I like the dislike button

Selain Youtube, apalagi sih yang menambahkan fitur dislike? Sepertinya lebih asyik. Kita jadi tidak merasa dipaksa untuk menyukai atau membiarkan saja suatu posting. Lhoo kalau memang tidak suka. 😀

Kapan Facebook, Google+, WordPress, dan teman-temannya menambahkan fitur dislike? Kalau di situs situs user generated content buatan dalam negeri seperti Politika dan Bicarafilm malah sudah ada sejak dulu. 🙂

Iklan

14 thoughts on “I like the dislike button

  1. Socmed kayaknya lebih egois yang selalu menampilkan tombol Like, jadi kesannya takut kalau tombol itu nantinya ditujukan kepada link Socmed itu sendiri. Nah lho…. bisa hilang reputasi tho?

  2. saya melihat di beberapa forum, reputasi semacam ini dianggap sebagai sebuayh harga diri,
    misalnya kita dislike postingan seorang member, maka dia akan membalasnya dan terjadilah pertempuran yg banyak meninggalkan luka dan sakit hati.

    saya pikir fitur dislike sebaiknya tidak pernah ada

  3. Saya sendiri tidak suka fitur “dislike”, jika memang isinya tidak sesuai dengan konsep etik dunia maya, atau malah berbahaya, maka dilaporkan sebagai spam saja, sama seperti pada WordPress dan Facebook.

  4. Memang setau saya juga hanya youtube yang menyediakan tombol dislike. Tapi, di youtube hanya menampilkan berapa orang yang tidak menyukai/menyukai. Tidak menyebutkan atau menampilkan identitas liker/s (penyuka) ataupun disliker (‘yang kurang suka’). Ambillah FB, dia menyediakan tombol like tapi tidak menampilkan tombol dislike. Karena identitas si penyuka akan bisa diketahui. Bayangkan kalo ada tombol dislike-nya, kasihan yang punya status-status yang banyak mendapatkan “dislike”, bisa-bisa jadi bulan-bulanan dan gunjingan. hehehe. Ini sekedar pendapat dari otak saya yang kecil. sekesil pilus. ;D

  5. Kalau tidak suka saya biasanya langsung pergi saja. Mungkin pergi dan tak akan kembali lagi. Di facebook setahu saya ada “dislike” tapi hanya buat kalau sebelumnya kita sudah me”like”. Artinya hanya buat membatalkan “like” saja seperti undo.

  6. Coba aja disampaikan ke adminnya socmed, mungkin abis itu bakal dipertimbangin. Klo saya sendiri sih cenderung liatnya ya karena socmed itu adalah sarana bwt berteman & narsis2an, sementara tombol socmed memiliki kecederungan untuk mengganggu kesenangan yg di-dislike itu 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s