CTC Night Trail Ultra 2019 Hadir Lagi Tawarkan Trail Race Run Bercita Rasa Jogja

“Apakah di sepanjang rute CTC ini aman?” tanya seorang kawan saya ketika akan mengikuti CTC Night Ultra 2017.

Ketika saya menjawab aman, teman saya berusaha meyakinkan dengan mempertegas pertanyaannya lagi. Rupanya yang dimaksud aman bukanlah tidak adanya ancaman orang – orang jahat, melainkan aman dari penampakan makhluk ghoib.

“Seingat saya mulai pertama kali event ini digelar sampai sekarang belum pernah mendengar kabar ada pelari yang kesurupan atau pernah dijumpai makhluk halus. Bila ternyata besok (pada CTC Night Ultra 2017) ada yang disambangi dedemit berarti itu akan menjadi yang pertama kali 😀 “. Begitu saya menambahkan sambil berkelakar.

Teman saya itu adalah Epat Muqtafin, pelari komunitas dari We Run Jakarta. Melihat semangatnya yang menggebu untuk menantang kecerdasan di kategori 50K CTC Night Ultra 2017 tentu saya tidak ingin menakut – nakutinya dengan kepercayaan masyarakat lokal tentang dedemit – dedemit di bukit Watu Gupit, pencari pesugihan di Gua Langse, dedemit Telaga Warak dan ritual – ritual mistis di sekitar Gua Cerme.

Hujan yang mengguyur menjelang tengah malam flag off CTC Night Ultra tidak membuat luruh semangat menggebu Epat. Semangat yang tidak sia – sia yang menjadi bekal utamanya menakhlukan rute di sepanjang pasiran pantai selatan, bukit paralayang, perbukitan – perbukitan gurunung seribu di Purwosari (Gunungkidul), perbukitan di Goa Jepang (Bantul) sampai ujian penuntas berupa gumuk pasir yang brutal.

Epat merasakan sendiri betapa CTC Night Ultra merupakan race trail run yang keras dan berat. Medan yang teknikal dan paparan cuaca yang brutal merupakan godaan yang berat untuk DNF. Untungnya Epat mampu mengumpulkan lagi semangat dan daya tahan sehingga meski mepet COT toh akhirnya berhasil mengalungkan sebuah finisher medal di lehernya.

Sambil menikmati makan siang ikan bakar di Pantai Depok, saya iseng menanyai apakah CTC Night Ultra kali ini membuatnya kapok. Rupanya ia merasakan sebaliknya, tantangan di sepanjang lomba yang keras membuatnya ketagihan. Epat dengan enteng mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti event CTC Night Ultra tahun berikutnya, tahun 2018. Keinginan yang tak pernah kesampaian karena CTC Night Ultra jadi tidak diselenggarakan pada tahun 2018.

Rabu, 19 Desember 2018, bertempat di Ambarukmo Palace Hotel, komunitas – komunitas lari di Yogyakarta dan sekitarnya berkesempatan menghadiri acara Press Conference event Coast to Coast Night Ultra 2019. CTC Night Ultra yang akan diselenggarakan lagi pada tahun 2019 merupakan kabar baik bagi para penggiat dan pelari lintas alam. Event yang sempat absen pada tahun 2018 rupanya akan segera dihelat lagi pada tanggal 16 – 17 Februari 2019.

Banyak informasi baru mengenai event Coast to Coast Night Ultra yang saya dapatkan selama berlangsung acara Press Conference.

Coast to Coast Night Ultra merupakan event yang digagas oleh para pelari, diselenggarakan oleh para pelari dan dipersembahkan untuk sesama pelari.

CTC Night Ultra digagas pada tahun 2015 oleh komunitas Trail Runners Yogyakarta. CTC berangkat dari kenyataan bahwa biaya pendaftaran race trail run yang berlangsung saat itu terbilang mahal bagi pelari trail kebanyakan. Trail Runner Yogyakarta ingin menjembatani kebutuhan pelari dengan menyelenggarakan race trail run dengan biaya pendaftaran yang lebih terjangkau sekaligus dengan kualitas penyelenggaraan yang profesional.

Sebagai event yang digagas dan diselenggarakan oleh pelari komunitas Coast to Coast Night Ultra dikonsep sebagai: latihan bersama bagi para pelari untuk menghadapi lomba – lomba besar, sebagai ajang gathering, dan sebagai event untuk have fun ala trail runners tanpa hadiah kecuali product sponsor.

Konsep yang diusung oleh CTC Night Ultra terbukti mendapat sambutan baik dari pelari lintas alam baik dalam maupun luar negeri. Penerimaan ini bisa dilihat dari jumlah partisipan dari berbagai negara yang terus bertambah.

Pertama kali digelar pada tahun 2015, event ini dibatasi untuk diikuti sebanyak 200 peserta. CTC Night Ultra 2016 diikuti oleh 350 partisipan dan CTC Night Ultra 2017 diikuti oleh 750 peserta, termasuk peserta dari 15 negara lain seperti Australia, Malaysia, Perancis dan UK. Untuk CTC Night Ultra 2019 penyelenggara menargetkan event ini bisa mengakomodasi 1.000 pelari peserta untuk kategori 13K, 25K, 50K dan 70K.

Sebagai event yang diselenggarakan secara profesional, CTC Night Ultra menerapkan standar keamanan yang tinggi untuk menjamin kenyamanan, keamanan dan keselamatan para pelari yang berlomba di event ini.

Perhatian yang tinggi di sisi keamanan tersebut secara praktis diimplentasikan berupa: jaminan asuransi bagi semua peserta, pembatasan jumlah partisipan sebanyak 1000 pelari, panitia sebanyak 150 personil, tim medis yang didukung oleh rumah sakit UII dan fisio terapi dari Unisa, marking di sepanjang rute yang terdiri dari taburan kertas, reflective dan police line serta penerapan mandatory gears checking yang ketat untuk masing – masing kategori.

Untuk membantu peserta agar tidak tersesat mengikuti sepanjang rute CTC pihak panitia akan menyediakan informasi rute dalam bentuk file gpx yang bisa diunduh untuk dipelajari oleh setiap peserta. Sebagai tambahan informasi bahwa CTC Night Ultra 2019 menggunakan rute yang 99% sama dengan yang digunakan pada tahun-tahun sebelumnya. Sedikit perbedaan dan modifikasi dilakukan diantaranya karena di beberapa titik terjadi longsoran dan terdapat bangunan baru.

Di sisi ketercukupan pasokan hidrasi panitia CTC Night Ultra menyediakan titik hidrasi atau water station tiap 6 KM di sepanjang rute di semua kategori. Di tiap water station menyediakan air mineral, isotonic, salt stick, energy bar, buah dan aneka camilan.

Coast to Coast Night Ultra, Trail Race Run yang nJogjani

Sebelum diselenggerakan CTC Night Ultra, Trail Runners Yogyakarta pernah menyelenggarakan event serupa, yaitu Coast to Hill dari Pantai Parang Tritis ke Tlogo Putri Kali Urang. Coast to Hill yang bisa jadi merupakan cikal bakal CTC Night Ultra.

Mengapa? Coast to Hill yang merupakan event di jalan dengan jarak marathon saat itu dianggap kurang nendang. Itulah mengapa Trail Runner Yogyakarta memikirkan ide untuk menyelenggarakan race dengan jarak lebih jauh, yaitu 50K dan 70K.

Suatu ide yang terus digarap sampai ke suatu gagasan untuk menghadirkan suatu race trail run yang mampu menyuguhkan kekhasan Jogja kepada semua pelari. Race yang ingin menggabungkan elemen – elemen berupa pantai, pegunungan seribu, gumuk pasir, budaya, peninggalan sejarah dan kearifan lokal.

Jadilah Coast to Coast Night Ultra yang mengambil start dan finish di Pantai Depok, melewati pantai pasir yang melewati Pantai Depok, Pantai Parangtritis, Pantai Parang Endhog, Bukit Paralayang, Pegunungan Seribu, Pedesaan di Purwasari, Telaga Warak, Goa Cerme, Goa Jepang, Makam Syeh Bela Belu dan ujian pamungkas berupa Gumuk Pasir Parangtritis.

Mulai berlari dengan elevasi permukaan air laut di Pantai Depok sampai ketinggian 400 meter asl di perbukitan di Purwasari tentu menawarkan pengalaman yang menguji andrenalin sekaligus menyajikan pemandangan alam yang indah. Panitia CTC Night Ultra 2019 tidak ingin menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengalaman yang hanya bisa dinikmati seketika. Panitia memberikan fasilitas berupa fotografer dan videografer terbaik yang bertugas di titik – titik paling spektakuler yang dilewati para pelari sehingga pengalaman tersebut terabadikan dan bisa dinikmati lebih lama. Bahkan penitia menjanjikan jumlah dan kualitas fotografer dan videografer yang lebih banyak dan lebih baik dibanding event – event sebelumnya.

Di atas saya sisipkan satu foto yang menambilkan lanskap yang menantang dari dokumentasi event CTC Night Trail Ultra 2017.

Untuk menengok foto – foto CTC Ultra tahun sebelumnya bisa mengikuti link:

https://www.facebook.com/pg/CTCNightTrailUltra

Dan untuk menyempurnakan pengalaman yang nJogjani selama mengikuti event CTC Night Ultra, panitia akan menyuguhkan pesta Cakalang bakar bagi para pelari yang sudah tiba di garis finish. Menurut penjelasan panitia selama Pressconf kemarin, CTC Night Ultra merupakan event race run pertama yang menyuguhkan fasilitas makan siang.

Untuk informasi lebih lengkap tentang dan pendaftaran Coast to Coast Night Ultra 2019 bisa dipelajari di website: http://ctcultra.id

One thought on “CTC Night Trail Ultra 2019 Hadir Lagi Tawarkan Trail Race Run Bercita Rasa Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s