Bakso Pak Markatam Lagi

Bakso Markatam

Bakso Markatam

Kemarin sore, saya makan Bakso Pak Markatam lagi. Dan kali ini untuk Lebaran ย yang kesekian kali pula saya nge-blog Bakso Pak Markatam. Saya makan Bakso tidak sendiran. Saya ditemani teman-teman saya yang menyempatkan diri mudik lebaran dari Jakarta. Saya makan bakso sambil mendengarkan cerita yang mereka bawa dari tanah rantau. ๐Ÿ™‚

Cerita-cerita kemarin sore itu asyik di dengar. Uniknya sebagaian cerita sore kemarin datang dari sudut pandang para perempuan. Mendengarkan cerita dunia perantauan dari para laki-laki sudah cukup biasa bagi saya. Lagi pula pada malam takbiran kemarin saya sudah menikmati Baso Markatam dengan beberapa teman lelaki yang sama-sama mudik dari bumi rantau.

Oh, iya. Sebenarnya kemarin saya mengajak beberapa teman. Namun ternyata teman-teman yang lain berlebaran sudah dengan kesibukannya masing-masing. Jadi hanya 3 orang yang bisa saya ajak. Kami di Bakso Markatam berempat.

Kalau ada teman-teman yang mau ngobrol-ngobrol dan berbagi cerita di Bakso Markatam insya Alloh saya siap menemani. Bila waktunya tidak bertabrakan dengan acara lain.

Salam Lebaran. Selamat Berlebaran Bahagia. ๐Ÿ™‚

Cerita Bakso Pak Markatam tahun-tahun sebelumnya bisa dibaca di sini dan di sini. ๐Ÿ™‚

Desa Grogol : Pengaspalan Ruas Jalan Desa

Material untuk Jalan

Material untuk Jalan

Sebentar lagi Mbah Kukuh dan Pak Sareno tidak akan khawatir kakinya terantuk batu atau terperosok ke kubangan jalanan rusak karena masih mengantuk menuju ke Masjid Nurul Huda untuk shalat Subuh berjamaah. Dalam beberapa minggu, jalan dari samping rumah Mbah Kukuh dan Pak Sareno sampai masjid akan mulus beraspal.

Pengaspalan ruas – ruas jalan di desa Grogol yang pada tahun ini antrean jatuh untuk dusun Gerjo merupakan kabar baik. Kabar baik untuk penduduk dusun Gerjo, warga desa Grogol dan untuk saya. Meskipun saya bukan penduduk Gerjo, tetapi ini jalan yang saya lewati menuju masjid Nurul Huda. Baca lebih lanjut