Memilih Aplikasi Kredit Digital Agar Tidak Menyesal Kemudian, Begini Caranya

Beberapa waktu yang lalu di lingkungan dimana saya tinggal dihebohkan oleh teror telepon dari debt collector suatu pinjamanan oline atau pinjol. Seorang tetangga yang diteror dengan kata – kata kurang beradab itu sama sekali tidak punya pinjaman kepada penyelenggara pinjamanan online. Ia apes karena nomer handphone-nya disimpan oleh seseorang yang memiliki tunggakan di suatu penyedia pinjaman online.

Drama – drama yang berkaitan dengan pinjaman online seperti kita ketahui bersama, tidak hanya terjadi di lingkungan dimana saya tinggal saja, peristiwa kurang mengenakkan ini telah diberitakan secara luas terjadi di banyak tempat. Popularitas aplikasi pinjaman dan kredit online yang menawarkan kecepatan dan kemudahan kredit tak pelak membawa ekses tersendiri. Ekses – ekses yang terjadi baik disebabkan oleh penyelenggara aplikasi pinjaman online yang nakal bahkan ilegal, dan atau kekurang cermatan peminjam itu sendiri.

Akibatnya banyak masyarakat yang memandang pinjaman online atau aplikasi kredit online secara negatif dan berbahaya. Padahal bila kita cermat dalam memilih aplikasi kredit online dan bijak dalam mengajukan dan menggunakan dana pinjaman, aplikasi semacam ini sangat membantu dan bermanfaat bagi kita dalam berbagai kondisi. Misal dalam kondisi darurat atau untuk kebutuhan – kebutuhan usaha atau produktif (bukan konsumtif).

Berikut ini saya akan berbagi tips dalam memilih Aplikasi Kredit Digital, terutama agar dana yang kita dapatkan memberi arti bagi kualitas hidup kita, tidak terjebak dengan kredit ilegal dan aplikasi – aplikasi nakal sehingga kita tidak menyesal di kemudian hari.

Jangan Lampau Kemampuan Membayar Angsuran Aplikasi Kredit Digital

Banyak artikel perencanaan keuangan yang menyarankan bahwa batas maksimal angsuran adalah 30 persen dari penghasilan bersih kita. Angka 30 persen ini bukan hanya untuk angsuran kredit online yang kita ajukan, melainkan untuk keseluruhan angsuran dalam tanggungan kita.

Misal angsuran kredit kendaraan kita saat ini sudah mencapai 20 persen dari penghasilan bersih kita, maka maksimal angsuran kredit online adalah 10 persen dari penghasilan bersih kita.

Cermati Tujuan Penggunaan Dana Pinjaman dari Aplikasi Kredit Digital

Saya pernah mempunyai pengalaman pribadi yang membuat menyesal. Beberapa tahun lalu saya iseng mengajukan pinjaman ke koperasi kantor dimana saya bekerja. Karena berbekal keisengan, begitu dana cair, saya tidak punya ide dana tersebut ingin saya gunakan untuk kebutuhan apa. Akhirnya dana pinjaman tersebut habis secara tidak jelas dan setiap bulan saya harus menyesali konsekuensi potong gaji selama beberapa tahun.

Saran saya, pastikan tujuan penggunaan dana sebelum mengajukannya melalui aplikasi kredit online. Menggunakan untuk kebutuhan darurat seperti perawatan keluarga yang sakit dan untuk membayar biaya pendidikan akan boleh – boleh saja. Untuk menjalankan bisnis secara terukur menurut saya bagus.

Melihat kacamata lucu di market place atau paket jalan – jalan wisata di aplikasi traveling kemudian membayarnya dengan Pay Later melalui aplikasi kredit online menurut saya perlu dihindari.

Pastikan Legalitas Aplikasi Kredit Digital

Kita sering sekali mendapatkan spam SMS yang menawarkan kredit atau pinjaman online. Jangan khilaf oleh segala bujuk rayu SMS yang tidak bertanggung jawab ini. Aplikasi kredit online tidak akan melakukan praktik – praktik spam semacam ini.

Aplikasi kredit online legal yang bisa dipercaya, menurut saya, hanya yang mempunyai aplikasi baik di Android maupun di iOS dan selalu mempunyai aplikasi berbasis web. Baik di aplikasi smartphone maupun aplikasi web, aplikasi kredit digital legal pasti mencantumkan legalitas dari OJK. Karena OJK akan mengawasi segala kegiatan operasional fintech resmi dan akan memberikan sanksi apabila perusahaan tersebut melanggar peraturan.

Jangan langsung percaya begitu saja, cek langsung legalitas mereka melalui website resmi OJK atau melalui telepon di 157 dan WhatsApp di 081-157-157-157.

Bandingkan Biaya dan Bunga Pinjaman Antar Aplikasi Kredit Digital Legal

Masing – masing penyedia aplikasi kredit online menawarkan kemudahan, kecepatan, biaya dan bunga pinjaman yang berbeda – beda. Ketersedian aplikasi berbasis web memudahkan kita untuk membandingkan antara satu aplikasi dengan aplikasi kredit yang lainnya.

Silakan pilih aplikasi kredit online yang memberikan kombinasi benefit terbaik bagi kebutuhan dan kemampuan finansial kita masing – masing.

Sebagai gambaran OJK mengatur: suku bunga pinjaman tidak melebihi 0,4 persen per hari. Beda lagi dengan pinjaman online ilegal yang bisa memberikan bunga pinjaman hingga 40 persen dari total pinjaman yang diberikan.

Perhatikan Detil dan Syarat Aplikasi Kredit Digital

Menurut saya detil dan syarat dari aplikasi kredit online merupakan sesuatu yang kurang diperhatikan dengan baik. Mungkin karena kebutuhan dana yang amat sangat mendesak atau kebiasaan mengabaikan membaca seperti kita malas membaca Term of Service atau Term of Agreement ketika kita akan memasang suatu aplikasi di smartphone atau di komputer kita.

Pesan saya: baca baik – baik, dengan cermat, dengan teliti, dan luangkan waktu untuk membaca persyaratan, detil, dan perjanjian di aplikasi kredit online ini. Jangan sembarangan scroll down dan men-tab tanda centang persetujuan. Konsekuensi dari setiap persetujuan perjanjian adalah ikatan secara hukum yang wajib kita patuhi dan membawa konsekuensi tersendiri.

JULO Aplikasi Kredit Digital Cepat Cair dan Aman

Semua orang menginginkan kredit online karena cepat cair, privacy yang terjaga, dan aman. Dari yang sudah saya coba – coba, JULO merupakan yang memenuhi kriteria ini.

Saya baru saja mencoba memasang Aplikasi Kredit Digital ini di smartphone saya. Kesan pertama saya aplikasi ini hanya berukuran kecil, saya hanya perlu mengunduhnya dari Google Play dengan file berukuran kurang dari 40 MB sehingga aplikasi ini cukup ringan dijalankan di smartphone Android lama yaitu ASUS Zenfone 5. Lebih meyakinkannya, aplikasi ini mempunyai rating bintang 4.3 di Google Play Store.

Ukuran aplikasi merupakan parameter penting bagi pengguna dalam memilih suatu layanan. Aplikasi berukuran besar akan menghabiskan ruang di dalam smartphone yang berimbas kepada kecepatan smartphone ketika digunakan. JULO paham betul banyak pengguna yang melakukan uninstall aplikasi karena menyesal dengan ukurannya yang menghabiskan ruang di smartphone.

Berbeda dengan aplikasi lain yang berusaha menyedot data-data contact, JULO hanya meminta permission untuk 3 hal, yaitu telpon, camera, dan mic untuk merekam audio. Sedikit sekali permission yang diminta yang mengurangi segala kekhawatiran akan pelanggaran privacy. Bisa dibayangkan bila suatu aplikasi menyedot data dan melanggar privacy kita. Dipastikan menyesal di belakang tidak akan ada artinya.

Seperti yang saya sebut dalam point sebelumnya mengenai detil, syarat, dan perjanjian, di aplikasi JULO pengguna tidak bisa sembarangan memberi tanda silang persetujuan, pengguna harus membaca/men-scroll down secara utuh baru bisa menekan tanda centang persetujuan. Seterusnya kita hanya perlu mengisikan data-data pribadi secara jujur selayaknya kita mengisi formulir di kantor bank konvensional.

Syarat dan ketentuan yang didesain demikian merupakan langkah nyata yang diambil oleh JULO untuk memastikan dan menjamin agar calon nasabah atau debitur tidak akan pernah menyesal kemudian. Karena semua hal mengenai hal ini harus diketahui dan dipahami di depan sebelum transaksi dilakukan.

Secara singkat begini adalah alur untuk menggunakan Aplikasi Kredit Digital JULO :

Semoga blogpost ini bermanfaat bagi pembaca yang ingin mengajukan kredit digital secara mudah dan aman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s