Memilih Nama Domain Awal Membangun Reputasi Seorang Blogger

Kembali ke masa – masa awal saya memulai menulis blog kira – kira pada 10 atau 11 tahun yang lalu, sebuah nama domain yang akan merefleksikan konten dan jati diri blog saya secara jangka panjang sama sekali belum kepikiran.

Dalam sebuah euforia dimana blog sedang mulai ngetren, apa yang paling saya sukai untuk pikirkan saat itu adalah menulis dan menulis. Menulis konten sebanyak – banyaknya sesuka – suka saya bahkan dengan mengabaikan dari tulisan atau konten yang saya buat saat itu.

Bisa dikatakan saat itu saya baru dalam tahapan seorang blogger yang sedang mulai mencari jati diri. Tak heran bila dalam waktu yang singkat dan bersamaan saya membuat blog atau akun blog dari satu platform gratisan ke satu platform gratisan yang lain. Masih ingat saat itu saya mulai membuat akun blog di platform seperti wordpress, blogsome, blogspot, posterous, dan lain – lain. Saya benar – benar kesulitan untuk mengingat semua blog yang pernah saya buat.

Sampai akhirnya saya menemukan diri bahwa wordpress merupakan platform yang paling sesuai karena kesederhanaan dan kepraktisan dimana memudahkan saya untuk lebih fokus kepada konten daripada hal – hal teknis di platform lain yang bisa menyita waktu, tenaga dan pikiran berlebih.

Berikut ini saya akan berbagi sejumlah tips mengenai cara memilih sebuah nama domain untuk keperluan membangun reputasi seorang blogger atau meningkatkan kredibilitas sebuah bisnis yang sedang anda rintis.

Pilih Nama Domain yang unik yang merepresentasikan siapa diri Anda atau tema dari konten yang sedang dibangun

Sebagai contoh adalah nama domain yang saya pilih gunakan untuk blog ini. https://jarwadi.me. Jarwadi merupakan nama panggilan saya yang telah dikenal luas oleh orang – orang di sekeliling saya. Penggunaan nama saya pilih kebanyakan artikel dan fokus konten merupakan perpanjangan dari opini dan pengalaman pribadi sehari – hari. Secara blog ini merupakan sebuah blog pribadi bukan.

Sedangkan ekstensi .me saya pilih untuk menegaskan “keakuan” atau “ke-pribadi-an” dari sebuah blog. Me merupakan kata dalam bahasa Inggris yang dalam bahasa Indonesia berarti “ku”, “aku”.

Saya merasa pemilihan ekstensi .me lebih tepat dibandingkan misalnya: .co.id, .com, .id, .my.id, .org, .net dan sebagainya.

Apabila Anda mempertimbangkan nama domain untuk blog atau website yang akan digunakan untuk menunjang kinerja bisnis mungkin .com atau .co.id merupakan pilihan yang tepat, begitu pula bila akan digunakan untuk sebuah organisasi atau kampus, mungkin .org, atau .ac.id adalah pilihan yang tepat.

Pilih Nama Domain yang pendek, mudah diingat, dan mudah diketik.

Nama domain yang pendek itu seperti apa? Panjang pendek sebuah nama domain bisa dihitung dari jumlah karakter yang digunakan.

Saya menyarankan nama domain setidaknya 6 karakter dan paling banyak 24 karakter. Nama domain yang terlalu pendek saat mungkin sudah digunakan dan hanya menyisakan kombinasi karakter yang kurang menarik. Sedangkan nama domain dengan karakter yang terlalu panjang akan membuat pengunjung malas mengetikkan nama tersebut selain lebih berpotensi salah ketik.

Untuk membuat sebuah nama domain yang mudah diingat salah satunya adalah menggunakan kata, gabungan kata, atau kalimat dalam satu bahasa, atau bisa pula menggunakan nama – nama atau akronim tertentu. Menggunakan sembarang kombinasi huruf dan karakter hanya akan membuat nama domain sulit diingat dan sulit diketik. Apalagi bila alih – alih malah menggunakan karakter – karakter khusus.

Pilih nama domain yang sesuai dengan nama akun di sosial media

Sebagai seorang blogger atau netizen tentu saja blog atau web bukan satu – satunya medium untuk membangun kredibilitas dan reputasi Anda. Sosial media merupakan saluran yang tak kalah ampuh. Itulah kenapa harus dipikirkan sinergi andara media blog atau website dengan sosial media.

Saya mungkin tidak akan memilih nama domain https://jarwadi.me bila akun @jarwadi di twitter, facebook, dan instagram sudah dimiliki orang lain lebih dulu. Untungnya saya sudah lebih dulu mengakuisisi username tersebut.

Saran saya cek dan pastikan pilihan nama domain dan username di sosial media benar – benar sama atau relevan, setidaknya sangat mirip.

Beli beberapa nama domain sekaligus untuk melindungi kredibilitas dan reputasi online Anda

Bayangkan apa jadinya bila ketika saya memilih https://jarwadi.me untuk personal branding namun ada orang lain yang menggunakan misalnya jarwadi.com untuk membuka situs perjudian, jarwadi.xyz untuk situs pornografi, dan atau jarwadi.co.id untuk situs – situs gosip?

Atau misalnya kita membangun web traveling scarrytrip.id, namun ketika bisnis Anda mulai berkembang kompetitor membangun web yang sama dengan nama scarrytrip.co.id, scarrytrip.com, dan sejenisnya. Tentu bisnis yang sudah kita rintis dengan susah payah bisa terancam menjadi berantakan.

Jangan berpikir bahwa membeli banyak nama domain dengan berbeda – beda ekstensi itu sulit. Beli Domain bisa dilakukan secara praktis, mudah, dan tanpa ribet di Qwords.com

Semoga tips – tips yang saya tulis kali ini bermanfaat bagi pembaca yang sedang memulai membangun baik blog pribadi maupun website bisnis dengan mendapatkan nama domain yang tepat dan mudah. 🙂

One thought on “Memilih Nama Domain Awal Membangun Reputasi Seorang Blogger

  1. Dulu pelajaran ininsaya dapat saat sebelum beli domain. Domain harus menggambarkan si pemilik, yang mudah diingat, hindari penggunaan karalter khusus dan sebagainya. Cuma yang ga pernah soal perlindungan kredibilas dengan membeli beberapa domain sekaligus dengan tld yg beda2, ada benernya juga sih kalau seandainya domain yang kita pilih ga merujuk ke nama perorangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s