Sering saya berdialog dengan diri saya sendiri, bukan ngomel loh, –kulo dede tangganipun mbah Rono Sijah– walaupun hal itu terjadi sangat intens dan menjadikan lupa makan, lupa tidur, lupa segalanya de[[ —asal ngga lupa untuk posting di blog ini aja he he he ]]
Entah karena terlalu banyak minum kopi atau yang lain ga tau …. 🙂 Temanya apa juga asal tapi bila dihubung hubungkan atau didekat dekatkan maka jarwadi berusaha mendefinisi yang disebut iklas :
Ikhlas adalah : [[ hi hi ini se jawaban anak TeKa ya]]
Dalam melakukan sesuatu sepertinya sering kalau ga selalu “ada belalang di balik dahan … “ Baca lebih lanjut