Dalam menulis di blog saya, tulisan tulisanya kadang kadang, kalau tidak sebagian besar hanya asbun (asal bunyi) saja, yah memang tulisan tulisan diblog inilah style saya, yang menggambarkan, ngorek orek setiap kanvas/lembaran kertas yang diberikan gratis oleh baik wordpress maupun blogspot–mungkin kalau dapatnya beli ngga gini ya, mungkin digunakan secara lebih baik ya]]
Tidak ada yang lebih dahsyat kecuali Ide yang sudah matang –Demikian mr Victor Hugo pernah bilang]] Biarin de mr HUGO ngomong demikian. Kalau idenya menunggu matang mungkin anda tidak akan pernah membaca tulisan tulisan saya. Jarang saya bisa mematangkan apa yang kepikiran atau ide yang kebetulan numpang lewat. Pokoknya asal tulis saja …
[ …Maklum de belum pernah belajar memasak…. ]
Sering mencari pembenaran terhadap pilihan saya ini
[[ owww menang menangnya sendiri –ya kalau pembaca mau ya silahkan baca semisal ngga pun monggo dipun tilar mawon]].
Bukankah kita tidak selamanya butuh memakan ide ide yang sudah dimatangkan, —nyumanggaaken menawi sampeyan/panjenengan]] Disinilah kreatifitas menemukan ruangnya, memberi kesempatan untuk kreatifitas kita masing masing menyesuaikan/mencerna setiap ide dan sekiranya bermanfaat, dikostumisasi sesuai kebutuhan. Di tangan orang orang yang tidak kreatif dan pingin sesuatu yang sudah matang, Sistem Operasi tidak akan berarti apa apa –pasti market komputasi akan lebih menerima system yang serba close source, yang serba embedded, serba propriatary dan serba serba lainya. Satu pelajaran yang saya ambil dari dapur simbok saya : Membeli makanan yang sudah tinggal makan seringkali jauh lebih murah, tetapi memasak sendiri akan lebih puas –mengendalikan kualitasnya, meng kostumisasi sesuai selera –bukanya selera tiap orang itu unik]], agar bebas dari bahan makanan yang berbahaya seperti pewarna dan berformalin hik hik hik hik Dan memasakpun tidak harus matang, boleh matang, setengah matang, atau bahkan mentah dan semuanya kita memerlukan. Sate terlaris di kota saya mungkin bukan sate yang benar benar matang, memasak sayur sampai benar benar matang bisa jadi tindakan bodoh, bukankah kita sering menikmati sayuran mentah sebagai lalapan Apakah artinya …. Yang matang itu selalu lebih baik dari yang setengah matang ….
Tergantung Situasinya!!!