Pentingkah Mempertimbangkan Belanja Fashion Pria Murah

Foto milik: Scout Sixteen

Jalan bareng dengan seseorang saya pernah disindir, “Cowo lari (baca: penghobi olah raga lari) kemana – mana pakai outfit sport dan sepatu lari ya?”.

Sindiran yang menohok. Sudah cukup lama terlontar tapi di telinga sering terngiang – ngiang. Kenyataannya saya memang seperti itu. Saya suka mengenakan sport outfit dan sepatu lari karena nyaman, enak dan saat itu rasanya cukup kekinian. Tatkala olah raga ini sedang menjamur dan tren di banyak kalangan masyarakat.

Kamu pria. Duniamu tak sesempit hobi, olah raga, lari dan keringat. Ada waktunya seorang pria menjadi sporty, ada masanya harus tampil keren, ada kalanya pula harus menjadi seorang pria yang fashionable, pria yang sedikit melek fashion.

Karena kenyataan pergaulan tidak sebatas di lingkaran satu hobi, ada lingkungan kantor dimana kita bekerja untuk produktifitas, atau lingkungan masyarakat dimana kehadiran kita ditunggu-tunggu dan peran-peran yang lain dalam kehidupan.

Bagi seorang pria, sesuatu yang telah mengambil hati dan menjadikannya sebagai hobi akan tidak pernah murah. Setidaknya itu menurut saya yang mana sampai saat ini mengalokasikan anggaran yang lebih untuk hobi lari. Anggaran itu katakanlah untuk membeli running gears, apparel, program, nutrisi dan lain sebagainya. Sampai terjadi peristiwa sindiran yang saya ceritakan di atas.

Ini membuat saya berpikir-pikir untuk menjaga masing-masing kebutuhan dan peran dalam banyak aspek lingkungan menjadi lebih berimbang.

Mulai menuliskan dan mengidentifikasikan peran-peran pribadi dan lingkungan kita

Setelah menuliskannya mungkin kita akan mendapatkan daftar yang panjang untuk tiap masing-masing peran. Sesuatu yang belum tentu tersadari bila tidak mulai dituliskan. Bila sudah, tentukan mana yang menjadi prioritas dan buatlah plot untuk melihat apakah masing – masingnya cukup berimbang.

Bila ada beberapa peran dan kebutuhan yang kita inginkan tapi tak bisa terpenuhi itu normal. Semua orang mengalaminya dan mereka pun harus bisa memilih dengan bijak dan bisa tegas akan mana yang harus ditanggalkan.

Mulai menghitung-hitung kemampuan finansial dan kebutuhan belanja

Untuk mulai menulis tentang hitung-hitungan ini saja yang sudah ragu duluan. Biasanya memang kebanyakan pria akan malas melakukannya.

Kenyataannya hal ini merupakan kunci penting keberhasilan mengatur keseimbangan masing-masing peran dan keinginan kita dalam semua aspek kehidupan. Hanya bila kita tahu pasti sampai sejauh mana kemampuan finansial maka kita akan tahu plot anggaran misalnya berapa untuk hobi dan berapa untuk kebutuhan kantor, sosial dan fashion. Sebagai contoh saya berbagi anggaran untuk kebutuhan hobi olah raga lari dan kebutuhan untuk berpenampilan, saya bisa menyiasatinya dengan mempertimbangkan belanja fashion pria murah.

Jangan salah, sepanjang kita jeli dan pandai memadupadankan dengan kepribadian dan penampilan fashion pria murah tidak akan terlihat melampaui harga yang kita bayarkan.

Mengoptimalkan ketersediaan dan alokasi anggaran untuk masing-masing kebutuhan

Untuk bisa melakukan hal ini kita harus telah mengidentifikasi paling tidak: masing-masing peran di berbagai aspek, kemampuan finansial, dan alokasi atau plot anggaran untuk masing-masing kebutuhan peran.

Sebagai contoh untuk mengoptimalkan alokasi anggaran untuk hobi olah raga lari. Kita harus bisa bijak dan tegas untuk memilih apa saja yang merupakan kebutuhan esensial dan mana yang harus kita coret dari daftar keinginan. Bisa jadi suatu gear menjadi keinginan karena kita adalah korban iklan dari produk terbaru. Mungkin kita bisa mendapatkan running shoes bukan produk terbaru tapi mempunyai fungsi kurang lebih sama dengan harga diskon. Apparel dalam banyak hal tidak mempengaruhi banyak performa yang mana kita bisa memilih harga terbaik dari brand yang berbeda – beda.

Mengoptimalkan anggaran untuk belanja penampilan bisa berbeda. Sebelum memutuskan mana yang harus beli akan wajib kita melakukan riset untuk memilih apa yang sedang tren dan mana yang telah out of date. Jangan sampai menyesal membeli misalnya kemeja dan celana yang sudah kuno karena terjebak diskon. Ini adalah tentang fashion, tentang bagaimana menjaga diri di ruang publik. Misal pun ingin berhemat dengan mencari harga terbaik, cobalah untuk membandingkan harga fashion pria murah dari satu outlet dengan outlet yang lain. Biar pekerjaan membandingkan ini mudah, lakukanlah secara online.

Kita pria keren yang gaul dan melek teknologi bukan? :-p

One thought on “Pentingkah Mempertimbangkan Belanja Fashion Pria Murah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s