Susilo Bambang Yudhoyono

Di posting saya kali, saya sedang tidak akan mengritik apalagi memuja-muji pak beye, Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Saya akan menuliskan arti kata Susilo Bambang Yudhoyono menurut Bahasa Hindi. Bahasanya negeri Ramayana Mahabara. Bahasanya orang-orang India di seberang sana.

  • Susilo, dari kata Susil, yang berarti: good behave
  • Bambang: … (tidak tahu, atau kata tidak terdapat dalam kosakata Bahasa Hindi
  • Yudhoyono, dari kata Yudh, yang berarti: fight for something worth

Dari mana saya tahu Bahasa Hindi? Saya tidak sedang mengikuti kelas Bahasa Hindi. Menerjemahkan beberapa nama orang, terutama nama orang yang diambil dari Bahasa Jawa, ke dalam Bahasa Hindi ini muncul dalam ngobrol-ngobrol saya dengan seorang representative ASEAN Blogger dari Cambodia. Representative itu bernama Anirudh, bernama lengkap Anirudh Singh Bathi. Dia memegang passport India dan memang berasal dari India.

Kembali berbicara tentang arti nama orang, Anirudh sendiri berarti: one it started, it doesn’t stop atau unstoppable. Untungnya Anirudh tidak tahu apa arti nama saya. Saya sendiri saja tidak tahu apa artinya sebuah nama pemberian orang tua ini. hehe

Dari beberapa nama Jawa yang diterjemahkan oleh Anirudh, rupanya arti-arti nama-nama itu dalam bahasa Hindi, atau Sanskrit, sama dengan arti nama-nama itu dalam bahasa Jawa. Di sini saya tidak akan membuat kesimpulan, tetapi percakapan kami kemudian memang mengarah pada hubungan akar budaya negara-negara di Asia dan Asia Tenggara dengan India. 🙂

Percakapan selama lebih satu jam di dalam bus kemudian menjadi ngalor-ngidul ngulon bali ngetan. Anirudh bagi saya adalah pribadi yang enak sebagai teman ngobrol.

Ketika kami melihat ada banyak bendera Merah Putih yang dipasang di sudut-sudut Nusa Dua, Anirudh menanyai saya apa arti warna Merah Putih itu. Saya tidak tahu apa Merah Putih yang sebenarnya. Saya hanya menjawab dengan sederhana dan sekenanya. Gantian Anirudh yang menjelaskan arti Bendera India dengan sangat detil  simbol dan sejarah Ayodya pada bendera. Jleeeep. Nasionalisme saya seperti tertusuk. 😐

Di suatu perempatan di Nusa Dua, kami melihat sebuah patung besar. Saya tidak tahu apa-apa tentang patung-patung itu. Anirudh lebih tahu tentang patung. Patung besar itu menurut Anirudh adalah Syiwa. Syiwa sedang merokok. Ada yang bilang Syiwa sedang menghisap ganja.

Apakah ganja di Bali susah didapat? Anirudh menanyai saya kenapa ganja termasuk drugs dan illegal di Indonesia.Tentu saja tidak mudah mencari ganja di Indonesia. Seorang saya yang bukan pemakai ganja tentu saja tidak tahu menahu tentang bagaimana ganja didapatkan di sini. Yang saya tahu memakai dan mengedarkan ganja itu akan dihukum berat. Anirudh menceritakan bahwa ganja di India juga ilegal. Tapi hukum di sana sangat lunak. Seseorang yang tertangkap polisi membawa ganja hanya akan didenda sekitar US$ 2. Itu sih sama dengan denda orang yang tertangkap mengendarai motor di jalan raya tanpa memakai helm 😀

Melihat lalu lintas, jalanan dan patung-patung kota Denpasar-Nusa Dua menurut Anirudh akan mirip dengan kota Banglore di India. Kota Banglore dan kota-kota lain di India tentu saja belum pernah saya datangi. Saya tahu India hanya dari film-film India yang populer di Indonesia dan pernah sangat populer di TV Indonesia beberapa tahun lalu.

Alih-alih tentang film, Anirudh menanyai saya, apa film India favorite saya. Bagi saya film India yang paling inspiring itu My Name is Khan dan aktor favorite saya adalah Syah ru Khan dan Kajol. hehe

Entah bagaimana dari tema film India kami jadi beralih membahas governing dynamic, bargaining power, adam smith, john nash, schizophrenic, cryptography, math dan film A Beautiful Mind. Ah, kenapa kami mendapati berbagi beberapa dan menjadi banyak hal menarik. Biasanya sangat sulit bagi saya menemukan orang yang menyukai apa yang saya sukai. 😀

Meskipun mengenai governing dynamic, menurut Anirudh, Adam Smith is still the God of modern economic. What John Nash proposed, from Anirudh point of view as a lawyer for multinational company, only applies for small group, but not for larger scale.

Hmmmm … Makin lama kok tulisan saya makin tidak berhubungan dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau begitu daripada makin OOT saya tunjukan foto Anirudh Singh Bathi saja. 😀

Aniruth Singh Bathy dan Kounila Keo

Aniruth Singh Bathy dan Kounila Keo

Aniruth adalah pria ganteng yang berkaca mata. Cewek item manis itu bernama Kounila Keo.

Iklan

10 thoughts on “Susilo Bambang Yudhoyono

  1. Saya menghabiskan malam terakhir mendengar si Anirudh menjelaskan tentang Ekonomi Dunia. Dia berdebat dengan Tonyo dan Tai Ran.

    Tentang kenapa krisis di Wall Street itu bisa terjadi, dan apa yang terjadi dengan ekonomi dunia. Mencerahkan apalagi waktu itu sekitar jam 1 pagi 😐

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s