“Mana Mungkin Kamu ada Duit buat Bayar?”

Tampang memelas, tidak meyakinkan dan sedikit baby face yang melekat pada diri ini bisa di bilang kutukan. Saya seringkali harus melakukan usaha ekstra untuk mengatasi hal ini. Sekaligus, itu merupakan featur unik yang membawa berkah. Gara – gara tampang yang memberi rangsangan kuat  pada kelenjar empati orang – orang disekitar, saya sering menuai makan – makan gratis. Mungkin mereka merasa iba.

Fried Lobster

Fried Lobster

“Jar Mana Mungkin kamu ada duit buat bayar makan siang ini”, saya tebak seperti itu yang kepikiran di kepala Emi, temen saya yang baru saja datang dari Jakarta.

Hot Spot-an di Tempe Penyet Maharani - Timoho Yogyakarta

Ini ketika kami istirahat di Tempe Penyet Maharani Timoho Yogyakarta. Semua tagihan di bayar lunas oleh Pak Dizzman.

Wah, kalau semua foto makan gratis saya taruh disini, posting ini akan sepanjang jalan. Jadi semoga semua yang membayar makan makan dan traktiran untuk saya, semoga menjadi amal baik anda sekalian. Jangan bosan mentraktir dan saya tunggu traktiran berikutnya.

3 thoughts on ““Mana Mungkin Kamu ada Duit buat Bayar?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s