Zenfone Max M2, Smartphone Gaming Gahar dengan Harga Terjangkau

P_20190116_113706

Bermain game menggunakan smartphone itu menyenangkan. Berbeda dengan bermain game di komputer atau konsul, bermain game di smartphone akan membawa suatu pengalaman baru.

Nge-game dengan smartphone atau populer disebut mobile gaming bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Mobile gaming semakin menjadi pilihan orang untuk pengisi waktu seperti ketika menunggu antrian, menanti janji temu, bahkan di kasur menjelang tidur.

Bermain game di smartphone yang berlayar terbatas bisa pula menjadi cara untuk menjaga privacy. Karena dimana pun melakukannya tidak akan banyak orang yang “ngeh” dengan game yang kita mainkan.

Pilihan game yang bisa dimainkan di smartphone pun semakin beragam. Developer dan game studio kini berlomba-lomba untuk menyajikan pengalaman gaming baru dengan visual effect yang semakin kaya dan memanjakan mata.

Sayangnya masih banyak orang yang mengira smartphone khusus untuk bermain game itu harganya mahal-mahal. Sedangkan bermain game dengan smartphone biasa, smartphone non gaming, masih dipercaya akan menyebabkan smartphone menjadi cepat rusak.

Pertanyaannya benarkah smartphone biasa akan cepat rusak bila sering digunakan untuk nge-game. Jawabannya bisa benar bisa pula kurang benar. Eh jadi bagaimana?

Kebanyakan smartphone non gaming biasa akan cepat kehabisan daya batere bila digunakan untuk lama – lama bermain game. Bila daya batere habis biasanya seseorang akan buru-buru mencolokannya ke pengisi daya batere (charger).

Bila setiap harinya sebuah smartphone terlalu sering dilepas pasang dari charger bisa jadi charging port atau USB port -nya akan cepat aus alias rusak. Saya sendiri memiliki smartphone yang port USB -nya sudah tidak baik karena terlalu sering dilepas pasang dengan charger.

Pun ada kalanya -kalau tidak malah sering- kita tetap menggunakan smartphone untuk bermain game ketika smartphone itu sedang tercolok dengan charger. Alasannya karena tanggung bila game tersebut dihentikan.

Bila seperti ini yang terjadi maka smartphone akan bekerja ekstra. “Otak” atau processor smartphone tetap bekerja untuk menjalankan aplikasi game sedang sistem pengisian daya bekerja untuk mengembalikan daya batere. Hasilnya smartphone menjadi lebih panas.

Bagaimana dengan anggapan bahwa smartphone gaming itu mahal. Benarkah? Bukankah smartphone selfie kesayangan emak-emak pun mahal-mahal?

Bila smartphone gaming yang kita lihat adalah ASUS ROG tentu benar banget. Smartphone gaming untuk gamer sultan itu memang sangat mahal. Sepadan dengan kemampuan dan fitur-fitur ROG yang ditujukan untuk die-hard gamer.

Namun tidak tahukah bahwa ASUS, pabrikan smartphone asal Taiwan yang tersohor dengan product gaming ROG series itu mempunyai solusi untuk mobile gaming dengan harga terjangkau.

Salah satu solusi yang ditawarkan Asus adalah Zenfone Max Pro M2. Gaming smartphone itu dibanderol dengan harga mulai dari Rp 2.799.000,-. Bila harga Max Pro M2 masih cukup mahal untuk sebagian orang, Asus masih mempunyai solusi gaming smartphone dengan harga yang lebih terjangkau.

Gaming smartphone ekonomis atau budget series itu adalah Asus Zenfone Max M2, yang ditawarkan dengan harga 2 jutaan.

Lebih tepatnya Asus Zenfone Max M2 RAM 3 GB storage 32 GB dibanderol Rp 2.299.000,-. Sedangkan varian Asus Zenfone Max M2 RAM 4 GB storage 64 GB berbanderol Rp 2.699.000,-

Performa Gaming Zenfone Max M2

Apa yang paling diharapkan oleh pengguna dari sebuah gaming smartphone adalah performa. Dengan performa yang bagus seorang gamer bisa memainkan beraneka macam game terkini secara mulus. Game – game 3D terkini pun, dengan performa yang bagus, bisa berjalan dengan frame rate yang cukup sehingga tidak terasa nge-lag dan patah – patah.

Untuk mendapatkan performa terbaik di kelasnya, ASUS membekali Zenfone Max M2 dengan SoC Qualcomm Snapdragon 632 Octa Core Processor yang dipasangkan dengan RAM 4 GB. Untuk diketahui SD 632 merupakan SoC berkinerja tinggi yang bekerja dengan 8 inti Qualcomm Kryo 250, bekerja dalam max clock speed 1.8 GHz dan didesain dengan arsitektur 14 nm. Di sisi GPU, dalam SoC ini pun sudah disematkan Qualcomm Adreno 506 yang mempunyai kemampuan graphic rendering yang handal.

Bekerja dengan clock speed maksimum setinggi 1.8 Ghz, SD 632 bisa diadu dengan SoC lain seperti Mediatek Helio A22, Mediatex Helio P20 dan bahkan tidak terpaut jauh dengan SD 660 yang digunakan sebagai otak oleh beberapa smartphone yang lebih mahal.

Arsitektur 14 nm merupakan bukti bahwa SD 632 telah menggunakan teknologi fabrikasi terkini. Teknologi yang sama yang digunakan mulai dari SD 636, SD 632 sampai SD 660. Semakin kecil angka arsitektur fabrikasi merupakan jaminan bahwa otak atau processor tersebut menghasilkan sesedikit mungkin panas. Bahkan Asus telah mengoptimasi agar Zenfone Max M2 bekerja tanpa menyebabkan panas.

Dengan demikian para gamer tidak perlu khawatir Zenfone Max M2 menjadi panas bila digunakan untuk nge-game terlalu lama. Ini sekaligus menjadi jawaban bagi yang khawatir bahwa smartphone akan cepat rusak bila digunakan untuk nge-game karena bisa menimbulkan panas berlebih.

Sedangkan berikut ini adalah Antutu Benchmark yang membandingkan performa Zenfone Max M2 dengan beberapa smartphone lain yang lebih mahal. Hasil benchmark tersebut menunjukkan perbedaan yang tidak begitu signifikan. Sehingga tak heran bila banyak gamer yang menggunakan Zenfone Max M2 yang memberi testimoni bahwa game – game seperti Mobile Legend dan PBUG bisa dimainkan tanpa kendala, asalkan dengan setting frame rate yang sesuai.

Sumber: https://unite4buy.com/Asus-Zenfone-Max-M2-antutu/

Layar Kekinian 19:9 HD+ Display

Zenfone Max M2 telah mengadopsi layar berukuran 6,3 inch all-screen 19:9 HD+. Ukuran layar yang cukup lega untuk menikmati konten multimedia maupun bermain game. Layar beraspek rasio 19:9 selain memberikan tampilan kekinian juga menawarkan kenyamanan untuk dipegang ketika digunakan dalam orientasi lanskap. Pun screen-to-body ratio Zenfone Max M2 yang hingga 88% akan menyempurnakan pengalaman penggunaan yang lebih baik.

Ada pertanyaan: Mengapa Zenfone Max M2 memilih menggunakan resolusi layar 1520 x 720 piksel?

P_20190116_114624-2

Dibandingkan dengan resolusi layar yang lebih tinggi, pilihan resolusi yang digunakan Zenfone Max M2 akan mengurangi beban kerja dari GPU Adreno 506 ketika menampilkan suatu citra. Sehingga tenaga dari GPU bisa dialihkan untuk mengoptimalkan kinerja dalam menampilkan frame rate yang lebih baik ketika digunakan untuk bermain game.

Resolusi 1520 x 720 pixel atau disebut juga HD+ cukup detil untuk menampilkan citra sebuah obyek baik diam maupun bergerak. Detil yang dihasilkan tetap lebih baik dari smartphone lain di kelasnya.

Pure Android Oreo 8.0

Menawarkan pengalaman penggunaan yang ringan, lancar dan orisinal, Asus Zenfone Max M2 menggunakan Pure Android Oreo 8.0. Pure Android atau stock Android merupakan versi aseli Android yang dikembangkan oleh Google. Ia merupakan versi Android yang tidak dimodifikasi atau  tanpa dikostumisasi oleh pihak ketiga atau pabrikan smartphone.

P_20190116_114528

Sebagai pengetahuan contoh Android yang sudah dikostumisasi dan dimodifikasi adalah MIUI, HTC Sense, Cyanogen, TouchWiz UI dan lain-lain. Modifikasi dan kostumisasi itu berupa pengubahan beberapa sistem, tampilan sampai penambahan software dan aplikasi pihak ketiga. Terlepas dari kelebihan yang ditawarkan masing-masing Android costumed tersebut akan berdampak ukuran file OS lebih besar yang akan menyita ruang lebih banyak di storage dan terlalu banyak aplikasi yang berjalan di belakang layar yang akan membuat RAM penuh dan processor bekerja lebih berat.

Pure Android 8.0 yang digunakan oleh Zenfone Max M2 menghilangkan semua dampak tersebut sehingga sumber daya atau resourse smartphone bisa digunakan maksimal untuk proses – proses yang lebih berfaedah. Hasilnya adalah aplikasi dan game-game berat bisa dijalankan dengan lebih mulus dan lancar.

Kapasitas Batere 4.000 mAH

Zenfone Max M2 dibekali dengan batere berjenis Lithiun Polymer dengan kapasitas tidak tanggung-tanggung, yaitu 4.000 mAH. Kapasitas batere yang besar, meskipun memang bukan ukuran terbesar yang digunakan oleh varian Zenfone Max. Tujuannya adalah untuk menjaga bobot keseluruhan smartphone agar tetap nyaman digenggam lebih lama. Buktinya Asus berhasil menjaga bobot Zenfone Max M2 sebesar 160 gram saja. Hampir tidak berbeda dengan bobot kebanyakan smartphone yang membawa batere berkapasitas 3.000 sampai 3.300 mAH.

Kapasitas batere Zenfone Max M2 sebesar 4.000 mAH ini dengan optimasi tertentu yang diberikan oleh ASUS telah memungkinkan untuk digunakan bermain game nonstop selama 8 jam, menonton video selama 21 jam, berselanjar dengan jaringan Wi-Fi selama 22 jam dan stand by di jaringan 4G selama 33 hari.

Kemampuan Zenfone Max M2 yang bisa digunakan untuk bermain game nonstop selama 8 jam merupakan jawaban bagi kekhawatiran terdahulu. Bagi yang khawatir smartphone cepat rusak karena terlalu sering dilepas tancap dengan charger, maka hal ini tidak perlu terjadi di Zenfone Max M2. Karena dengan sekali pengisian saja kita sudah bisa bermain game mulai dari jam 8 malam sampai jam 2 dini hari.

Siapa coba yang akan betah bermain game sampai selama itu?

Dukungan Jaringan Cepat 4G LTE Cat 7 300/150 mbps

Siapa bilang jaringan internet cepat itu tidak penting? Bagi orang yang kesehariannya hanya menggunakan smartphone untuk layanan instant messaging barangkali perbedaan kecepatan jaringan tidak akan begitu terasa.

Untuk para gamer kecepatan internet merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. Tanpa internet yang cepat ,bayangkan apa yang terjadi ketika memasang game seperti Mobile Legend, PBUG, Game of Sultan, Race of Civillization, HAWK dan lain-lain yang ukuran file apk -nya saja ratusan MB. Belum lagi ketika memainkan game-game online yang tidak mentoleransi latency dalam suatu jaringan.

Tahu betul apa yang dibutuhkan para gamer, ASUS menyematkan kemampuan jaringan DC-HSPA+ (DL/UL): 42/5.76 Mbps; LTE CAT 7 (DL/UL): 300/150 Mbps, 3CA support dan jaringan Wi-Fi dengan kemampuan WLAN 802.11 a/b/g/n, 2.4HGHz with Wi-Fi Driect / Bluetooth 4.2.

Speaker dan Tata Suara Audio Mumpuni

Apa arti performa processor gaming mumpuni, display yang cetar, jaringan cepat dan batere berkapasitas besar yang tahan lama untuk bermain game bila tidak ditunjang dengan speaker yang mampu menghasilkan suara brilliant. Tidak elok bukan bila setiap kali bermain game kita harus mengenakan earphone atau headset.

Untuk memanjakan telinga para mobile gamer, Asus membekali Zenfone Max M2 dengan speaker yang di-drive oleh 5 magnet dan metal voice coil. 5 magnet speaker tersebut dikontrol oleh teknologi NXP low-distortion smart amplifier agar menghasilkan suara yang jernih dan keras.

Bonus: Kamera Utama 13 MP F1.8, Camera 2 MP Bokeh, Selfie Camera 8 MP F 2.0 wide angle

Zenfone Max M2 selain handal digunakan untuk bermain game, kehadiran kamera beresolusi tinggi ini juga membuktikan diri sebagai smartphone yang cocok digunakan sebagai daily driver. Dimana fitur kamera ini memungkinkan kita untuk mengabadikan setiap momen, mengambil foto kreatif dan menikmati kebersamaan dengan ber-selfie dengan kawan, keluarga dan orang-orang terdekat.

P_20190116_114801

P_20190116_114318

Kamera utama 13 MP F.18 merupakan kamera yang cukup mampu untuk memotret detil bahkan dalam pencahayaan minimal. Kamera ini bahkan sudah dilengkapi dengan EIS yang akan membantu mengambil foto tanpa blur. EIS bahkan dalam update system terbaru Zenfone Max M2 juga ditambahkan di kamera depan atau selfie camera.

Kesimpulan Zenfone Max M2 

Bagi yang khawatir bermain mobile gaming akan menyebabkan smartphone cepat rusak sekaligus menganggap membeli smartphone khusus untuk gaming masih terlalu mahal, maka Zenfone Max M2 bisa menjadi pilihan.

Zenfone Max M2 ber-processor Qualcomn Snapdragon 632, mempunyai performa gaming yang mumpuni dan jaminan tanpa panas, display yang cetar, batere tahan lama, kemampuan jaringan 4G LTE yang cepat dan kualitas speaker yang cadas.

Desain Zenfone Max M2 yang kekinian dan fitur-fitur lengkap termasuk kemampuan kamera membuat smartphone ini selain cocok untuk bermain game, juga stylist dan tangguh digunakan sebagai daily driver.

Harga Zenfone Max M2 yang dibanderol Rp 2.299.000,- untuk versi RAM 3GB/32GB dan Rp 2.699.000,- untuk versi RAM 4GB/64 GB cukup terjangkau, masuk akal dan mempunyai fitur dan spesifikasi yang lebih baik dibandingkan kompetitor-kompetitornya.

Berikut ini spesifikasi lengkap Zenfone Max M2

Model

ZenFone Max M2 (ZB633KL)

Display, Resolution

6.3-inch HD+ (1520 x 720) All-screen display LED Backlit IPS LCD, Capacitive touch panel with 10-point multi-touch

SoC Processor

CPU

Powerful 14nm Qualcomm Snapdragon 632 Octa Core Processor

GPU

Qualcomm® Adreno™ 506 GPU

Memory

RAM / Storage

LPDDR4 3GB RAM, 32GB ROMLPDDR4 4GB RAM, 64GB ROMSupports up to 2TB MicroSD, 100GB Google Drive (free 1 year)

Camera System

Rear (main)

Camera

13 Megapixel with wide aperture f/1.8

Rear (wide)

Camera

2 Megapixel for bokeh mode

Front camera

8MP, F2.0, 77.2 degree view angle with LED Flash

Camera feature

PixelMaster 4.0 camera mode: Beauty, Auto (with HDR features), Selfie Panorama, GIF AnimationAI Camera with 13 types AI Scene Detection

Wireless

WLAN 802.11 a/b/g/n, 2.4HGHz with Wi-Fi Driect / Bluetooth 4.2

Sensor

Rear fingerprint sensor (0.3 seconds unlock, supports 5 fingerprints), Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor, Gyroscope

SIM card and SD slot

Triple Slots: dual SIM, one MicroSD cardSlot 1: 2G/3G/4G Nano SIM CardSlot 2: 2G/3G/4G Nano SIM Card

Slot 3: Supports up to 256GB MicroSD card

Both SIM card slots support 3G WCDMA / 4G LTE network band. But only one SIM card can connect to 4G LTE service at a time.

Network

FDD-LTE, TD-LTE, WCDMA, GSMData rate:DC-HSPA+ (DL/UL): 42/5.76 Mbps; LTE CAT 7 (DL/UL): 300/150 Mbps, 3CA support

GPS

GPS, AGPS, Glonass, BDS

OS

Pure Android 8.1 Oreo

Battery

4.000mAh capacity

Audio / Microphone

5-magnet speaker with NXP 9874 smart amplifier, Dual internal microphones with ASUS Noise Reduction Technology, FM Receiver

Size / Weight

158 x 76 x 7.7mm / 160 grams

Color

Midnight Black, Space Blue, Meteor Silver

2 thoughts on “Zenfone Max M2, Smartphone Gaming Gahar dengan Harga Terjangkau

  1. Kapasitas baterainya menarik. Tapi dengan harga segitu, Realme C1 punya kapasitas baterai yang sama dengan harga lebih murah. Kalau ponsel hanya untuk bersosmed seperti saya, lebih baik Realme C1.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s