Disemutin Semut

Sebel banget ya kalau minuman manis yang kita taruh di meja tiba-tiba sudah dikerumuni oleh semut. Seperti teh manis saya pagi ini. Belum seberapa yang saya minum sudah digilir oleh kerumunan semut.

Sejak beberapa hari ini, bila menaruh makanan atau minuman manis di meja saya akan lekas membuat semut-semut berkumpul. Padahal sebelumnya jarang sekali kedatangan kawanan semut. Kali karena sudah musim turun hujan. Jadi semut yang semula bermarkas di halaman dan pekarangan bermigrasi ke rumah hunian karena takut terendam air.

Saya pernah mendengar, kalau membaca ulasan yang detil sih belum pernah, katanya membunuh semut-semut itu dilarang oleh agama yang saya anut. Padahal bila tidak sengaja meminum atau memakan minuman atau makanan yang bersemut itu sudah berapa banyak semut yang terbunuh. Kasian. đŸ˜¦

Saya juga belum tahu bagaimana cara yang efektif untuk menghalau semut-semut yang beraneka jenis itu. Ada yang kecil-kecil dan berjalan pelan, ada yang gede-gede, ada yang bila menggigit menyebabkan bentol-bentol dan iritasi kulit, dan bermacam-macam lainnya.

Ada ide cara mencegah semut tanpa membunuhnya?

Iklan

4 thoughts on “Disemutin Semut

  1. Sepertinya ndak ada deh Pak, kalau memang tinggal di rumah, apalagi saya di persawahan gitu. Sedikit saja remahan roti jatuh, semut pasti akan segera berdatangan.

    Meski rajin disapu dan dipel, peluang semut datang selalu ada. Saya tidak tahu jika ada cara biologis, tapi pakai kapur untuk mencegah semut lumayan membantu kalau sudah jadi hama yang mengganggu. Tapi memang membunuh sih jadinya,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s