaha menjelaskan apa thrifting baju adalah, saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman pribadi dan pengalaman teman – teman saya ketika berusaha mencari suatu barang dengan harga yang lebih ekonomis alias murah alias terjangkau.
Usai menjalankan tugas sebagai pacer event Volcano Run 2023 beberapa pakan lalu, saya mengobrol dengan teman sekamar sesama petugas pacer di suatu hotel di Kaliurang. Apalagi obrolan sesama pelari kalau bukan tentang sepatu lari dan tetek bengek apparel yang menyertainya.
Thrifting adalah jenis usaha yang naik daun belakangan ini. Bermodal impor pakaian atau barang branded bekas, konon keuntungannya bahkan bisa lebih tinggi dari jenis jualan preloved. Bagi konsumen, ini juga menguntungkan karena bisa mendapatkan pakaian bagus dengan harga lebih miring.
Apa yang paling menarik dari cerita teman saya yang bernama Bimbim itu adalah tentang sepatu lomba: Nike Streak Fly. Suatu sepatu lari flagship untuk lomba 5 – 10K buatan Nike yang ia dapatkan dengan harga sekitar 500 ribu rupiah atau kurang lebih seper enam dari harga resminya.

Memang bukan sepatu baru, sepatu tersebut adalah sepatu bekas dari luar negeri, yang diimpor oleh orang ( tentu saja secara ilegal), dijual oleh pengecer, dan akhirnya sampai ke tangan Bimbim dengan harga murah.
Baca lebih lanjut




