Kemanusiaan di Era Informasi

Wah apa apaan ini. Kok kayaknya serius banget. Iya saya memanfaatkan waktu menunggu shalat Jum’at untuk menuliskan ‘sesuatu’ diri saya. Iya seperti halnya shalat merupakan kepentingan pribadi. Ini adalah kepentingan pribadi saya yang lain. Biarkan saya untuk kadang kadang memanjakan diri.

Berbicara mengenai kemanusiaan (di era informasi), marilah mula mula untuk menengok pada sejarah era (manusia), Peradaban. Konon katanya sebelum nenek moyang kita memasuki era agraris dulunya merupakan pemburu dan pelari yang hebat. Mempunyai tubuh yang berotot dan kuat, sehingga mereka bisa menyelesaikan sebagian besar permasalahan pada masa itu dengan paradigma otot. Otot? Bukankah pada masa itu kakek dan nenek moyang kita harus berkelahi dengan binatang buas untuk survive dan mendapatkan makan. Dan kadang kadang berkelahi dengan kelompok atau etnik lain untuk berebut wilayah perburuan.

Menjadi petani

(seperti saya sekarang). wah saya tidak mau bercerita bagaimana peradaban masyarakat petani. Tetapi apabila ada orang yang mau mengamati kehidupan saya dari dekat. Biarlah orang itu saja yang menuliskan dalam blognya. Singkatnya di era pertanian lebih ada jaminan bahwa untuk kebutuhan makan sehari hari selama setahun atau semusim lebih baik. TITIK

eRA iNDUSTRi

sETELAH merasa bahwa apa yang bisa dihasilkan oleh pola hidup bercocok tanam jauh lebih baik dibanding Baca lebih lanjut