Rasan-Rasan dan Kebetulan

Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Jum’at sore, saya menulis posting di sini, posting yang berisi ngrasani teman lama saya. Wawan aka Catur Hambawanto. Tidak diduga tanpa dinyana, Wawan tiba-tiba SMS kalau dia ingin datang dan mengajak main-main ke tempat yang kami kunjungi 12 tahun yang lalu.

Kemarin sore, saya dalam ngomong-ngomong saya dengan simbok, ngrasani penjual ikan air tawar (wader) dari Kali Oya kenapa dia sudah lama tidak menjajakan ikan di depan rumah. Saya kepengin sekali ikan wader goreng. Tidak lama berselang dari rasan-rasan itu, tiba-tiba si penjual ikan wader datang.

Orang Jawa seringkali bilang “wah bakal dowo umurmu“, kamu bakal berumur panjang, terhadap orang yang dirasani yang tiba-tiba muncul seolah dari balik bayangan.

Sejujurnya mengatakan di dalam kehidupan saya banyak sekali peristiwa kebetulan. Di antara adalah dua kebetulan yang saya ceritakan. Dalam hati saya berguman sekaligus saya katakan ke Wawan kemudian, “Kenapa saya tidak rasan-rasan agar ada orang yang memberi saya iPhone 4S, Blackberry Dakota atau seri Nissan Xtrail. 😀

Bila benar orang yang mengatakan kehidupan adalah suatu rangkaian peristiwa kebetulan, maka pasti itu adalah tantangan berat bagi perencanaan dan disiplin. Untuk tidak menjadi rahasia kita, dua hal perencanaan dan disiplin adalah hal yang tidak pernah mudah buat saya. 🙂

Iklan

10 thoughts on “Rasan-Rasan dan Kebetulan

  1. Kalau menurut sebuah buku Sufi yg pernah kubaca, pikiran kita bersifat vibrasi. Bila kita memikirkan seseorang, pikiran tersebut akan bervibrasi dengan mereka, yang berarti tiba-tiba mereka juga keingatan dengan kita. Bila pikirannya tentang iPhone, Blackberry dan Nisan tak kunjung bertemu, pertanyaannya adalah apakah benda-benda ini juga bervibrasi? Salam selamat pagi Mas 🙂

  2. kalopun tidak terangkai menjadi nyata rasan-rasan mas jarwadi tentang iphone, dakota dan nissan itu juga telah terhukum menjadi sebuah “kebetulan”‘ mas. YA … kebetulan tidak ada yang ngasih. heeee

  3. selamat jumpa kembali pak tapi bukan karena rasan rasan jenengan to. wah kalau aku sering banyak terkabul dari rasan rasan yang tak berduit kalo mau inginkan sesuatu.he he kalau tak terwujut dalam dunia nyata tatap lumayan terwujut di alam mimpi. rasan rasan punya netbook baru ternya masih terwujut di mimpiku.

  4. 1 muharom kali ini buat aku sangat beruntung karena hari merah yang benar-benar merah. karena aku bukan karyawan tapi guru yang diperbantukan di sekolah swasta yang hari minggu masuk. tetapi tidak untuk 25 desember nanti.

  5. Kalau begini, entah kenapa polanya tidak menentu. Ingin kontakan sama teman lama, mendadak bisa saling telpon. Ingin makan mie ayam, mendadak ada yang nraktir. Pas ingin punya laptop baru, eh dicuekin #sedih. Mungkin harus dipelajari ya, bagaimana caranya biar ‘sugesti’ di otak kita benar-benar terwujud 😀

  6. Rasan rasan adalah bahasa batin, bahasa batin adalah kategori doa. Kalo benar terjadi berarti doa itu terkabul. Kalo itu kebetulan, orang jawa bilang NDILALAH KERSANING ALLAH.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s