Sakit Punggung, Apa Obatnya?

Sakit punggung yang sedang saya alami kali tidak jelas apa penyebabnya. Bukan disebabkan karena saya terjatuh. Bukan pula disebabkan karena tertimpa benda keras atau terbentur.

Sebelumnya saya pun tidak punya riwayat sakit punggung. Saya tidak pernah mengalami kecelakaan yang menyebabkan punggung cedera.

Sakit yang sudah berlangsung hampir satu minggu ini bermula pada Minggu malam. Saat itu punggung saya baik-baik saja ketika saya mulai tidur sekitar pukul 21:00. Kira-kira tengah malam, saya terbangun. Mendadak saya merasakan sakit punggung. Sangat sakit.

Saking sakitnya sulit untuk mendeskripsikan seperti apa rasa sakit yang saya alami malam itu.

Saat itu saya mencoba meluruskan badan. Rasanya sakit. Saya telentang sakit. Miring ke kanan sakit. Miring ke kiri sakit. Unutuk berusaha bangun, sakit. Serba sakit pokoknya.

Tapi saya berusaha bangun. Mengambil air hangat dan meminumnya. Saya harap minum air hangat bisa setidaknya sedikit membantu.

Malam itu saya jadi tidak bisa tidur sampai pagi di dera rasa nyeri punggung.

Pada pagi harinya rasa sakit di punggung ini masih menjadi-jadi. Ketika saya wudlu, ketika saya mengangkat tangan bertakbir dalam shalat subuh, ketika tubuh membungkuk dalam rukuk, ketika bersujud. Pokoknya dipakai bergerak apa pun tubuh saya rasanya sakit.

Pertolongan yang bisa saya coba berikan kepada tubuh saya kemudian adalah kerokan. Saya meminta bantuan simbok saya. Dikerokin rasanya sakit. Apalagi saya memang jarang kerokan. Tubuh saja dalam waktu singkat merah merah penuh bekas kerokan. Kalau kata simbok saya masuk angin berat.

Dikerokin dan dioles dengan Minyak Angin tubuh saya memang sedikit lebih hangat. Tetapi rasa sakit di punggung rasanya belum begitu berkurang.

Untuk meredakan sakit punggung itu, agak siang sedikit, saya pergi ke warung terdekat. Untuk membeli Counter Pain. Saya minta tolong lagi kepada simbok untuk mengoleskan Counter Pain ke punggung yang nyeri.

Krim ini begitu dioleskan langsung terasa hangatnya. Sedikit meredakan rasa sakit. Namun tidak lama kemudian rasa nyeri sekali datang lagi. Rupanya efek Counter Pain tak berlangsung lama.

Istirahat seharian menunggu sakit reda. Namun rupanya nyeri punggung ini tak kunjung pergi.

Sore harinya, saya ke dokter. Menurut dokter maag saya kambuh. Ini mungkin ada benarnya, karena perut saya memang kembung, sering kentut, kadang susah kentut dan perut memang sakit bila ditekan. Tetapi kali ini saya ke dokter untuk menyembuhkan sakit nyeri punggung.

Oleh dokter Senin sore itu saya diberi tiga jenis obat. Antasid, Ranitidin dan Mixalgin. Antasid dan Ranitidin saya tahu adalah obat maag/asam lambung. Mixalgin, saya tidak tahu. Sampai raya googling dan menemukan itu adalah semacam pereda rasa nyeri. Mungkin mirip-mirip dengan Paracetamol. Mixalgin adalah komposisi antara Antalgin, Kafein dan beberapa jenis vitamin B.

3 hari menggunakan obat-obat ini, perut saya memang lebih enak. Nyeri perut ketika ditekan, sekarang sudah hilang. Tetapi lagi-lagi rasa nyeri punggung ini masih enggan pergi. Bahkan ketika saya minum pereda rasa sakit Mixalgin pun tidak banyak membantu. Malah tenggorokan saya kering dan perut mual saya rasakan setelah minum Mixalgin. Akhirnya saya sekarang berhenti minum Mixalgin.

Hari Kamis lalu, saya pergi ke tukang urut. Menurut tukang urut, katanya urat-urat saya kaku kaku. Apalagi bagian punggung sebelah kanan yang nyeri. Disentuh sedikit saya rasanya sangat nyeri. Jadi tukang urutnya tidak mengurut bagian yang sangat nyeri itu. Karena saya tak tahan.

Sekarang, ketika saya mengetik tulisan ini adalah hari ke-5. Masih sakit. Masih sangat nyeri. Meski tidak sehebat hari Senin-Selasa lalu.

Rasa nyeri ini masalah. Karena saya jadi tidak bisa beraktifitas seperti sedia kala. Tidak bisa liburan seperti orang-orang pada libur akhir pekan sangat panjang ini.

Kira-kira apa ya obat sakit nyeri punggung seperti ini? Saya ingin obat yang manjur. 🙂

Iklan

18 thoughts on “Sakit Punggung, Apa Obatnya?

  1. Salah tidur kah Mas Jarwadi? Mungkin untuk meredakan sementara pakai yang topikal aja atau paracetamol dulu. Kalau minggu depan belum hilang coba ke dokter spesialis penyakit dalam?

  2. unik juga. apa ini yg disebut saraf kejepit itu? mudah2an bukan. konon terapinya kl sakit punggung adl berenang. bangsari kayaknya petnah mengalami sakit punggung coba berbagi ke beliaunya….

    Sekoga cepat sembuh ya…

  3. Sik2 itu Sakit Punggung atau Sakit Pundak? Pundak Kanan dan Atau Kiri? Soalnya saya mengalami tapi Pundak Kiri dan efeknya menjalar ke Kanan kiri, sampai satu jari telunjuk dan jempol terasa Mar dan sampai sekarang belum FIX 🙂

  4. Apa sebelum sakit pernah mengangkat sesuatu yang berat? Atau sampean suka berkendara (naik motor) dalam jarak jauh? Atau biasa memakai tas ransel?

    Jika salah satu jawaban itu pernah sampean lakukan. Maka, banyak minum air putih dan vitamin c. Karena rasa sakit sudah terlanjur akut, silakan ke tukang urut. Setidaknya sampai tiga kali, bertahap. Jika dipaksakan tuntas dalam sekali urut, bisa modar sampean. Rasa sakitnya nggak ketulungan.

  5. Coba VOLTADEX mas. Saya beberapa kali sakit punggung dan pinggang tak kasi obat itu langsung minggat / berkurang. Gak mahal sih, cuma 4rb untuk 10biji. Coba dulu mas.

  6. Coba di urut dengan minyak zaytun mas, siapa tau bisa membantu. Beberapa waktu yang lalu saya juga sakit pinggang. Setelah di urut dengan minyak zaytun, alhamdulillah bisa sembuh.

  7. Mas kayaknya ada asam lambung deh. Soalnya dulu sepupu saya pernah sakit punggung terus terusan kayak gitu,ternyata ada asam lambung..gas asamnya sudah sampai ke punggung.Coba cari second opinion dokterlain Mas.Moga kembali sehat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s