Kecanduan Bau Solder

Saya bisa mengingat solder pertama saya bergagang kayu yang saya beli di toko Satria Jaya – Playen pada sekitar tahun 1992. Saya mulai belajar menggunakan Solder pada kelas elektronika yang saya ikuti di SMP. Dari kelas ekstra itu solder menjadi “gadget” kesayangan saya pada waktu itu.

Sampai akhirnya ngoprek-ngoprek atau rangkai-merangkai dan elektronika menjadi hobby yang menghabiskan duit sampai sekarang. Dan kadang menghasilkan duit. Meskipun saya sekarang sudah jarang menyolder sendiri kaki-kaki kompenen elektronika dan kabel-kabel pada papan rangkaian tercetak (PCB). Kecuali kalau terpaksa. šŸ˜€

Namun, meskipun saya sudah lama tidak menyolder, tiap kali saya mencium bau solder yang mulai memanasi kawat timah (tenol), hidung ini rasanya pengin mencium dan menghisap aroma yang mengepul dari ujung solder. Dan tangan rasanya gatal ingin bermain-main dengan solder lagi. Bau panas solder serasa addictive. Entah sejak kapan atau siapa yang mengajari, tidak ada ya, saya waktu itu memastikan apakah ujung soldir sudah cukup untuk melelehkan tenol untuk menyolder pada PCB adalah dengan menciumnya. Soldir dirasa telah cukup panas bila mengeluarkan bau tertentu. Bau seperti apa itu susah saya definisikan di sini. Hanya hidung saya yang tahu, hehehe

Menyolder

Menyolder

Ada yang kecanduan bau solder seperti saya? Jangan-jangan orang yang kecanduan lem Aica Aibon awalnya juga seperti saya … šŸ˜€

Gambar saya ambil dari:Ā http://www.ladyada.net/images/wavshield/v11/103solder.jpg

Iklan

13 thoughts on “Kecanduan Bau Solder

  1. yups, teknik yang sama juga saya gunakan bila ingin mengetahui apa solder sudah cukup panas atau belum.dan menurut saya, bau ini akan semakin kuat bila memakai solder kayu

  2. Bicara solder, jadi ingat jaman SD dulu šŸ˜€
    Kebetulan saat itu kakak saya STM dan ngambil jurusan Elektro, jadi ya sudah tidak asing lagi dengan solder menyolder šŸ˜€
    Baunya emang khas dan liat asap yang mengembul sepertinya jadi kesenangan tersendiri šŸ˜€

  3. kayaknya udah lama banget saya ga megang solder lagi. dulu sempat nyolder2 mainboard yang rusak. Memang seru juga kalo lagi nyolder tp tdk dalam kapasitas sebagai pecandu šŸ™‚

  4. saya jadi malu brow, dibanding teman2 saya, sya termasuk orang yang kurang fasih dalam soleder-menyolder :(, maka dari itu klo suruh bongkar2 barang elektro ogah deh, takut tambah rusak šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s