2012 BBM Naik Lagi

Untuk yang kesekian kalinya dalam 10 tahun terakhir, pemerintah kita akan menaikan harga bahan bakar bersubsidi. Dengan alasan yang sama dengan tiap kenaikan harga BBM bersubsidi tahun-tahun sebelumnya. Harga minyak dunia yang melambung yang membuat anggaran negara tidak cukup kuat menanggung beban subsidi yang berlipat. Katanya kali ini harga minyak dunia berkisar US$ 150. Sementara asumsi harga minyak dunia APBN … (berapa?)

Seperti pada kenaikan harga bahan bakar minyak sebelumnya, kenaikan harga BBM kali ini pun mendapat tanggapan penentangan dimana-mana. Tidak di TV, tidak di warung kopi, tidak di gardu ronda, semua orang jadi pandai menemukan 1001 dampak buruk keputusan pemerintah yang tidak populer ini. Semua orang seolah menemukan semua alasan untuk gelisah dan semua alasan untuk gagal. Kenaikan harga BBM seolah menghembuskan badai pesimisme yang sangat dahsyat.

Eh, benar ya? Saya sendiri merasa berat dengan tiap kali kenaikan tarif angkot yang tiap hari saya tumpangi tiap kali terjadi kenaikan harga bensin bersubsidi. Seperti ketika tarif angkot yang biasanya Rp 2.000,- mendadak menjadi Rp 3.000. Besok kalau bensin dinaikan sebesar 30% akan persis menaikan tarif angkot menjadi Rp 4.000,- 😀

Memang, adalah tugas pemerintah dan fungsi negara untuk memikirkan bagaimana caranya meminimalisasi dampak buruk tiap kali kenaikan harga bahan bakar bersubsidi ini dilakukan. Termasuk tugas pemerintah untuk mengurangi pesimisme di tengah-tengah masyarakat.

Permasalahannya: Untuk mengurangi pesimisme itu diperlukan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap pemerintah. Apakah pemerintah saat ini cukup punya deposit kredibilitas yang memadai.

Kalau saya sendiri sih optimis mau dinaikan berapa pun, saya tetap akan masih mampu untuk makan tiga kali sehari. Walaupun mungkin hanya bisa makan alakadarnya dan asal kenyang. hehehe Baiklah. Intinya , untuk survive kita perlu membuang jauh pesimisme. 😀

Saya tidak tahu data dan hitung-hitungan pemerintah, tetapi kalau mungkin saya menginginkan harga bahan bakar bersubsidi boleh dinaikan berapa saja, namun harga bbm untuk angkutan umum harus tetap disubsidi. Mekanisme dan teknik pembagiannya ya tugas pemerintah memikirkanya. Kalau perlu harga bbm untuk angkutan umum dan kendaraan lain dibuat selisih banyak.

Sedikit banyak cara ini akan berpengaruh terhadap bergairahnya bisnis angkutan umum yang selama ini lesu. Sekaligus celah untuk menciptakan gaya hidup ramah lingkungan memanfaatkan angkutan umum. Tentu upaya ini harus ditunjang oleh pemerintah secara memadai dengan perbaikan infrastruktur transportasi, pelayanan, dan lain-lain. Jalan-jalan kita sudah terlalu padat bukan?

Wacana untuk memberikan Bantuan Langsung Tunai, subsidi kesehatan bagi keluarga kurang mampu, beasiswa dan upaya kompensasi yang lain yang relavan tentu saja harus terus dimaksimalkan.

Intinya agar semua bisa berjalan sebenarnya ada pada kredibilitas pemerintah sendiri. Menurut saya

Iklan

17 thoughts on “2012 BBM Naik Lagi

  1. Kalau pemerintah nggak naikkan harga BBM, hutang negara bisa bertambah lebih banyak kak. Memang negara kita ini spesial case, jadi butuh penyelesaian khusus… hehehe 😀

    Coba aja di Indonesia diterapkan biaya parkir yang mahal kayak di Hongkong (sekitar 20ribu rupiah per jam), pasti deh banyak yang ogah bawa kendaraan sendiri, pada lebih milih naik angkutan umum. Tapi sayangnya sarana angkutan umum di Indonesia juga belum memadai (jam operasi angkot yang tidak 24 jam dan persoalan keamanan).

    Spesial case butuh spesial solution juga. hihihihi..

    Kadang-kadang secara konsep, pemerintah punya solusi jitu, tapi persoalan keputusan mana yang dilaksanakan, seringkali harus bersikutan dengan hal-hal bernuansa politik dan kalah oleh kepentingan “siapa yang punya modal”. kadang-kadang juga nggak kalah oleh kepentingan “siapa yang punya modal”, tapi para pelaksana yang ada di bawah malah tidak melaksanakan dengan baik. Hmm…

  2. Pak Jarwadi, inflasi memang tidak bisa dihindari, apalagi di negeri yang memiliki budaya konsumerisme yang tinggi, makin cepat inflasi bisa melonjak. Harga 20 tahun lalu dan saat ini saja sudah sangat jauh.

  3. Bukannya memang target pemerintah selama ini adalah bagaimana sedapat mungkin menghapuskan subsidi untuk masyarakat, apapun itu, meski tak memberikan solusi untuk kebutuhan BBM? Kita masih ingat saat masyarakat “dipaksa” untuk konversi ke gas, dengan dalih BBM akan menipis. Menipis untuk diekspor atau memang menipis untuk dalam negeri?

    Tapi… merepet sepanjang apapun orang sepertiku, susah juga. Nggak akan ngaruh dengan kebijakan pemerintah 😦

  4. Tidak Kreatif, Setiap Menjelang Pemilu selalu seperti ini….. Kebanyak masyarakat lupa…. yang miskin akan dimiskinkan lagi, terus dengan dalih apalah, tujuannya merebut hati rakyat “nyogok”…. dulu namanya BLT, sekarang apa ya ????

  5. tukang sapu semarang pasrah wae.hal undak2 an rego bbm.ng,batine sko undak2 an rego bbm ojo salah nyasar ng pjabat ( nmlebu kntong pjabat/dikorupsi.kyo sg wes-wes).lan yen ngundake ojo mertanggung ( Rp 1500 ).kurang to bro.sg pas mundak e Rp 6000.dadi rakyate ben mlbesek matek kabeh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s