Gadget untuk kepuasan atau produktifitas

Lebih banyak orang membeli smartphone atau gadget sebagai pemenuhan kepuasan dibanding untuk peningkatan produktifitas kerja. Eh, jangan cepat – cepat dipercaya. Itu kesimpulan yang saya buat dengan se-ngawur – ngawurnya.

Melanjutkan kengawuran saya, biasanya early adopter untuk gadget, smartphone dan smart device sejenis adalah geek, atau freak, baru kemudian mereka yang suka buat gaya – gayaan dan terakhir adalah mereka yang benar – benar memerlukan. Tapi barangkali dua yang terakhir bisa dibalik urutannya.

Pengamatan saya dari milis milis, seperti Android user, Blackberry User, Apple iphone dan lain – lain terutama akan membuat saya semakin pede dengan kengawuran ini. Banyak sekali diskusi tentang bagaimana mereka meng upgrade system operasi, menambahkan update dengan rajin, membuat modifikasi, jail – breaking dan lain – lain. Entah berapa kali dalam setahun mereka melakukan melakukanya. Malah barangkali ada yang dua kali atau lebih dalam satu bulan.

Bagaimana dengan anda?

[Posting ini saya buat sambil menunggu download Operating System buat gadget tercinta]

update :

Nah sekarang saya sudah selesai upgrade blackberry jadul yang saya pakai sehari – hari dengan Willy Boy 7.2 dan sedang ingin merasakan apa perbedaan dengan OS 5.0.0.822 official

2 komentar di “Gadget untuk kepuasan atau produktifitas

  1. Saya cm punya smartphone berbasis Symbian UIQ3 yang meskipun aplikasinya juga banyak, tetep gak sebanyak yang mas jarwadi sebutkan tadi.

    Tapi toh aplikasi2 yg saya punya udah cukup membantu. Fungsi2 ponsel juga sudah terpenuhi 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s