Printer tidak ramah lingkungan

Tadi malam saya dibuat repot oleh printer saya, rencananya saya ingin mencetak hard copy dari pekerjaan yang telah membajak tenaga, waktu dan ide saya selam beberapa hari. Selain mencetak sebenarnya masih banyak hal lain yang perlu saya kerjakan.

Sayangnya untuk pertama kalinya sejak saya beli, tadi malamlah printer tersebut ngadat. Saya benar benar hanya meliht kertas kosong yang keluar dari mulut printer, tanpa kata kata. Memang printer tersebut sudah lama sejak saya beli dan harusnya memang tidak saya isi ulang tintanya (padahal sudah beberapa kali saya re fill). Artinya kalau saya isi ulang saya sudah mengkhianati printernya ya …?

Yang saya lakukan adalah melepas dan mengecek catridge nya karena menurut saya catridge adalah penyebab masalah ini, saya mencoba membersihkanya, eh ketika dipasang malah catridge tidak terdeteksi, dan setelah berpayah susah mencoba mencobi akhirnya muncul lembar tes print, walaupun hasilnya belepotan. Jari – jari dan tangan saya juga kaos saya, — hi hi hi pasti spt badut ya?

Banyak sekali kertas yang harus saya korbankan untuk melakukan cleaning dan test print. Dan akhirnya kertas kertas tersebut berakhir di tempat sampah. Menjadi polutan. Yah menjadi penyumbang bagi rusaknya ‘bumi’.

Saya tidak habis pikir kenapa ketika isu lingkungan dan kelestarian menjadi isu global, mengapa justru pabrikan printer tidak membuat suatu desain yang lebih ramah lingkungan. Mengapa pabrikan printer men desain produk dengan cartridge sekali pakai, padahal berapa rim kertas yang masih bisa ditangani cartirdge tanpa di refill. Kemudian berapa banyak carridge yang akan segera menjadi benda polutan?

Mengapa teknologi (kebanyakan) sinis dengan lingkungan? Mengapa demikian ya?

3 komentar di “Printer tidak ramah lingkungan

  1. Mengapa teknologi (kebanyakan) sinis dengan lingkungan? Mengapa demikian ya? pertanyaan yang tepat….

    Mindset ekonomi kan untung sebesar2nya, gak salah sih, tapi kurang tepat,. Keuntungan juga harus dilihat untuk jangka panjang jgan pendek doang..

    Tulisan2nya bagus mas dan inspiratif… boleh dong ikutan partisipasi nulis di

    goblue.or.id

    site ini untuk share segala info lingkungan, artikel, cerita, berita, bahkan foto2.. memang arahnya lebih banyak ke laut, tapi gak masalah..alam kan g bisa dilihat dari msatu sisi doang..ntr kayak printer mas lagi..

    SALAM kenal, salam GO BLUE

  2. Ping balik: Hutan Lestari dan Pragmatisme Ketercukupan Pangan | Menuliskan Sebelum Terlupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s