Marhaban ya Ramadhan

Tidak terasa Ramadhan, puasa Ramadhan sudah akan segera tiba lagi. Tinggal kira-kira satu Minggu. Tepatnya tanggal 9 bulan ini. Benar ngga Ramadhan akan jatuh pada tanggal 9 Juli ini?

Tak heran akhir-akhir ini di televisi sudah ada banyak iklan sirup, nah. Di masjid-masjid pun sudah diselenggarakan kegiatan-kegiatan untuk menyambut Ramadhan. Kegiatan itu seperti Pengajian Menyambut Bulan Ramadhan. Juga di lingkungan di desa dimana saya tinggal pun semalam juga mengadakan kegiatan serupa. Pengajian Menyambut Bulan Ramadhan tingkat padukuhan. 🙂

pengajian karangmojo b

 

pengajian karangmojo b 2Meskipun kedengaran monoton, sesuatu yang rutin, namun menurut saya ini lebih positif. Terlihat ada antusiasme umat untuk meningkatkan kualitas ibadahnya, menyambut bulan seribu bulan bagi umat Islam. Makin beragamnya tantangan hidup, makin mahalnya kebutuhan-kebutuhan sehari-hari karena kenaikan harga BBM yang baru diberlakukan oleh pemerintah ternyata tidak menyurutkan semangat umat untuk beribadah. Barangkali bila apa-apa sulit mungkin umat akan sejak diri mempersiapkan sesuatunya. Mempersiapkan sejak awal dengan apa saja akan berbuka dan makan sahur. Sejak awal mempersiapkan lebaran pula. hehe

Jadi apa saja yang sudah dan akan kita siapkan untuk menyambut Ramadhan yang akan segera tiba? 🙂

 

Banyak Acara Syawalan, Jadi Tantangan Puasa Syawal

Inilah alasan mengapa sampai saat ini saya belum memulai mengerjakan puasa Syawal. Syawalan dan Halal bihalal ala Indonesia ini memang unik selalu lengkap dengan hidangan makanan minuman yang melimpah.

Tapi yang paling membuat kangen dan istimewa adalah pada acara ini begitu mudahnya kita terkumpul dengan sanak keluarga dan teman – sahabat serta handai taulan. Tentu saja, mereka – mereka telah dengan tulus ikhlas membayar mahal dengan harga tiket gila – gilaan masih ditambah dengan menyisir kemacetan sepanjang jalanan. Saya pikir saya tidak perlu menuliskan lagi tentang bagaimana tradisi mudik Indonesia yang penuh suka duka lara itu.

Selamat bersyawalan, salam buat orang orang tercinta.

*Minal Aidhin wal Faizin*

PS :

*Minal Aidhin wal Faizin* Saya tadi baru saja dikritik teman, ternyata ejaan yang saya pakai selama ini #Minal Aidzin wal Faidzin# salah. 🙂

Sekaligus posting ini sebagai koreksi atas ketidaktahuan saya selama ini 🙂