Sariawan

Sudah hampir seminggu ini rasa perih dan nyeri mendera rongga mulut saya. Tepatnya terjadi di rongga mulut sebelah diri. Di sebelah gigi geraham. Ada semacam luka. Sariawan. Begitu orang-orang menyebut jenis luka yang sering kali terasa memilukan ini.

Beberapa waktu lalu sariawan seperti ini sudah terjadi di letak yang hampir sama dengan yang terjadi saat ini. Sariawan sebelumnya rasa sakitnya menghilang dalam beberapa hari. Kalau tidak salah sekitar 3 hari.

Untuk sariawan kali ini belum juga kunjung menghilang pada pagi hari ini. Padahal seingat saya hari ini merupakan hari keempat sejak saya merasakan gejalanya. Memang saya tidak mengobati luka sariawan ini secara khusus meskipun rasa sakitnya sampai membuat kening berkerut dan badan menjadi demam. Saya hanya berusaha sering-sering membersihkan mulut saya baik dengan lebih sering menggosok gigi dan kumur-kumur dengan cairan antiseptik seperti Listerin.

Saya ingin luka sariawan ini sembuh dengan sendirinya, tanpa obat, bila saya kuat tentu saja. Tetapi ketika tadi pagi saya merasakan perih agak berlebih dan melihat luka sariawan melalui cermin, ada semacam luka sariawan baru akan muncul. Hawduh. Kalau sudah begini haruskah saya menggunakan obat sariawan. Apa sih obat sariawan yang aman sekaligus mustajab? 🙂

Sariawan; bikin stress

Konon Sariawan merupakan indikator stress ringan, tetapi saya malah stress  gara gara sariawan. Jadi sebenarnya Sariawan itu adalah penyebab strees bukan akibat.  Otak ini benar benar macet dan terjadi penurunan batas ambang kesadaran dan kesabaran.  Sebentar sebentar ingin dilampiaskan dengan kemarahan dan mood berantakan.

Berdasar saran teman, saya menggunakan albotyl untuk penyembuhan. Cairan konsentrat itu sangat memilukan ketika diteteskan ke tempat luka, tapi lebih baik sakit sekali sebentar ketimbang derita berkepanjangan. Kemudian untuk urusan peredaan stress dan menjaga ketahanan saya mempercayakan kepada Protecal Defence.

Semoga saya dapat lekas berpikir jernih kemudian dan  kesabaran saya tidak berlutut pada sariawan.