Opera Coast, Browser #SimpelTapiKeren

Opera Coast sebelumnya saya kenal sebagai Coast by Opera. Saat itu bulan Desember 2013 di University Club Universitas Gajah Mada, Huib Kleinhout (Head of Coast by Opera Software) memperkenalkannya sekaligus sharing tentang ide tentang sebuah web browser mobile yang simple, cantik, elegan tetapi fungsional. Juga pengalamannya selama mengembangkan mobile browser ini. Baca di SINI

Menyimak paparan tentang Coast by Opera dan bagaimana Huib mendemokan web browser simpel besutan Opera saat itu saya hanya bisa melongo dan sesekali manggut-manggut. Saat itu saya ingin mencoba sendiri, tapi terkendala pada saat itu saya belum mempunyai iPad, sampai sekarang saya juga belum punya iPad sih. Untungnya saat ini Coast by Opera yang sudah berganti nama menjadi Opera Coast bisa dijalankan di iPhone.

Begitu mengetahui Opera Coast tersedia untuk iPhone, saya pun segera mengunduhnya dari App Store.

Pertama kali menjalankan Opera Coast, saya langsung disambut dengan ikon/thumbnail beberapa situs web populer di Indonesia seperti MakeMac, Kapanlagi.com, Kaskus dan lain-lain. Di antara ikon website populer yang secara default sudah terbookmark itu pun ada 9gag, gmail, youtube dan layanan google yang lain.

Dari home screen Opera Coast ini saya tinggal tap icon web itu saja untuk membuka isi website. Untuk back tinggal swipe layar iPhone dari kiri ke kanan dan untuk forward tinggal di swipe ke arah sebaliknya, dari kanan ke kiri. Kalau untuk menutup sebuah halaman web saya tinggal melakukan swipe ke atas. Pengguna iOS harusnya sudah familiar dengan gesture seperti ini.

Untuk membuka halaman web lain pun cukup mudah saya temukan caranya, yaitu dengan men-tab grid bar di bagian bawah layar maka Opera coast akan menampilkan homescreen dengan icon-icon website.

Apa yang ingin saya temukan kemudian adalah bagaimana caranya membuka website-website yang belum ter-bookmark secara default oleh Opera Coast. Dengan sedikit coba-coba akhirnya saya menemukan caranya. Swipe ke bawah di home screen, maka di situ akan muncul kotak pencarian. Nah dikotak pencarian itu tinggal ketikan alamat web yang ingin dibuka atau mengetikkan suatu kata kunci.

Apa yang ingin saya temukan kemudian adalah mengganti beberapa icon/thumbnail default dari Opera Coast. Caranya tidak jauh berbeda dengan bila kita ingin menghapus/meng-uninstall aplikasi di iOS. Caranya tinggal tab and hold beberapa saat pada thumbnail/icon yang ingin dihapus, kemudian swipe ke atas.

Apa yang ingin saya temukan kemudian adalah cara menambahkan icon/thumbnail sebagai bookmark baru. Ini penting mengingat website website favorite yang ingin saya ikuti belum tersedia sebagai icon/thumbnail default. Cara ini pun tidak perlu waktu lama untuk saya menemukannya. Caranya tinggal tab grid bar yang ada di tengah bawah layar, di sebelah atas grid bar akan terdapat icon website yang saat ini sedang terbuka, kemudian tab dan drag ke icon itu ke arena thumbnail.

Apabila kita sudah membuka beberapa halaman website, cara untuk berpindah atar halaman web pun bisa dilakukan dengan sangat mudah. Caranya adalah dengan men-tap pada grid bar di sebelah kanan bawah.

Apa yang paling berkesan bagi saya selama beberapa hari menggunakan Opera Coast adalah user interface nya yang instuitif. Dalam beberapa waktu menggunakannya saya bisa menemukan banyak kemudahan tanpa harus membaca user manual, saya cukup menemukannya dengan mencoba-coba. Pengalaman lain yang ingin ditawarkan oleh Opera Coast adalah keinginannya membuka sebuah website seolah-olah adalah sebuah apps atau mobile apps.

Beberapa hal yang ingin saya temukan kemudian di Opera Coast adalah bagaimana mensinkronisasikannya dengan Opera Coast di iPhone saya yang lain. Tentu saja pengalaman yang kurang menyenangkan bila saya harus mengkonstumisasi icon/thumb nail/bookmark di tiap iPhone dan iPad saya. Memang punya berapa iPhone sih, iPad juga belum punya kok, hehe. Pengalaman lebih menyenangkan mungkin pada versi Opera Coast yang akan datang akan hadir kemampuan untuk mensinkronisasikannya dengan Opera Browser yang saya gunakan di Laptop/Desktop

Iklan

4 thoughts on “Opera Coast, Browser #SimpelTapiKeren

  1. keknya aku udah donlod opera coast di iPadku, tapi trus aku delete. Huhahaha.. Lebih seneng sama Puffin. Broser berbayar yg support flash soalnya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s