reArrange my To Do List

Ini adalah tulisan saya ke empat berturut turut berkaitan dengan pemadaman listrik bergilir. Pemadaman bergilir yang terus menerus terjadi dan tidak diketahui kapan akan berakhir membuat saya memilih untuk melakukan adaptasi. Saya harus memikirkan ulang semuanya dan menyesuaikan dengan karakteristik lingkungan kerja. Penjadwalan Ulang terhadap semua aktivitas saya.

Kalau dulunya saya mengelompokan pekerjaan sebelum membuat to do list berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya, maka sekarang saya menambah lagi kategori: bisa dikerjakan secara off line atau bisa dikerjakan secara on line, apakah melibatkan jaringan menengah (jaringan lokal seperti printer, storage di PC lain, server server dalam LAN) atau tidak, apakah melibatkan internet atau tidak.

Dalam To Do List terbaru, saya menempatkan pekerjaan pekerjaan yang dulunya berada di prioritas menengah dan bawah menjadi bahkan diprioritas tinggi. Seperti membalas e mail, membuat posting disini (hi hi hi … ketahuan deh), surfing, blog flying dll saya lakukan di awal awal ketika listrik masih ON. Menyalin data data yang ada di server lokal, mencetak dokumen, mengirim data ke PC lain adalah Prioritas level tinggi yang lain. Sementara sepenting apapun pekerjaan yang bisa dikerjakan secara off line, untuk sementara ada di level menengah dalam To Do List saya.

Sebenarnya apabila listrik padam, kesulitan terbesar adalah terkoneksi ke jaringan lokal, banyak sumber daya yang sangat tergantung dengan Listrik, seperti Switch, Acces Point, beberapa router dan PC PC serta rekan kerja yang lain. Sementara untuk koneksi ke internet masih terbantu dengan 2G/3G modem dari Note Book.

OK … selagi belum terjadi pemadaman, saya telah membuat posting disini,tadi sudah membalas beberapa email, entar balas email lagi, blog flying sudah … sedikit sedikit, chating … ini sambilan chating. Pastinya saya harus meng up date To Do List saya secara real time tergantung situasinya.

Selamat Pagi ya and Wish me LUCK

One thought on “reArrange my To Do List

  1. Iya nih…. Banyak yang menjadi “korban” pemadaman listrik.
    Kalau saja ada pemberitahuan sebelumnya mungkin bisa diantisipasi tapi bagaimana dengan padam mendadak.
    Awalnya banyak pengeluhan yang terjadi, tapi mengeluh dan menunggu tidak bisa menyelesaikan pekerjaan kita.
    Saya setuju dengan perencanaan kerjanya. Artinya, padam atau ga padam kita sudah bernafas lega..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s