Selamat Hari Buruh Internasional

Sebagaimana mestinya tiap 1 Mei, hari ini merupakan peringatan (atau perayaan) Hari Buruh Internasional atau International Labor Day. Atau lebih kerennya May Day. Dan sebagaimana mestinya Hari Buruh Internasional dirayakan dengan demontrasi. Menuntut pembebasan kaum buruh dari penintasan kaum kapitalis.

Penindasan di sini diartikan dengan upah buruh yang murah, tidak adanya jaminan kesehatan, kesejahteraan dan perlindungan terhadap kaum buruh. Tuntutan kaum buruh untuk tahun ini saya lihat salah satunya adalah penghapusan sistem kerja kontrak yang seolah memanfaatkan celah legal yang dimanfaatkan oleh pemodal untuk mengeksploitasi nyawa manusia.

Semalam saya melihat berita di televisi akan rencana berbagai serikat dan organisasi buruh yang akan menggelar demontrasi dimana-mana. Bukan hanya di Jakarta dimana aksi dipusatkan. Direncanakan demonstrasi akan digelar di kota-kota lain se-Indonesia.

Harapan saya semoga demontrasi kali ini tidak terjadi kerusuhan dan kericuhan, aksi damai, namun pesan tetap tersampaikan. Ini tidak mudah. Saya akui, demonstrasi yang bisa menyampaikan pesan seringkali yang berakhir ricuh dan memakan korban. Meski saya sendiri menyayangkan jatuhnya korban. Korban-korban inilah yang mungkin tidak akan turut merasakan buah kesejahteraan seperti apa yang mereka dan kita tuntut.

Hari ini saya akan memulai perjalanan sejak pagi. Mulanya menuju Solo. Kemudian agak siangnya akan ke Jakarta. Bukan bagian dari demonstrasi sih. Dan semoga sepanjang perjalanan saya tidak menemui hambatan karena gelaran demontrasi. Ini kedengaran oportunis, tidak ingin mendapatkan efek demonstrasi, tetapi kalau tuntutan demonstran berhasil, saya akan turut menikmati apa yang diperjuangkan para buruh. 🙂

Saya turut memperjuangkan nasib buruh dengan cara saya sendiri. Hidup Buruh!

 

Iklan

6 thoughts on “Selamat Hari Buruh Internasional

  1. tadi pagi jalanan depan kantor saya ngunci, udah buntu banget, ngga bisa kemanamana, siang ini kosong melompong, udah bergerak jauh sepertinya para pendemo, semoga ngga anarkis aja, itu harapannya 🙂
    ke Solo cuma mau ke graparinya terus nemu tulisan ‘jangan meludah’ itu ya mas? hihihihi

  2. Semoga suara mereka didengar oleh pemerintah kita dan semoga tidak rusuh. Depan kantor sudah ada demo buruh semenjak 1 bulan lalu. Tapi, demonya aneh gitu. Pertama koar2, tiba2 dangdutan, tiba2 salawatan. Haha

  3. semoga indonesia tetap damai. seandainya buruh ditempatkan pada posisi yang manusiawi dimata pengusaha. akan lahir pribadi yang penuh dedikasi yang tinggi dari buruh untuk memajukan peruhaan tempat kereka bekerja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s