Akhirnya Surat Balasan Itu Tiba

Surat Pos

Surat Pos

Masih ingat dengan cerita saya tentang surat pos yang saya kirim untuk teman saya di Lampung beberapa waktu? Bila sudah lupa, silakan baca di sini. Surat yang saya tempeli perangko Rp 2.500,- itu memerlukan waktu 8 hari untuk sampai dengan selamat di tangan si penerima. Alhamdulillah … surat saya tidak tercecer di suatu tempat di antara Wonosari – Lampung.

Saya ucapkan Alhamdulillah sekali lagi sebagai ungkapan rasa senang saya akan surat balasan untuk surat yang saya kirim itu tiba di meja saya siang hari ini. Terimakasih Pak Pos yang telah bertanya kepada tetangga karena siang tadi rumah saya sedang tidak ada orang.

Surat ini memang sudah saya tunggu-tunggu. Si pengirim surat yang sudah menanyakan nasib suratnya beberapa waktu lalu membuat ketidaksabaran saya naik beberapa strip. Sebagai kata penghiburan, saya mengatakan kepada ketidaksabaran saya, jarak Lampung – Wonosari lebih jauh dari jarak Wonosari – Lampung. Jadi dengan perangko yang sama-sama Rp 2.500,- surat itu sampai dalam waktu kira-kira 19 hari. Surat dikirim pada tanggal 5 Juli 2012 dan baru sampai pada tanggal 24 Juli 2012.

Sudah ah, saya akan membaca surat itu sekali lagi sebelum waktu berbuka puasa tiba …

Mengirim Surat Pos

Saya kemarin ke Kantor Pos Playen. Untuk mengirim surat beneran. Maksud saya surat yang ditulis di kertas dan diamplop kemudian dikirim melalui pos. Bukan surat elektronik, email, tentu saja.

Ketika saya membeli perangko dan amplop, oleh petugas pos, saya langsung diberi satu ampop dan satu perangko. Keduanya harganya Rp 3.000,-. Perangkonya sendiri tertulis Rp 2.500,-.

Coba lihat, berapa lama waktu yang bisa digunakan oleh perangko Rp 2.500,- untuk mengantarkan surat saya ke Lampung. Atau bisa jadi surat saya tidak sampai karena pak pos pusing tujuh keliling membaca tulisan tangan saya. 😀

Surat Pos

Surat Pos

Ayo siapa yang mau saya kirimi surat? Nanti kalau selo saya kirimi, hehehe