Google Buzz!

Sejak tadi pagi, baik di facebook maupun di twitter, teman – teman saya sudah ribut – ribut dengan kehadiran buzz yang baru saja dilempar oleh Google. Namun sayangnya, keberuntungan memang sedang kurang berpihak untuk saya. Saya masih harus menunggu. Menerima jatah sebagai orang yang tidak berada di shaf depan jamaah Buzz

Persis halnya ketika perlu beberapa hari untuk dapat merasakan tampilan user interface yang baru dari Facebook. Jatah memang di belakang. Rasanya menjadi orang terbelakang.

Yo wis di trima trimak ne wae

Kawanan Lebah Madu

Kawanan Lebah madu ini, kemarin sore mulai bertamu ke rumah saya. Kerepotan juga untuk dengan tanpa persiapan menerima tamu sebanyak ini. Tetapi tidak kenapa. Saya bisa mencari pinjaman (untuk selamanya) tempat tidur untuk masyarakat lebah ini. Sebuah Glogodan kayu semoga nyaman di diami kawanan lebah ini.

Migrating Honey Bee Kingdom

Migrating Honey Bee Kingdom

Lebah lebah ini tidaklah seberbahaya bila kita melihat serangan lebah seperti yang kita tonton di Animal Planet atau National Geographic. Tentu saja dengan Term and Condition. Sepanjang kita tidak mengganggunya. Buktinya lebah – lebah ini cukup bersahabat ketika saya pindahkan. Dan berkenan berpose untuk saya sharing disini.

Foto lebih banyak ada di :

http://jarwadi.posterous.com/honey-bee-kingdom-365shots

Lumut Liar

Lumut Kecil

Beberapa waktu yang lalu, seorang anak balita membuat saya terpingkal – pingkal. Dia meminta mama nya untuk membawa beberapa lumut yang dia ambil untuk dibawa pulang dan ditanam. Anak itu memang sedang senang bermain main di halaman rumah yang berbatu dan banyak ditumbuhi lumut. 😀

Bagi saya merupakan sebuah kebanggaan. Kebanggaan akan kejorokan pribadi karena malas membersihkan lumut yang tumbuh liar. Tetapi kenapa juga mesti dibersihkan? Bukankan lumut – lumut itu sendiri juga tidak terbukti bersalah dan mengganggu ketertiban dan keindahan. Juga merupakan indikator bahwa lingkungan yang banyak ditumbuhi lumut belum banyak tercemar zat kimia beracun berbahaya. Alasan yang takkan lari bila dicari, huft

Foto – foto lumut ini saya ambil dengan mode macro dengan Camera pada ponsel saya dan beberapa diantaranya saya posting di Photoblog saya di :

http://jarwadi.posterous.com/lichen-getty-365shots

Tidur Orang Berilmu

Tidur orang yang berilmu lebih utama dari Shalat nya orang bodoh

Suatu ketika Nabi berangkat ke masjid hendak melakukan kewajiban
shalat. Di pintu masjid Beliau melihat ada setan yang terlihat ragu-ra
gu untuk masuk ke dalam masjid. Nabi menanyai setan itu. Kenapa
kamu mondar mandir disini?. Setan menjawab ; aku mau menggang
gu orang yang shalat itu, tapi aku takut pada orang yang tidur di sam
pingnya itu. Nabi terheran heran mendengar jawaban ini. ” Kepada
orang yang sholat kamu tidak takut, tapi kepada orang yang tidur ka
mu malah takut?”. Karena orang yang tidur itu adalah orang yang be
rilmu, sementara orang yang sholat itu adalah orang yang bodoh, ka-
ta setan.

Apakah anda pernah menemukan Hadits ini? Bagaimana pendapat Anda?

Pertanyaan yang menggelitik ini sebenarnya muncul beberapa hari yang lalu ketika saya kebetulan datang pada pengajian yang diadakan di rumah tetangga saya. Padahal saya sudah sekian lama jarang datang ke pengajian. Alhamdulillah Allah membuka pintu kesadaran itu untuk saya.

Hadits yang saya kutip diatas sebenarnya tidak ada sangkut pautnya dengan isi pengajian pada malam itu. Tetapi pada malam itu terbersit di kepala saya, karena sepertinya saya pernah mendengar dan ada hadits seperti itu. Begitu tinggi dan sangat penting peran Ilmu dalam ibadah dan muamalah manusia. Dan sepulang dari pengajian saya mulai mencari cari tentang hadits ini.

Lebih banyak silahkan baca Artikel Pak Jalaludin Rahmat berikut :

http://aree142.blogspot.com/2010/01/ilmu-lebih-utama-daripada-ibadah.html