Pura – Pura Jadi Teknisi (1)

Kisah pura – pura jadi teknisi ini sudah berlangsung beberapa minggu yang lalu. Caritanya TV milik pakdhe saya rusak. Maka dipanggilah saya untuk memperbaiki. Saya sih siap – siap saja membongkar TV, tetapi tidak janji bisa membereskan kerusakan.

Tiap kali dinyalakan, dalam beberapa detik mati lagi. Tombol On pada remote ditekan nyala beberapa detik mati lagi. Itulah kerusakan TV. Dalam batin, saya menfitnah circuit power supply, horizontal deflection dan paling fatal adalah micro controller.

Dengan hanya berbekal beberapa obeng dan multitester tua, saya nekad meng-oprek TV merk Sanyo flat 21″ itu. Pertama – tama dan paling utama saya melakukan observasi fisik. Siapa tahu ada komponen – komponen yang nampak terbakar atau kelihatan rusak, jadi instinct menfitnah saya mendapatkan petunjuk. Dan ternyata tidak ada yang kelihatan dengan mata telanjang.

Saya mulai mengukur tegangan B+ 110 V dari main power supply. Hasilnya tidak masalah. Begitu juga dengan tegangan +5V untuk micro controller dan 12V untuk low signal processing.

Habis itu saya menekan tombol On, dan hasilnya TV nyala beberapa detik untuk kemudian mati. Ketika TV mulai start, tegangan B+ 110V ditunjukan nge-drop dalam pengukuran Multitester. Mungkin Main Power Supply over load (mungkin ada yang korslet) Untuk mengurangi beban Power Supply saya mencoba melepas sokel Yoke deflection. Deflection horizontal biasanya memakan sebesar 40% power. Ternyata TV tetap gagal start walau tanpa terbebani yoke deflection 😀 Yoke saya pasang lagi

Mengejar kecurigaan berikutnya adalah dengan mengurangi arus yang mengalir pada tabung gambar. Yaitu dengan akan melepas B+ 180V untuk RGB Amp. Ternyata tidak ada soket sambungan ke CRT board dari Main Bord. Ya sudah saya lepas saja soket board – CRT. Dengan posisi seperti ini TV bisa saya nyalakan. Audio keluar bagus. Dan selama saya coba semua tombol pada remote berfungsi dengan baik.

Sampai disini kecurigaan saya pada Yoke Deflection dan Micro Controller saya anulir.

Meski belum berhasil menemukan kerusakan, tetapi sampai disini saya boleh sedikit lega. Lokalisasi kerusakan mendorong saya untuk mencermati bagian power supply dan feed back yang di sample dari Flyback.

Untuk feed back ke main power supply, saya menyisir dari kaki ABL pada Fly back. Sebenarnya saya tidak perlu serepot ini bila punya schematic diagram. Sayang di rumah Pakdhe tidak ada internet untuk googling schematic diagram ini.

Nah, saya kecurigaan saya semakin menguat ke arah beberapa resistor dan capasitor jenis ceramic. Saya melepasnya dan hendak mengecek dengan Multi tester. Sayang jenis tester ini bukan tipe yang bisa dipakai secara presisi untuk memastikan kesehatan capasitor. Kalau resistor nya sih sudah valid rusak.

Saya berspekulasi untuk mengganti beberapa resistor dan capasitor dalam circuit feedback ini, dan beberapa di circuit power supply. Toh harganya tidak mahal. dan ….

Viola! Setelah semua terfitnah itu tergantikan, TV menyala kembali. Saya tidak tergesa – gesa merapikan chasingnya. Melainkan mengamati lebih lama. Jangan – jangan TV ini kumat lagi. Termasuk mengatur screen dan focus pada flyback yang tadinya saya set minimum untuk mengurangi besarnya arus yang membebani power supply + flyback …

 

 

4 thoughts on “Pura – Pura Jadi Teknisi (1)

  1. Slm kenal, mau nanya boss. Aku punya tv mesin merk hui jia pada cop plyback ter dpt pecikan api di sertai suara mencuit yg sangat keras meski pun sudah di lepas dari tabung, kira krusakannya apa ya boss. Makasih

    • coba mas, tv dimatikan dulu, kemudian bersihkan daerah di sekitar cop flyback, lebih sering karena lembab di daerah situ

      kalau tidak mengatasi masalah, periksa tegangan B+ utama, biasanya tegangan antara 110 V – 115 V. kemungkinan tegangan B+ utama ini terlalu besar.

      Bila ya, berarti masalahnya ada di power suppy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s