Gerhana …

Sekarang gerhana bulan terjadi di atas desa dimana saya tinggal.

Gerhana bulan total pada malam ini akan terjadi pada pukul 21:06 WIB. Darimana saya tahu? Jawabnya dari twitter. Mulanya saya tahu kalau sekarang ada gerhana juga dari twitter. Hehehe

Pada jaman dulu, ya pada jaman dulu, jaman-jaman saya masih tiap hari menggembala kambing dan sapi di hutan sebelah barat desa, tanda-tanda akan adanya gerhana bulan adalah suara gemuruh yang seolah datang dari timur atau tenggara. Suara gemuruh itu makin lama makin terdengar jelas. Sampai jelas itu bunyi-bunyian kothek’an dan kenthongan yang ditabuh. 🙂

Biasanya orang-orang di desa dimana saya tinggalpun, termasuk nenek saya dan nenek-nenek tetangga akan keluar rumah mengamati apa yang terjadi. Kemudian ikut memukul bunyi-bunyian kenthongan dan kothek’an dengan aneka dendang. Unik dan lucu-lucu sekaligus gayeng sekali. Gayeng karena kothekan lesung itu ditabuh bersama-sama oleh beberapa nenek tetangga. 😀

Mereka akan berhenti kothekan sampai gerhana usai. Sampai bulan dimuntahkan kembali oleh Raksasa “Buto” yang menelanya bulat-bulat. Mitos ini entah datang darimana dan jaman apa.

Kini seperti itu sudah tidak terdengar lagi. Tidak ada orang menabuh kothekan dan kenthongan.

Kalau perubahan ini karena agama/agama Islam, orang-orang pasti menunaikan shalat gerhana. Tapi kalau gerhana menular menjangkiti timeline social media, perubahan macam apa ini? Hehe

Kok saya malah nge-blog … 😀

Posted with WordPress for BlackBerry 1.5 via Telkomsel network