Berponsel Sambil Berkendara, Jangan!

Siapa sih yang ngga sepakat kalau berponsel, baik itu texting atau bertelepon tanpa handfree, sambil berkendara itu membahayakan keselematan. Bukan hanya bagi diri si pelaku namun juga orang – orang di sekitarnya. Saya pun ngeri dengan perilaku jorok seperti ini. Apalagi ketika berboncengan sepeda motor, teman saya yang mengemudikan motor tidak bisa diperingatkan.

Sebut saja teman saya itu Agus, meski dari usia dia kira – kira sejompo saya, tapi dalam hal bermain main texting di ponsel, dia tak ubahnya dengan anak – anak usia sekolah menengah. Cara apa yang bisa digunakan untuk menghentikan perilakunya ketika memperingatkan sudah tidak berefek. Susah.

Untunglah, beberapa hari yang lalu, hape si Agus meninggal dunia. Syukur Alhamdulillah. Kematian ponsel si Agus ini cukuplah untuk menunda dia tidak texting sambil berkendara lagi. Saya ingin membeli waktu tunda itu lebih lama. Caranya adalah dengan menyarankan agar si Agus membeli ponsel QWERTY. Dan alhamdulillah sampai saat ini Agus masih belum bisa texting dengan HP barunya dengan satu tangan.

Mudah – mudahan dia tidak bisa untuk selamanya. Maksud saya insyaf untuk tidak texting sambil berkendara 😀

 

Satu komentar di “Berponsel Sambil Berkendara, Jangan!

Tinggalkan Balasan ke Cahya Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s