Samsung Galaxy S7: Apa Saja Bedanya dengan Galaxy S6?

samsung galaxy s7

Samsung Galaxy S7 (foto diambil dari arstechnica)

 

Setelah sebelumnya ada banyak sekali rumor dan bocoran yang bertebaran di internet akan seperti apa wujud Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S7 Edge, akhirnya kemarin, di Barcelona, Samsung telah secara resmi mengumumkan perwujudan yang sebenarnya dari flagship yang banyak mata tertuju kepadanya.

Sebagai mantan pengguna Samsung Galaxy, Samsung Galaxy terakhir saya hilang tercecer beberapa tahun lalu ketika saya sedang memotret di hutan sebelah barat desa, saya pun turut kepo terhadap kehadiran penerus S6 yang terbukti merupakan smartphone android high end terlaris tahun lalu.

Saya dalam tulisan ini akan menulis perubahan apa saja yang diberikan Samsung kepada Galaxy S7, dibandingkan dengan yang telah dilakukan Samsung kepada Galaxy S6. Di sini saya tidak akan banyak menyinggung tentang S7 edge. Entah kenapa saya kurang menyukai Edge.

Sebenarnya apa yang membuat saya tertarik dengan Galaxy S7 dan Galaxy S6 bahkan hanya dari membaca-baca spec sheet -nya adalah ukuran layar keduanya yang hanya 5.1″. Kedua flagship ini tidak latah ikut-ikutan mengusung layar 5.5″. Bagi saya ukuran layar 5.5″ meski saya akui sangat nyaman untuk menikmati konten, namun menimbulkan kekurang nyamanan yang berarti karena terlalu besar ketika saya masukkan ke dalam saku celana.

s7 and s6 comparation

Spec Comparison (table diambil dari blog Anandtech)

 

Melihat perbedaan yang mendasar antara Samsung Galaxy S7 dan pendahulunya, Samsung Galaxy S6, bisa dilakukan dengan mudah. Tentunya setelah saya menyisir internet dan menyelesaikan banyak bacaan, sampai akhirnya saya menemukan perbandingan spesifikasi keduanya yang dibuat oleh blog teknologi Anandtech, yang tabelnya saya kutip di atas.

Sekarang mari kita cermati satu per satu:

Perbedaan SoC/Chipset antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Untuk Samsung Galaxy S7 yang akan didistribusikan ke Amerika Serikat dan China, Samsung membekali dengan SoC high end terbaru dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 820.

Sedangkan Samsung Galaxy S7 yang didistribusikan di selain ke-2 negara tersebut adalah SoC yang dikembangkan dan diproduksi oleh Samsung sendiri, yaitu Samsung Exynos 8890.

Saya kira alasan Samsung menjual Galaxy S7 ber-SoC Snapdragon untuk pasar Amerika Serikat merupakan strategi dagang, cara untuk menembus pasar negara dimana Qualcomm bermarkas. Dan sampai sekarang saya belum bisa menduga-duga apa yang menjadi motif Samsung ketika di China ia menjual Galaxy S7 ber-SoC-kan SnapDragon 820.

Dan tentu kita masih ingat isu apa yang membuat pada Samsung Galaxy S6, Samsung sepenuhnya menggunakan SoC Exynos 7420. Satu tahun yang lalu isu over heating pada Snadragon 810 sedang mendera Qualcomm.

Perbedaan RAM antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Apa yang paling mudah diketahui dari spec sheet di atas adalah Galaxy S7 menggunakan RAM sebesar 4GB. Atau 33% lebih besar dibanding RAM yang dipunyai oleh Galaxy S6. Penggunaan RAM berukuran besar ini seolah Samsung ingin mengejar ketertinggalannya akan kapasitas RAM dibandingkan dengan beberapa kompetitor seperti ASUS Zenfone 2, Huawei P8, dan lain-lain.

RAM yang lebih besar tentu akan memberikan keuntungan berupa performa multitasking yang lebih baik bagi Samsung Galaxy S7.

Sebenarnya RAM keduanya tidak hanya berbeda ukurannya saja. RAM yang dipunyai Galaxy S7 mempunyai spesifikasi bandwidh yang lebih besar, yaitu 1800 Mhz dibandingkan Galaxy S6 yang masih berada pada kisaran 1550 Mhz.

Perbedaan  Storage antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Seolah ingin menjawab semua kritik pengguna terhadap Galaxy S6 yang hanya mempunyai internal storage yang tidak bisa diperluas dengan eksternal storage. Samsung memberikan slot eksternal storage yang bisa dipasangi SD Card/MMC dengan kapasitas sampai sebesar 200 GB.

Terlepas secara teknis, terhadap performa keseluruhan smartphone, keberadaan eksternal storage akan berdampak baik atau sebaliknya, yang jelas kebutuhan ekternal storage adalah tuntutan pengguna. Samsung telah menjawabnya sekarang di Samsung Galaxy S7

Perbedaan Network antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Dengan Qualcomm X12 integrated yang difiturkan, Samsung Galaxy S7, akan mendukung koneksi 4G/LTE Cat 12/13. Kecepatan 4G/LTE Cat 12/13 ini mencapai 600 Mbps download dan 150 Mbps upload. Galaxy S6 sendiri masih mendukung kecepatan 4G/LTE sampai Cat 6 saja, yang berarti kecepatannya secara teori adalah 300 Mbps download dan 75 Mbps upload secara teori.

Menurut saya dukungan 4G/LTE Cat 12/13 ini belum akan terasa bermanfaat sampai beberapa tahun yang akan datang bagi pengguna smartphone di Indonesia. Setahu saya saat ini masih belum ada operator 4G/LTE yang jaringannya mampu mengantarkan bandwidth sampai 80 Mbps saja. Dalam percobaan saya bisa mencapai kecepatan download 40 Mbps saja sudah bagus, dan sulit.

Perbedaan Camera antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Kamera adalah yang memberi perbedaan terbesar antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6. Ini setidaknya menurut saya. Sehingga saya akan membahas perbedaan kamera keduanya secara lebih detil.

Camera Resolution: 12 MP vs 16 MP

Bisa dianggap ini adalah langkah Samsung yang paling berbeda dan tidak terduga. Biasanya tiap me-release penerus baru dari flagshipnya, Samsung dan pabrikan android lain selalu berlomba-lomba meningkatkan resolusi kameranya. Anehnya kali ini samsung malah menurunkannya. Dan menjadi pertanyaan kenapa resolusi yang digunakan, 12 MP, persis sama dengan resolusi kamera yang dipunyai oleh iPhone 6s dan iPhone 6s plus.

Menurunkan resolusi dari 16 MP menjadi 12 MP bagi Samsung memang akan memberi keuntungan tersendiri. Keuntungan itu berupa ukuran pixel yang lebih besar. Ukuran pixel pada S6 adalah 1 micron, sedangkan pada S7 adalah 40% lebih besar atau 1.4 micron. Ini dikarenakan ukuran luas permukaan sensor kamera keduanya adalah sama, yaitu 1/2.6″.

Resolusi yang lebih tinggi atau ukuran pixel pada sensor yang lebih besar adalah urusan seni mengambil kompromi. Resolusi yang tinggi akan memungkinkan foto dicetak dan ditampilkan dalam media yang berukuran besar. Sedang ukuran pixel yang lebih besar akan memberi keuntungan noise yang lebih kecil pada foto, dynamic range yang lebih lebar, dan lain-lain.

Camera Aspect Ratio: 4:3 vs 16:9

Dari kedua aspect ratio ini saya tidak bisa mengomentari mana yang lebih baik. Hanya ketika mengambil gambar, saya memang suka menggunakan aspect 16:9 karena obyek akan terlihat memenuhi layar sehingga saya merasa senang dan mantab ketika mengkomposisikan gambar.

Camera aperture: f/1.7 vs f/1.9

Aperture yang lebar akan memberikan keuntungan ketika kita mengambil foto pada kondisi low light. Ini dikarenakan bukaan/aperture yang lebar akan memungkinkan lensa mengumpulkan cahaya lebih banyak. Dengan aperture lebar, penggemar foto macro akan dengan lebih mudah mendapatkan efek bokeh (dept of field) yang lebih baik.

Pengalaman pribadi saya sebagai mobile photographer, fix aperture yang lebar akan menyebabkan pada kondisi tertentu memerlukan waktu lebih lama bagi sistem auto focus untuk mengunci obyek yang akan kita bidik. Aperture yang terlalu lebar bagi saya akan menimbulkan sedikit masalah ketika saya memotret lanskap dan arsitektur. Jenis foto yang terakhir ini menurut saya kurang tajam dibandingkan bila dipotret dengan kamera yang mempunyai bukaan/aperture yang lebih sempit.

Camera Sensor: Sony IMX 260 vs Sony IMX 240

Bila dari spec sheet saja saya belum bisa mengomentari atau memilih mana yang lebih baik. Saya harus mencobanya untuk photo walking terlebih dulu sebelum berkomentar.

Terkait Camera Sensor, pertanyaan saya malah kenapa Samsung masih menggunakan Camera dari Sony? Kenapa tidak menggunakan Samsung BriteCell? Sensor Camera yang ia kembangkan dan gadang-gadang selama ini.

Front Samsung Camera Galaxy S7 vs Front Camera Samsung Galaxy S6

Keduanya sama-sama menggunakan sensor 5 MP. Perbaikan yang dicoba dilakukan Samsung pada Galaxy S7 adalah pada bukaan/aperture. S7 menggunakan aperture f/1.6 dibandingkan f/1.9 pada S6.

Untuk front camera saya sepenuhnya sepakat dengan bukaan/aperture yang lebih besar. Agar menguntungkan bagi pecinta selfie. Aperture yang lebih besar akan memperbaiki kualitas foto selfie yang saya kira kebanyakan akan dilakukan di dalam ruangan.

Perbedaan Batere antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6

Daya tahan batere sampai saat ini masih menjadi isu bagi semua smartphone. Pabrikan-pabrikan smartphone menaruh perhatian lebih untuk urusan batere. Ukuran batere kini menjadi selling point suatu smartphone. Karena mengetahui berapa kapasitas batere merupakan cara termudah bagi pengguna untuk memilih smartphone yang bisa lebih lama digunakan dengan sekali pengisian batere (charging).

Tidak tanggung-tanggung, Samsung memperbesar kapasitas batere pada Galaxy S7 menjadi 3.000 mAH dari sebelumnya 2.550 mAH pada Galaxy S6.

Demikian perbedaan-perbedaan antara Samsung Galaxy S7 dan Samsung Galaxy S6 yang menurut saya penting dan sangat mempengaruhi pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Tunggu review lengkap berdasarkan pengalaman penggunaan yang akan saya tulis beberapa bulan yang akan datang. Doakan saya bisa me-review dan menuliskannya dalam waktu lebih cepat. 🙂

Iklan

13 thoughts on “Samsung Galaxy S7: Apa Saja Bedanya dengan Galaxy S6?

  1. Ping-balik: Memotret Pelangi di Musim Pelangi | Menuliskan Sebelum Terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s