Voice Cassette Recorder Buat Wawancara

Tidak jarang saya melihat di televisi, pada acara berita, dalam suatu footage video liputan, melihat ada wartawan yang menggunakan perekam suara kaset (voice cassette recorder) untuk merekam wawancara atau pernyataan nara sumber. Yah, di antara wartawan – wartawati lain yang saya lihat menggunakan perekam digital.

Saya tidak habis pikir, apa sih sebenarnya kelebihan perekam suara bermedia kaset itu. Saya kira biaya operasionalnya pun lebih mahal. Harus membeli lagi kaset baru setelah kaset penuh berisi rekaman. Selain itu saya pikir juga tidak lebih portable di banding perekam bermedia simpan digital.

Itu tadi baru proses pada saat perekaman. Kemudian yang saya bayangkan adalah pasca perekaman, katakanlah bagaimana melakukan transkrip dari kaset tape. Sudah terbayang repotnya misalnya harus menekan tombol Rev untuk mengulang kata atau kalimat yang tidak baik terdengar. Repot sekali. Pengarsipan bukti berita? Misalnya seorang wartawan per hari mengumpulkan materi berita sebanyak satu kaset. Maka ia memerlukan ruangan untuk cukup menampung sejumlah 365 kaset dalam setahun. 😀

Kemudahan yang saya kira tidak bisa dinikmati oleh wartawan yang merekam materi berita dengan kaset pita di antaranya adalah kemudahan mentranskrip dan mengarsip data audio digital. Tinggal data disalin ke komputer dan proses playback pun ajan jauh lebih mudah. Bahkan kalau mau dia bisa banyak melakukan normalisasi data audio digital untuk mengurangi noise dan distorsi. Kalau dia mau lagi sekarang ini sudah ada software transkrip di komputer. Kalau dia mau lagi dia bisa langsung mengalih bahasakan teks hasil transkrip dengan software pula. Pengarsipan. Pengarsipanpun jauh lebih fleksibel dan akan lebih banyak pilihan.

Hampir lupa, misalnya seorang wartawan merekam materi secara digital dengan smartphone, katakanlah, bahkan wartawan bisa langsung mengirim materi berita itu ke ruang redaksi untuk diproses oleh mitra kerja mereka. Bayangan saya ada banyak sekali kelebihan bila wartawan melakukan pekerjaan ini secara digital.

Pertanyaan saya, jangan – jangan wartawan yang menggunakan voice tape recorder itu masih menggunakan mesin ketik untuk melakukan transkrip dan menulis berita? 😀 Atau ada yang tau apa kelebihan voice tape recorder bagi pekerjaan wartawan media?

Iklan

6 thoughts on “Voice Cassette Recorder Buat Wawancara

  1. Yah… Ada beberapa orang yang memang tidak bisa (atau tidak mau?) mengikuti perkembangan jaman. Contohnya ya itu… orang udah pake perekam digital, dia masih pake cassette recorder. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s