Foto-foto dan Jogging

Kabut sudah turun sejak subuh. Akan tetapi kabut itu tidak membuat saya membatalkan niatan untuk jogging lebih pagi pada Minggu kemarin. Toh kabut tidak terlalu tebal. Minggu yang tidak terlalu santai meskipun tentu saja bukan Minggu yang sibuk. Minggu pagi sampai siang kemarin saya berencana mengikuti Bakti Sosial komunitas. Yaitu Wonosari.com yang bulan ini genap berusia 5 tahun.

Kurang dari jam 6 pagi (tepatnya jam 05:56) saya sudah selesai jogging. Jogging saya menempuh jarak sepanjang 4,2 km. Lintasan jogging sepanjang perempatan Karangmojo A ke selatan sampai depan Puslatpur Paliyan, yay. Detilnya bisa dilihat di link di kutipan tweet saya kemarin di atas itu.

Di ujung lintasan jogging, saya beristirahat sebentar, meluruskan kaki, dan menghirup sebanyak-banyaknya udara pagi yang segar dan terasa damai. Sampai perlahan-lahan sinar matahari pagi yang hangat membersihkan kabut di lintasan jogging saya sedikit demi sedikit. Langit dan panorama pun terlihat indah.

Tiap kali jogging saya biasanya membawa ponsel Android. Pertama untuk menjalankan aplikasi Nike Running+ yang sangat berguna untuk men-track jogging saya. Kedua untuk foto-foto. Tidak hanya raga saya yang perlu bugar dengan jogging. Jogging dengan foto-foto sekaligus membuat batin saya terasa lebih fresh. :)

Belajar Memotret Kabut

Memotret kabut tidak mudah bagi saya. Apalagi hanya bermodalkan kamera low end yang terpasang pada ponsel. Tetapi saya tidak boleh berhenti mencoba memotret kabut yang pada beberapa hari ini turun di desa dimana saya tinggal. Bila pun saya gagal memotret tentu bukanlah aib yang membuat saya malu. Bukankah modal saya hanya ingin punya foto kabut yang saya jepret dengan tangan amatir saya sendiri, hehe.

Ini foto-foto kabut yang kemarin saya potret dengan ponsel Samsung Galaxy Ace.

Foto-foto dalam resolusi yang lebih tinggi bisa dilihat di album Google+ saya di: https://plus.google.com/110405561136709185275/posts/9NE23G13ord

Bersiap-siap Untuk Jogging Lagi

Sakit tipes yang mendera pada satu setengah tahun yang lalulah yang menjadi alasan yang kuat (alibi) bagi saya untuk berhenti jogging. Harus beristirahat dulu bila ingin sembuh dari tipes. Itulah bisikan yang selalu saya percaya. Beberapa bulan kemudian setelah sembuh dari tipes saya menemukan sepatu lari yang lama digantung telah rusak. Tidak nyaman lagi dipakai untuk jogging. Ini alasan berikutnya untuk tidak jogging.

Jogging memang olah raga yang telah menjadi kebiasaan saya selama bertahun-tahun. Tetapi memulai kembali kebiasaan baik yang terhenti cukup lama bukanlah hal yang mudah. Mungkin tidak lebih sulit dari memulai kebiasaan yang benar-benar baru.

Oleh seorang teman saya ditanyai kapan akan memulai jogging lagi. Biasanya jawaban saya adalah kalau sudah punya sepatu Nike Running. Ini seolah alasan yang dicari-cari. Saya sendiri masih ingat bagaimana saya sendiri ketika sejak SMA ikut berlatih karate selalu tim karate saya berlari bertelanjang kaki dan semuanya baik-baik saja. Sepatu seolah bukan alasan yang relevan.

Sambil berkelakar saya melanjutkan argumen saya kepada teman saya itu. Sepatu mahal adalah hal yang tepat yang bisa membangunkan saya dari kemalasan. Betapa tidak ketika suatu pagi akhir pekan saya bermalas-malasan tentu sepatu saya akan berteriak, “Buat apa nabung buat beli sepatu mahal-malah kalau ngga jadi lari? Kenapa duitnya ngga dipakai buat hang out atau foya-foya saja?”

Ah, besok kalau sudah beli sepatu mahal paling-paling juga tetap males jogging. Sudahlah balik tidur saya. Mumpung weekend. Lagian sepatu mahalnya akan jadi lebih awet, dijual lagi jadi lalu :p. Begitu ejekan teman saya.

Begitu kemarin siang seorang teman tahu kalau saya sudah membawa pulang sepasang sepatu Nike Running, seorang teman saya langsung menyambar, Now lets see. Which voice will win! Kalimat teman saya ini benar-benar saya camkan baik-baik.

Saya memang menjadikan jogging sebagai bagian dari resolusi 2013, namun saya harus memulainya sesegera mungkin.

Tidak peduli badan masih belum fit karena kerja lembur selama sepekan kemarin. Dan juga perut yang masih belum pada tempatnya gara-gara nekat makan baso malang kemarin siang. Saya katakan kepada diri saya sendiri. Pagi ini.

Selesai shalat Subuh. Minum air putih secukupnya. Mengenakan kaos, celapa lari dan sepatu lari yang baru saya dapatkan. Menyalakan aplikasi Nike Running+ di ponsel Android saya. 3 – 2 – 1, begitu hitungan yang terdengar dari ponsel saya yang memicu saya bergegas jogging.

nike

“You’ve done one kilometer!” begitu kata ponsel Android saya. Pikir saya ini lumayan saya bisa mencapai jarak 1 km. Saya makin bersemangat jogging. Sampai jalanan menanjak di kawasan hutan lor cangkring nafas saya makin terengah dan kepala pusing-pusing. Sampai di sini saya merasa tidak kuat lagi dan memutuskan berhenti jogging. Beberapa menit berhenti kepala saya makin pusing dan rasanya ingin muntah, hehehe

Saya pun memutuskan untuk pulang dan istirahat dulu. Ini baru permulaan.  Jogging yang sebenarnya baru akan saya mulai tahun depan. Tahun 2013. Jadi kali ini log lari dari Nike Running+ di ponsel saya belum saya share baik ke facebook maupun twitter. :)

Mudah-mudahan saya segera bisa mencapai jarak tempuh saya seperti dulu yang saya ceritakan di sini.

Selamat Pagi

Karangmojo B: Langit Biru

Karangmojo B: Langit Biru

Cuaca bagus. Langit biru. Cerah. Tanah menyebarkan bau basah sisa-sisa hujan semalam. Bulir-butir embun di pucuk-pucuk daun-daun hijau memantulkan cahaya keemasan, membiaskan banyak bayang(mu). Membiarkan aku mengambil satu atau dua foto untuk untuk dibagi dengan mu, di sini. :)

Karangmojo B : Embun Pagi

Karangmojo B : Embun Pagi

Semua nampak indah. Dan kalaupun pagi ini aku belum bisa jogging karena belum punya alas kaki sebentuk Nike LUNARGLIDE+ 3 , aku masih bisa blog jogging, tentu dengan sensasi yang berbeda tanpa terpaan udara pagi yang segar di wajah. :)

Selamat Pagi!

Update:

Langit di tempat yang sama pada jam 09:56 wib sudah mulai mendung.Foto langit yang pertama diambil jam 08:24 wib. Bisa jadi beberapa saat lagi akan turun hujan lagi seperti kemarin dan kemarinya kemarin. :)

Karangmojo B : Langit bermendung

Karangmojo B : Langit bermendung

Ingin Jogging Lagi

Meskipun Matahari belum kelihatan bersinar, cuaca pagi hari Minggu ini bisa dikata cukup bagus. Segar dan tidak turun hujan. Saya sudah bangun dari awal pagi tadi dan rasanya ingin sekali jogging setelah cukup lama, lama sekali saya tidak jogging, sejak saya sakit tipes yang saya ceritakan di sini pada tahun lalu.

Namun rencana untuk jogging ini terpaksa urung. Ternyata Nike Running saya sudah tidak nyaman dipakai. Mungkin karena kelamaan digantung tanpa perawatan. Atau karena usianya yang sudah layak digantung selamanya.

Nike Shoes and Jogging Gears

Nike Shoes and Jogging Gears

Foto diambil dari posting Photo Blog di sini ketika saya masih rajin jogging. Foto-foto blog yang selalu bikin kangen dari jogging track saya dulu bisa ditengok di sini.

Saya harus mulai menabung dulu untuk mendapatkan Nike Running baru. Biar semangat menabung, saya mau browsing-browsing di situs-nya Nike Running di sini dulu. Atau ada yang mau hibah Nike LUNARGLIDE+ 3 untuk saya? Ukuran sepatu saya 40 :)

Pagi Berkabut Tidak Baik Untuk Jogging

Kabut Di Sepanjang Lintasan Jogging

Kabut Di Sepanjang Lintasan Jogging

Benar ngga sih kalau pagi yang berkabut seperti ini tidak bagus untuk jogging. Pernah ada orang yang ngasih saya tahu kalau udara terlalu berkabut bisa menyebabkan paru – paru basah. Dan konon kita lebih baik tinggal di dalam ruang.

Kalau saya sendiri memang jadi menurunkan stamina. Jarak tempuh jogging lebih pendek dari biasanya. Contohnya ya waktu jogging hari minggu kemarin. Alih – alih tidak meneruskan jogging, malah berhenti mengambil foto -foto :D

Untuk lebih banyak foto foto, sila klik di sini .

2011 : Awali Dengan Jogging

Benar. Saya tidak main – main kaitanya dengan urusan penuaian ritual jogging yang sudah sejak lama saya azzamkan. Betapa beratnya bangun pagi setelah semalaman begadang. Betapa cuaca tadi pagi tidak cukup cerah setelah malam diguyur hujan.

Pembukaan diri akan tahun 2011 denganlah jogging :D

Foto pada posting ini barangkali hanya saya yang bisa mengenali. Merupakan salah satu ujung pemberhentian ritual jogging saya. Tepat di depan pintu utara Puslatpur Paliyan. Hihi, sengaja ya saya memposting foto yang ngga jelas. :)

Posted with WordPress for BlackBerry 1.4.5

Jogging Restarted, Alhamdulillah

Boleh dikatakan, pagi hari tadi memberikan restu kepada saya untuk memulai lagi ritual minggu pagi yang telah dengan sengaja saya hentikan selama hampir dua bulan. Satu bulan penuh suspended jog itu memang agar saya dapat dengan nyaman menunaikan puasa Ramadhan, sedang hampir sebulan berikutnya adalah karena saya dihadang oleh duet maut antara kemalasan diri dan hujan yang mengguyur tak kenal musim. Menurut perhitungan cuaca dan pranata mangsa –BMG -nya orang Jawa kuno– ini merupakan bulan yang mana seharusnya tidak banyak curah hujan atau dalam bahasa Jawa disebut mongso ketigo.

Memulai atau memulai kembali itu saya yakini sebagai perbuatan yang tidak mudah. Selain dengan membulat tekad, sejak minggu kemarin, saya sudah membuat beberapa persiapan. Menyiapkan sepatu jogging dan kaos kaki yang sudah lama teronggok di kolong. Kaos dan celana yang ringan, nyaman dan warna sesuai mood juga tinggal pakai. Tidak boleh ada alasan takut hitam, lebih hitam karena memang sudah hitam :) , SPF 24 sunblock sudah saya beli dari mini market sebelah tempat kerja. Gear yang tidak boleh tidak siap adalah ponsel music + bluetooth headset. Kalau guru IPA sekolah menengah saya dulu bilang sumber energi itu adalah Karbohidrat, Protein, Lemak + vitamin pembantu maka saat ini saya bisa bilang itu kurang lengkap. Hard beat music nyata – nyata membuat saya lebih energik dan bersemangat.

Kesegaran jalan Karangmojo – Paliyan yang segar tadi pagi, alhamdulillah bisa saya tempuh sampai km 4. Sampai di depan Puslatpur Paliyan. Target saya, jog kedua minggu depan bisa menambah coverage distance. Syukur – syukur sampai bukit Sodong.

Selesai jogging, tentu saja fitur cooling down pada ponsel saya manfaatkan. Fitur cooling down itu adalah Camera 3.2 MP Autofocus. Mainan ini dalam sekejab menghilangkan rasa terengah dan kaki pegal – pegal.

Agar apa yang saya tuliskan tidak dibilang hoax, biarlah foto ini menjadi saksi bahwa saya telah menginjakan kaki di jalan arah bukit Sodong. Bagi yang sering mengunjungi blog ini mungkin akan menuduh bahwa ini foto – foto lama yang di re-post. Silahkan anda mengecek metadata di account flicker saya.

Beberapa foto – foto amatir saya yang lain bisa ditengok di http://twitter.com/jarwadi , http://facebook.com/jarwadi atau di http://jarwadi.posterous.com

Posted with WordPress for BlackBerry 1.4.3

Jogging : Kilometer Ketuju Tertunaikan

Alhamdulillah cuaca pagi ini tidak hujan. Hanya sedikit berkabut. Dan dengan perkelahian melawan kemalasan diri, saya dapat menunaikan ritual jogging seperti yang saya cantumkan dalam cita – cita mulia dalam usaha mensyukuri nikmat sehat yang dikarunikan Allah.

Tantangan kedua setelah pengalahan kemalasan adalah jarak tempuh yang lebih baik dari apa yang telah saya capai minggu lalu. Minggu lalu merupakan jogging pertama setelah masa hiatus karena dokter menyuruh saya beristirahat dari olah raga sepanjang hampir 6 minggu.

Hari ini saya berhenti pada kilo meter ketuju. Memang, saya belum bisa melakukannya dalam waktu sebaik sebelum saya hiatus. Insya Allah waktu merupakan tantangan pada minggu minggu selanjutnya.

Lokasi pengambilan foto adalah di sini dan merupakan tempat indah ujung lintasan jogging saya setiap minggunya.