Angkringan

Ngomong Ngomong tentang tempat nongkrong para Jelata –seperti saya, Warung Ankringan seperti ini adalah bagian dari ke khas an kami. Selain karena alasan harga yang relatif merakyat, karena angkringan seperti ini adalah bisnis kaum jelata dan tentu saja predator^nya (baca : pelanggan^nya) adalah golongan kerakyatan –**yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan**– bener seperti itu ngga ya lima sila dalam kata kata mantra yang kita hafal di sekolah dasar dulu.

”]Romantis kan foto tersebut, pasti tidak kalah dengan suasana candle light dinner yang pasti doku saya tidak cukup untuk membayar ongkos masuknya saja.

Teplok in the Darkness

Malam Minggu kemarin saya memang meluangkan waktu beberapa saat untuk ber-romantis-ria- dengan Sigit dan Kumandan.

Candle Light Dinner ala Jelata

Jangan khawatir tentang harga kalau pembaca sekalan ingin mencicipi menu ala jelata. Untuk dua gelas jahe susu dan segelas kopi susu + bebera makanan, saya hanya kena billing 11.500 perak

2 thoughts on “Angkringan

  1. lha yo kui, sing kerep marahi kangen ndeso….

    nongkrong ng angkringan karo konco2, gek ngobrol ngalor-ngidul bab opo wae…

    jian gayeng tenan…

  2. walah2… angkringan!!!! emg seru tuh angkringan di jogja!!!!!!

    apalgi skrg angkringan dah byk mnyediakan fasilitas wifi!!!

    kan keren!!! bukan cm bs maem2 atau ngopi2 aja, tp juga bisa sambil ngeblog!!!!

    tapi hati2 nanti laptopnya ketumpahan kopi!!! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s